• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 25, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Permukiman di Kawasan TNK Masih jadi PR, Camat Sangatta Selatan: Tak Bisa Diselesaikan Secara Instan

Suriadi Said by Suriadi Said
29 Januari 2026 | 08:09
Reading Time: 2 mins read
0
Permukiman di Kawasan TNK Masih jadi PR, Camat Sangatta Selatan: Tak Bisa Diselesaikan Secara Instan

Camat Sangatta Selatan, Dewi Dohi. (HAF/Pranala.co)

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, SANGATTA — Persoalan permukiman warga di dalam kawasan Taman Nasional Kutai (TNK) hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah yang belum tuntas. Kompleksitas masalah yang melibatkan aspek sosial, lingkungan, hingga regulasi membuat penanganannya tidak dapat dilakukan secara cepat dan sederhana.

Camat Sangatta Selatan, Dewi Dohi, mengakui keberadaan permukiman di kawasan konservasi tersebut merupakan persoalan lama yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Bahkan, sebagian warga diketahui telah bermukim secara turun-temurun, jauh sebelum wilayah tersebut ditetapkan sebagai taman nasional.

PILIHAN REDAKSI

31 Tahun Taman Nasional Kutai, Taruhan Nyawa Jaga Hutan Kalimantan

31 Tahun Taman Nasional Kutai, Taruhan Nyawa Jaga Hutan Kalimantan

29 Juni 2026 | 18:30
324 Spesies Fauna Bertahan di TNK, Macan Dahan Muncul Lagi

324 Spesies Fauna Bertahan di TNK, Macan Dahan Muncul Lagi

12 Juni 2026 | 22:17

“Ini bukan persoalan baru. Banyak warga yang sudah tinggal di sana sejak lama. Karena itu, penyelesaiannya tidak bisa dilihat secara hitam-putih,” ujar Dewi saat ditemui di Sangatta, Rabu (28/1/2026).

Menurut Dewi, dinamika tersebut tidak dapat dilepaskan dari sejarah panjang pembentukan kawasan TNK. Keberadaan masyarakat yang lebih dulu menghuni wilayah tersebut menjadi salah satu faktor yang memperumit upaya penataan kawasan.

Di sisi lain, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kecamatan Sangatta Selatan memiliki keterbatasan kewenangan dalam menyikapi persoalan permukiman di kawasan konservasi. Penataan wilayah yang masuk dalam kawasan TNK berada pada ranah kebijakan pemerintah kabupaten hingga pemerintah pusat.

“Sampai saat ini, kami belum menerima arahan atau instruksi khusus dari pimpinan daerah terkait langkah konkret yang harus diambil. Kami menunggu kebijakan resmi dan akan bergerak sesuai dengan aturan yang berlaku,” jelasnya.

Dalam posisi tersebut, kecamatan lebih berperan sebagai fasilitator dan penghubung antara masyarakat dengan pemerintah di tingkat yang lebih tinggi. Setiap kebijakan yang diambil, lanjut Dewi, harus melalui mekanisme yang jelas serta koordinasi lintas sektor agar tidak menimbulkan persoalan baru.

Dewi juga menyinggung keberadaan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang telah dimiliki Kabupaten Kutai Timur. Dokumen perencanaan tersebut, menurutnya, menjadi salah satu rujukan penting dalam melihat arah penataan wilayah, termasuk kawasan yang bersinggungan langsung dengan TNK.

“Kita akan melihat RDTR yang ada. Karena persoalan ini sudah menjadi isu di tingkat kabupaten, bukan hanya kecamatan,” katanya.

Hingga kini, penyelesaian permukiman di kawasan TNK masih menunggu kebijakan terpadu dari pemerintah daerah dan pusat. Di tengah upaya menjaga kelestarian kawasan konservasi, kebutuhan dan keberlangsungan hidup masyarakat yang telah lama bermukim juga menjadi pertimbangan penting dalam merumuskan solusi yang adil dan berkelanjutan. (HAF)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Balai TNKTaman Nasional Kutai
Previous Post

Menyikapi Maraknya Anak Berjualan saat Jam Sekolah di Kutim

Next Post

Daya Beli Warga Kaltim Melemah, Perdagangan Melambat

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Daya Beli Warga Kaltim Melemah, Perdagangan Melambat Cegah Inflasi, Pemkot Samarinda Siapkan Pasar Murah di 20 Titik Jelang Ramadan Cabai Rawit Sumbang Tertinggi Inflasi di Balikpapan

Daya Beli Warga Kaltim Melemah, Perdagangan Melambat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

26 Juni 2026 | 21:44
Badak LNG Hidupkan Kembali Train F di Kilang Gas Bontang Badak LNG Buka Program Magang COOP bagi Mahasiswa Bontang, Berikut Syarat dan Tahapan Seleksinya Ditemukannya Gas Jumbo di Kaltim, Badak LNG Berpotensi Hidupkan Lagi 3 Kilang

Badak LNG Hidupkan Kembali Train F di Kilang Gas Bontang

14 Agustus 2024 | 07:37
Kasat Intelkam Polresta Balikpapan Berganti, Kini Dijabat Kompol Sumardi

Kasat Intelkam Polresta Balikpapan Berganti, Kini Dijabat Kompol Sumardi

19 Juni 2024 | 19:18

WN Korsel Tewas usai Lompat dari Lantai 23 Apartemen di Balikpapan

2 Juni 2022 | 19:59
Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bontang, Pertamina: Stok dan Distribusi Aman Kok

Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bontang, Pertamina: Stok dan Distribusi Aman Kok

16 Juli 2026 | 17:49

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved