• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Kamis, Juli 16, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Niaga

PHK 11 Pekerja PAMA Kutim, Bupati Dorong Alternatif Kerja bagi Karyawan

Suriadi Said by Suriadi Said
28 April 2026 | 14:15
Reading Time: 2 mins read
0
Kutim Dilirik Investor China, Proyek Rp40 Triliun Siap Ubah Nasib Batu Bara Nilai Merah! Skor Antikorupsi Kutim Anjlok WARNING! Skor Antikorupsi Kutim Anjlok PHK 11 Pekerja PAMA Kutim, Bupati Dorong Alternatif Kerja bagi Karyawan

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

PEMUTUSAN hubungan kerja (PHK) terhadap 11 pekerja lokal di PT Pamapersada Nusantara (PAMA) Site KPCS, Kutai Timur (Kutim), memicu tekanan terhadap perusahaan untuk segera mencari solusi. Di tengah ketidakpastian, para pekerja terdampak masih menyampaikan keberatan dan berharap tidak kehilangan pekerjaan.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman turun tangan merespons kondisi tersebut. Ia meminta perusahaan tidak menjadikan PHK sebagai pilihan utama, melainkan mengupayakan langkah alternatif, termasuk penempatan kerja di unit lain yang masih terintegrasi.

PILIHAN REDAKSI

Sekda Absen 3 Kali Rapat Banggar, Bupati Kutim Pasang Badan: DPA Sudah Siap Jalan

Sekda Absen 3 Kali Rapat Banggar, Bupati Kutim Pasang Badan: DPA Sudah Siap Jalan

6 Juli 2026 | 15:44
Izin IUP Kaltim Menggantung 6 Bulan, 1.500 Pekerja Tambang Kena PHK, Ekonomi Warga Lumpuh

Izin IUP Kaltim Menggantung 6 Bulan, 1.500 Pekerja Tambang Kena PHK, Ekonomi Warga Lumpuh

6 Juli 2026 | 09:36

“Saya minta dengan sematang-matangnya usahakan itu (tanpa PHK),” ujar Ardiansyah, Senin (27/4).

Menurut dia, pekerja yang belum menerima keputusan PHK perlu diberi opsi yang lebih adil. Pemkab, kata dia, tidak ingin pekerja lokal yang selama ini bergantung pada sektor tambang kehilangan sumber penghasilan tanpa solusi yang jelas.

“Saya hanya minta usahakan carikan tempat lain yang bisa bersinergi dengan perusahaan bagi mereka yang masih belum menerima,” katanya.

Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong adanya program pemberdayaan bagi pekerja terdampak. Langkah ini dinilai penting mengingat ketergantungan ekonomi masyarakat di wilayah tersebut terhadap aktivitas pertambangan cukup tinggi.

Di sisi lain, manajemen PAMA menyatakan PHK dilakukan sebagai konsekuensi penyesuaian operasional. HRD PAMA Tri Rahmat Soleh menjelaskan operasional perusahaan di Kutim terbagi di dua wilayah, yakni Pengalon dan Sangatta, dengan kondisi kapasitas kerja yang tidak merata.

“Berdasarkan perjanjian kerja, terdapat potensi salah satu area mengalami penurunan kapasitas cukup signifikan,” ujar Tri.

Ia menyebut penurunan kapasitas tersebut berdampak langsung pada kebutuhan tenaga kerja. Perusahaan, kata dia, harus menyesuaikan jumlah pekerja agar operasional tetap berjalan efisien.

“Ini langkah yang tidak bisa dihindari agar operasional tetap efektif dan efisien,” ucapnya.

Meski demikian, Tri menegaskan kebijakan tersebut telah melalui mekanisme perusahaan dan mengacu pada aturan yang berlaku. Ia juga menyebut aspek kemanusiaan tetap menjadi pertimbangan.

Hingga saat ini, belum ada titik temu antara pekerja terdampak dan perusahaan. Di lapangan, harapan masih tertuju pada kemungkinan solusi—apakah relokasi kerja atau skema lain—yang bisa menjaga keberlangsungan penghidupan pekerja lokal di tengah tekanan efisiensi industri tambang. [HAF]

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Bupati KutimPekerja Tambang
Previous Post

Gubernur Kaltim Bayar Sendiri Fasilitas Mewah Rujab, Biro Umum Urus Skema Biaya

Next Post

Dari Laporan Nelayan, Jejak Sabu Terbongkar di Gang Arwana Bontang

BACA JUGA

Dilema BBM Subsidi Kaltim: Warga Lokal Mengantre, Pelat Luar Tak Bisa Diblokir Jangan Panic Buying! Stok BBM di Balikpapan Diklaim Aman

Dilema BBM Subsidi Kaltim: Warga Lokal Mengantre, Pelat Luar Tak Bisa Diblokir

13 Juli 2026 | 08:46
Hanya Adip Maraja yang Lolos, Muscab HIPMI Bontang Bakal Diikuti Calon Tunggal

Hanya Adip Maraja yang Lolos, Muscab HIPMI Bontang Bakal Diikuti Calon Tunggal

12 Juli 2026 | 22:29
Direksi Baru Pupuk Kaltim Tancap Gas, Rafli Yandra Siapkan Strategi Hadapi Persaingan Global

Direksi Baru Pupuk Kaltim Tancap Gas, Rafli Yandra Siapkan Strategi Hadapi Persaingan Global

12 Juli 2026 | 16:19
Direksi Bankaltimtara Tak Diperpanjang, Wajib Ikut Seleksi Ulang sesuai POJK Dari Bank DKI ke Bankaltimtara, Ini Rekam Jejak Romy Wijayanto yang Dipilih Jadi Dirut Kinerja Turun dan Terseret Kasus, Alasan Dirut Bankaltimtara Diganti

Direksi Bankaltimtara Tak Diperpanjang, Wajib Ikut Seleksi Ulang sesuai POJK

11 Juli 2026 | 20:46
Magnet IKN Kuat, Bandara Sepinggan Balikpapan Tembus 2,3 Juta Penumpang Tiket Pesawat ke Balikpapan Tembus Rp7 Juta Jelang Lebaran, 59 Extra Flight Ludes Terjual

Magnet IKN Kuat, Bandara Sepinggan Balikpapan Tembus 2,3 Juta Penumpang

11 Juli 2026 | 09:49
Tangis Nagita Slavina Pecah di BEI, Saham RANS Resmi IPO dan Langsung ARA!

Tangis Nagita Slavina Pecah di BEI, Saham RANS Resmi IPO dan Langsung ARA!

10 Juli 2026 | 18:39
Next Post
Dari Laporan Nelayan, Jejak Sabu Terbongkar di Gang Arwana Bontang

Dari Laporan Nelayan, Jejak Sabu Terbongkar di Gang Arwana Bontang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

11 Juli 2026 | 00:32
Ramai Razia STNK untuk Beli BBM Subsidi, Bagaimana di Bontang?

Ramai Razia STNK untuk Beli BBM Subsidi, Bagaimana di Bontang?

10 Juli 2026 | 19:16
Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

11 Juli 2026 | 00:37

Terbaru

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved