• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Juli 22, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Perahu Terbalik di Sungai Bengalon Kutim, Suami Istri Hilang Terseret Arus saat Pulang dari Ladang

Suriadi Said by Suriadi Said
7 Oktober 2025 | 22:47
Reading Time: 2 mins read
0
Perahu Terbalik di Sungai Bengalon Kutim, Suami Istri Hilang Terseret Arus saat Pulang dari Ladang

Tim gabungan tengah melakukan pencarian orang tenggelam di Desa Tepian Langsat, Kecamatan Bengalon, Senin (6/10/2025) sore.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, SANGATTA — Suasana di Desa Tepian Langsat, Kecamatan Bengalon, berubah panik, Senin sore (6/10). Sebuah perahu kecil terbalik di Sungai Bengalon, Kutai Timur (Kutim). Sepasang suami istri, Marcel dan Helmiana Neri, dilaporkan hilang dan diduga tenggelam terseret arus.

Peristiwa itu bermula sekira pukul 15.00 Wita. Saat itu, Marcel dan istrinya berangkat ke ladang bersama seorang rekan, Iliq Tingai, untuk memanen sayuran dan buah sawit.

PILIHAN REDAKSI

Pelat Jembatan Rusak, Projasam 1 Bengalon Kutim Ditutup Dua Hari

Pelat Jembatan Rusak, Projasam 1 Bengalon Kutim Ditutup Dua Hari

14 Juli 2026 | 16:16
Mengintip Pesona Magis Festival Sekerat Nusantara di Pesisir Kutai Timur

Mengintip Pesona Magis Festival Sekerat Nusantara di Pesisir Kutai Timur

3 Juli 2026 | 18:41

Sekira dua jam kemudian, mereka bertiga memutuskan pulang dengan perahu kayu kecil. Sungai tampak tenang dari jauh, tapi di bawah permukaannya arus sedang kuat.

Di tengah perjalanan, perahu mereka menabrak batang kayu besar yang hanyut. Benturan keras membuat air masuk ke dalam perahu. Dalam hitungan detik, perahu oleng, lalu terbalik.

“Arus sungai yang kuat membuat perahu terbalik dan keduanya terseret,” kata Permana Lestari, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Bengalon, saat dikonfirmasi, Selasa (7/10).

Permana menjelaskan, kondisi sungai di wilayah itu memang berbahaya. Arus deras, pencahayaan minim, dan banyak batang kayu hanyut karena hujan beberapa hari terakhir.

Pemerintah kecamatan bersama Polsek Bengalon dan BPBD Kutai Timur langsung bergerak cepat melakukan pencarian. Namun, pencarian tidak mudah. Arus sungai deras dan peralatan terbatas membuat tim kesulitan menyisir area yang luas.

“Kami sudah berkoordinasi dengan BPBD dan warga sekitar untuk membantu pencarian. Tapi memang situasinya cukup sulit di lapangan,” jelas Permana.

Ia juga mengingatkan warga agar selalu berhati-hati saat melintas di sungai, terutama saat kondisi air tinggi atau membawa muatan berat. “Keselamatan harus jadi prioritas. Jangan memaksakan diri, apalagi di musim hujan seperti sekarang,” pesannya.

Sementara itu, saksi selamat Iliq Tingai menceritakan detik-detik mencekam perahu mereka terbalik. Ia sempat berusaha menolong Marcel dan istrinya yang panik di air, namun usahanya sia-sia.

“Saya sudah berusaha menarik mereka, tapi kaki saya keram dan tenaga habis. Akhirnya saya menepi untuk mencari pertolongan,” ungkapnya.

Warga sekitar yang mendengar teriakan minta tolong segera berdatangan. Salah satunya, Andarias Liong Yan, langsung membawa perahu untuk membantu pencarian. Namun hingga malam tiba, keduanya belum ditemukan.

Hingga berita ini diterbitkan, tim gabungan dari kepolisian, BPBD, dan warga masih melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Meratak dan pesisir sekitarnya. (*)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

Via: N Hafif
Tags: Kapal TenggelamKutai Timur
Previous Post

Logo Resmi HUT ke-26 Bontang Diluncurkan, Berikut Link Unduh dan Filosofinya

Next Post

165 Sekolah Rakyat Dibangun, Samarinda jadi Kota Percontohan Nasional

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
165 Sekolah Rakyat Dibangun, Samarinda jadi Kota Percontohan Nasional

165 Sekolah Rakyat Dibangun, Samarinda jadi Kota Percontohan Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Fakta-Fakta Dugaan Kelalaian Medis di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim yang Berujung Bayi Meninggal

Fakta-Fakta Dugaan Kelalaian Medis di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim yang Berujung Bayi Meninggal

16 Juli 2026 | 08:28
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved