• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Juli 22, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Polda Kaltim Gerebek Gang Kedondong Samarinda, 182 Paket Sabu Disita

Suriadi Said by Suriadi Said
17 Mei 2026 | 19:09
Reading Time: 2 mins read
0
Polda Kaltim Gerebek Gang Kedondong Samarinda, 182 Paket Sabu Disita

Dok Polda Kaltim

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

GANG sempit di kawasan Kedondong, Samarinda, kembali didatangi aparat bersenjata, Minggu (17/5/2026). Kawasan yang selama bertahun-tahun dikenal sebagai salah satu titik peredaran sabu di Kalimantan Timur (Kaltim) itu lagi-lagi digerebek polisi. Dua orang ditangkap. Ratusan paket sabu siap edar disita.

Penggerebekan dilakukan Tim Khusus Direktorat Reserse Narkoba Polda Kaltim setelah polisi menerima laporan soal aktivitas transaksi narkoba yang disebut masih terus berjalan di lokasi tersebut.

PILIHAN REDAKSI

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Belum Puas di Penjara, Mantan Napi Kasus Sabu di Bontang Kembali Diciduk

Belum Puas di Penjara, Mantan Napi Kasus Sabu di Bontang Kembali Diciduk

16 Juli 2026 | 14:23

Bagi warga Samarinda, nama Gang Kedondong bukan cerita baru. Kawasan itu berkali-kali masuk radar aparat, tetapi peredaran narkoba di sana belum benar-benar hilang.

Direktur Reserse Narkoba Polda Kaltim Kombes Pol Romylus Tamtelahitu mengatakan, operasi dilakukan untuk memutus jaringan yang masih aktif beroperasi di kawasan tersebut. Polisi menyebut praktik jual beli sabu di lokasi itu berlangsung cukup terbuka dengan sistem pengawasan berlapis.

“Gang Kedondong memang sudah lama menjadi perhatian kami karena aktivitas peredaran narkoba di sana cukup masif. Atas arahan Kapolda Kaltim kami melakukan tindakan tegas untuk memutus jaringan yang ada,” kata Romylus.

Dua pelaku yang ditangkap masing-masing berinisial ID (36), warga Balikpapan, dan HY (41), warga Samarinda. Dari hasil penyelidikan sementara, keduanya diduga memiliki tugas berbeda dalam jaringan itu.

ID disebut berperan sebagai pemantau situasi sekaligus kurir. Polisi menyebut ada sistem penjagaan di sekitar lokasi untuk mendeteksi kedatangan aparat. Bahkan saat penggerebekan berlangsung, petugas mendapati adanya orang lain yang bergantian mengawasi keadaan sekitar gang.

Sementara HY diduga bertugas menjual sabu dan mengumpulkan uang hasil transaksi. Dari tangan HY, polisi menyita 165 paket sabu dengan berat bruto 62,59 gram.

Sedangkan dari ID ditemukan 17 paket sabu. Selain narkotika, polisi turut mengamankan tiga telepon genggam dan uang tunai lebih dari Rp25 juta yang diduga berkaitan dengan transaksi narkoba.

Jika ditotal, nilai sabu yang diamankan diperkirakan mencapai Rp100 juta. Polisi menyebut satu paket sabu di kawasan tersebut bisa dijual sekira Rp5 juta. Besarnya nilai transaksi itu memperlihatkan bagaimana peredaran narkoba di Gang Kedondong masih menjadi pasar yang hidup.

“Peredaran narkoba di kawasan itu sudah berlangsung bertahun-tahun dan menjadi perhatian serius kepolisian. Kami akan terus melakukan penindakan untuk memutus jaringan peredarannya,” ujar Romylus.

Kini kedua pelaku telah diamankan di Mapolda Kaltim untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga masih memburu kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam jaringan peredaran sabu di Gang Kedondong. [DIAS]

 

Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: Narkoba
Previous Post

Start dari Posisi 20, Veda Ega Tembus 8 Besar Moto3 Catalunya 2026

Next Post

Diduga Sudah Lima Kali Beraksi, Kasat Narkoba Kukar Terancam Dipecat Tidak Hormat

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Diduga Sudah Lima Kali Beraksi, Kasat Narkoba Kukar Terancam Dipecat Tidak Hormat

Diduga Sudah Lima Kali Beraksi, Kasat Narkoba Kukar Terancam Dipecat Tidak Hormat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Fakta-Fakta Dugaan Kelalaian Medis di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim yang Berujung Bayi Meninggal

Fakta-Fakta Dugaan Kelalaian Medis di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim yang Berujung Bayi Meninggal

16 Juli 2026 | 08:28
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved