• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Jumat, Juli 24, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Proyek Drainase Tak Kunjung Rampung, Warga Kanaan Bontang Hidup dalam Bayang-Bayang Banjir

Suriadi Said by Suriadi Said
15 Januari 2026 | 18:58
Reading Time: 2 mins read
0
Proyek Drainase Tak Kunjung Rampung, Warga Kanaan Bontang Hidup dalam Bayang-Bayang Banjir

Kondisi drainase yang menjadi biang banjir di pemukiman warga Jalan Ponktiku, Kelurahan Kanaan, Bontang, Kamis (15/1/2026). (Fahrul Razi/Pranala.co)

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, BONTANG — Hujan belum berhenti. Kecemasan sudah lebih dulu datang. Bagi warga RT 01, Kelurahan Kanaan, Bontang hujan bukan lagi berkah. Ia berubah menjadi ancaman. Terutama bagi mereka yang tinggal di Jalan Pongtiku 2.

Air kembali meluap. Rumah-rumah terendam. Banjir datang lagi. Ironisnya, sumber masalah justru berasal dari proyek perbaikan drainase. Proyek yang semestinya menjadi solusi. Namun hingga kini belum juga rampung.

PILIHAN REDAKSI

Parit Ditutup Bertahun-tahun, Jalan Arjuna Samarinda Akhirnya Dibersihkan Total

Parit Ditutup Bertahun-tahun, Jalan Arjuna Samarinda Akhirnya Dibersihkan Total

9 Juli 2026 | 23:52
Jalan MT Haryono Balikpapan Ditata Rp33 Miliar, Target Bebas Genangan

Jalan MT Haryono Balikpapan Ditata Rp33 Miliar, Target Bebas Genangan

9 Juli 2026 | 23:16

Warga pun menjadi korban. Berulang kali. Setiap hujan deras turun, air dari drainase yang dangkal meluap ke permukiman. Mengalir deras. Tanpa ampun.

Marthen Tappi Sanda, salah satu warga, sudah terlalu sering mengalaminya. Ia menyebut kondisi ini berlangsung sejak tahun lalu.

“Drainase ini diperbaiki sejak tahun lalu, tapi tidak pernah selesai. Setiap hujan pasti banjir,” kata Marthen, Kamis (15/1/2026).

Menurutnya, persoalan bukan hanya proyek yang mangkrak. Ada masalah lain yang memperparah keadaan.

Drainase yang dulunya sedalam sekitar dua meter kini nyaris dangkal. Pasir mengendap di dasar saluran. Kapasitas tampung air menyusut drastis.

Pasir itu, kata Marthen, berasal dari aktivitas tambang pasir ilegal di sekitar area pemakaman baru. Air dari lokasi tersebut mengalir langsung ke drainase warga.

Masalah bertambah ketika aliran air dialihkan ke arah rumah warga. Tanpa tanggul pengaman. Tanpa perlindungan. Akibatnya bisa ditebak. Begitu hujan turun, air langsung meluap.

“Selama Januari ini, saya sudah tidak menghitung berapa kali banjir. Teras rumah sudah saya tinggikan sekitar 30 sentimeter. Tapi tadi malam air hampir masuk ke dalam rumah,” ujarnya.

Saat banjir, air di depan rumah warga bisa setinggi lutut orang dewasa. Air mulai naik sekitar pukul 02.00 Wita. Baru surut sekitar pukul 08.00 Wita.

Naiknya cepat. Turunnya juga cepat. Namun rasa cemas tertinggal lebih lama. “Airnya memang cepat surut. Tapi kami sudah keburu tidak bisa tidur,” kata Marthen.

Sedikitnya 10 rumah terdampak banjir akibat proyek drainase yang belum rampung tersebut. Beberapa rumah bahkan kemasukan air.

Nilai proyek drainase itu disebut mencapai sekitar Rp1,7 miliar. Angka yang besar. Namun hingga kini belum memberi rasa aman bagi warga.

Harapan mereka sederhana. “Kami hanya ingin proyek ini segera diselesaikan. Supaya banjir tidak terus berulang setiap musim hujan,” pungkasnya. (FR)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: BanjirBanjir Bontang
Previous Post

Hujan Deras sejak Dini Hari, Gunung Telihan Bontang Siaga Banjir Kiriman

Next Post

Proyek Drainase di Kanaan Molor, Wawali Bontang Minta Kontraktor Dievaluasi

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Proyek Drainase di Kanaan Molor, Wawali Bontang Minta Kontraktor Dievaluasi

Proyek Drainase di Kanaan Molor, Wawali Bontang Minta Kontraktor Dievaluasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

26 Juni 2026 | 21:44
Badak LNG Hidupkan Kembali Train F di Kilang Gas Bontang Badak LNG Buka Program Magang COOP bagi Mahasiswa Bontang, Berikut Syarat dan Tahapan Seleksinya Ditemukannya Gas Jumbo di Kaltim, Badak LNG Berpotensi Hidupkan Lagi 3 Kilang

Badak LNG Hidupkan Kembali Train F di Kilang Gas Bontang

14 Agustus 2024 | 07:37
Kasat Intelkam Polresta Balikpapan Berganti, Kini Dijabat Kompol Sumardi

Kasat Intelkam Polresta Balikpapan Berganti, Kini Dijabat Kompol Sumardi

19 Juni 2024 | 19:18

WN Korsel Tewas usai Lompat dari Lantai 23 Apartemen di Balikpapan

2 Juni 2022 | 19:59
Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bontang, Pertamina: Stok dan Distribusi Aman Kok

Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bontang, Pertamina: Stok dan Distribusi Aman Kok

16 Juli 2026 | 17:49

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved