• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Juli 22, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Miris! Perusahaan di Tanah Sendiri, Warga Lokal Pangkep Malah Tak Diterima Kerja

Suriadi Said by Suriadi Said
2 Mei 2025 | 16:17
Reading Time: 2 mins read
2
Miris! Perusahaan di Tanah Sendiri, Warga Lokal Pangkep Malah Tak Diterima Kerja

Ilustrasi

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pangkep, PRANALA.CO — Kekecewaan mendalam dirasakan sejumlah warga Desa Tabo-Tabo, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep. Mereka mengaku lamaran kerja yang diajukan ke PT Gunung Kapur Generasi Mandiri, perusahaan yang beroperasi di wilayah mereka sendiri, ditolak tanpa alasan yang jelas.

Salah satu warga, Fatur, menyampaikan kekecewaannya lantaran lamarannya sebagai sopir truk 10 roda tidak diterima pihak perusahaan. Padahal, menurutnya, ia memiliki pengalaman dan keterampilan yang mumpuni di bidang tersebut.

PILIHAN REDAKSI

Sambut MTQ Korpri Nasional 2026, Alun-Alun Citra Mas Pangkep Dipoles Rp1,59 Miliar

Sambut MTQ Korpri Nasional 2026, Alun-Alun Citra Mas Pangkep Dipoles Rp1,59 Miliar

15 Juni 2026 | 11:23
Ada 12 Proyek Menunggu, DPRD Pangkep Minta Pembangunan Piping Disinkronkan

Ada 12 Proyek Menunggu, DPRD Pangkep Minta Pembangunan Paving Disinkronkan

14 Juni 2026 | 19:40

“Saya melamar sebagai sopir 10 roda, itu memang keahlian saya. Saya sudah paham medan sekitar sini, jalurnya dekat. Tapi lamaran saya ditolak begitu saja. Saya sudah coba tanya ke pihak perusahaan, tapi tidak ada penjelasan apapun dari HRD,” keluh Fatur, Jumat (2/5/2025).

Fatur menambahkan, kekecewaan semakin dalam karena perusahaan dinilai lebih banyak merekrut tenaga kerja dari luar desa, sementara warga asli Tabo-Tabo justru banyak yang belum mendapatkan pekerjaan.

“Kami seperti tamu di tanah sendiri. Orang luar yang lebih diutamakan. Padahal kami di sini butuh kerja dan punya kemampuan. Ini sangat tidak adil,” ujarnya.

Warga berharap perusahaan dan pemerintah desa dapat turun tangan untuk mencari solusi agar warga lokal memiliki kesempatan yang lebih besar bekerja di perusahaan yang beroperasi di wilayah mereka.

“Kami tidak minta dikasihani, kami cuma mau diberi kesempatan. Kalau memang tidak mampu, wajar ditolak. Tapi kalau kami bisa, kenapa tidak dilibatkan?” tegas Fatur.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Gunung Kapur Generasi Mandiri belum memberikan keterangan resmi atas keluhan tersebut. Upaya konfirmasi yang dilakukan media ini kepada Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pangkep juga belum membuahkan hasil. Pihak terkait belum dapat ditemui dan belum memberikan tanggapan. (*)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Pangkep
Previous Post

Oknum Polisi Terjaring Judi Dadu di Pangkep, Propam Turun Tangan

Next Post

Pupuk Kaltim Latih Sopir Ambulans Bontang, Perkuat Sistem Kesehatan Masyarakat dengan Bantuan Hidup Dasar

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Pupuk Kaltim Latih Sopir Ambulans Bontang, Perkuat Sistem Kesehatan Masyarakat dengan Bantuan Hidup Dasar

Pupuk Kaltim Latih Sopir Ambulans Bontang, Perkuat Sistem Kesehatan Masyarakat dengan Bantuan Hidup Dasar

Comments 2

  1. Ping-balik: Baru 2 Warga Lokal Diterima, PT Gunung Kapur di Pangkep Janjikan Prioritas jika Produksi Stabil - Pranala.co
  2. Ping-balik: Baru 2 Sopir Lokal Diterima, PT Gunung Kapur di Pangkep Janjikan Prioritas jika Produksi Stabil - Pranala.co

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Fakta-Fakta Dugaan Kelalaian Medis di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim yang Berujung Bayi Meninggal

Fakta-Fakta Dugaan Kelalaian Medis di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim yang Berujung Bayi Meninggal

16 Juli 2026 | 08:28
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved