• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Juli 22, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Raih Wiwerda, Balikpapan Masuk Kategori Kota Sehat Nasional

Suriadi Said by Suriadi Said
16 Januari 2026 | 18:16
Reading Time: 2 mins read
0
Pemudik ke Balikpapan Tenang, 7 Posko Kesehatan dan Puskesmas 24 Jam Tetap Buka Puskesmas Sepinggan Baru Balikpapan Rampung 100 Persen, Segera Diresmikan Raih Wiwerda, Balikpapan Masuk Kategori Kota Sehat Nasional Kasus Diabetes Anak Muncul di Balikpapan

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Balikpapan, Alwiati

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, BALIKPAPAN — Kota Balikpapan kembali meraih prestasi nasional dengan memperoleh predikat Wiwerda dalam Penilaian Kabupaten/Kota Sehat (KKS). Capaian ini menunjukkan peningkatan satu tingkat dari penilaian sebelumnya.

Dari predikat yang diperoleh tersebut menempatkan Balikpapan sebagai daerah dengan raihan tertinggi di Kalimantan Timur. “Artinya, Balikpapan sudah masuk dalam kategori kota sehat,” ucap Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Alwiati pada Jumat (16/1/2026).

PILIHAN REDAKSI

Debu yang Turun di Balikpapan Ternyata Zeolit, Hasil Awal Sebut Material Aman Hujan Debu di Balikpapan: BMKG Bantah Faktor Cuaca, Pertamina Sebut dari Aktivitas Kilang

Debu yang Turun di Balikpapan Ternyata Zeolit, Hasil Awal Sebut Material Aman

27 Juni 2026 | 09:13
Diskes Balikpapan Pantau Lonjakan ISPA usai Keluhan Hujan Debu, Warga Diimbau Pakai Masker Waspada! 200 Warga Balikpapan Terjangkit Suspek Campak

Diskes Balikpapan Pantau Lonjakan ISPA usai Keluhan Hujan Debu, Warga Diimbau Pakai Masker

25 Juni 2026 | 22:45

Menurutnya, predikat Wiwerda ini menjadi indikator kemajuan signifikan Kota Minyak dalam memenuhi berbagai indikator kota sehat yang ditetapkan pemerintah pusat. “Jadi, tinggal kerja keras lagi untuk bisa mencapai predikat tertinggi, yaitu Wistara,” tuturnya.

Alwiati menerangkan, untuk penilaian Kota Sehat mencakup sembilan tatanan. Mulai dari permukiman, transportasi, hingga sektor pariwisata.

Dari situ, beberapa sektor sudah dinilai dan menunjukkan kinerja positif, terutama pada tatanan perhubungan dan pariwisata.

Sejalan dengan capaian itu, kata dia, Pemerintah Kota Balikpapan berencana mengembangkan konsep pariwisata sehat sebagai langkah lanjutan untuk meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus kesehatan masyarakat. “Pariwisata akan kami dorong menjadi pariwisata sehat melalui berbagai inovasi,” terangnya.

Inovasi ini akan dilakukan melalui berbagai aspek, mulai dari peningkatan fasilitas, kebersihan, hingga edukasi kepada masyarakat. Kendati demikian, Alwiati mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu mendapat perhatian serius, terutama di sektor kesehatan.

Salah satu faktor yang memengaruhi nilai penilaian adalah angka stunting yang masih mengalami peningkatan. “Stunting menjadi salah satu catatan penting karena berdampak pada pengurangan nilai,” ungkapnya.

Tambahnya, ini akan menjadi fokus evaluasi agar penanganannya lebih optimal. Berangkat dari capaian Wiwerda ini, pihaknya menargetkan peningkatan status menjadi Wistara pada penilaian berikutnya dengan memenuhi seluruh indikator penilaian yang ditetapkan.

Alwiati menegaskan bahwa penguatan sinergi lintas sektor serta kolaborasi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) menjadi kunci untuk mewujudkan Balikpapan sebagai kota sehat yang berkelanjutan.

Mengingat penilaian Kota Sehat dilakukan setiap dua tahun sekali, seluruh tatanan akan terus dievaluasi agar berbagai kekurangan dapat diperbaiki dan ditingkatkan pada penilaian mendatang. (SR)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Diskes BalikpapanKota Sehat
Previous Post

Mulai 2026, Pemprov Kaltim Bangun Sekolah Rakyat di Kukar, PPU, dan Bontang

Next Post

Disdikbud Bontang Pastikan Rekrut Guru Tanpa Skema PJLP, Tunggu Izin Guru Pengganti

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Disdikbud Bontang Pastikan Rekrut Guru Tanpa Skema PJLP, Tunggu Izin Guru Pengganti Disdikbud Panggil Kepala Sekolah di Bontang, Klarifikasi soal Pungutan Sertifikasi K3, "Tiket Emas" Masuk Dunia Kerja di Bontang

Disdikbud Bontang Pastikan Rekrut Guru Tanpa Skema PJLP, Tunggu Izin Guru Pengganti

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Fakta-Fakta Dugaan Kelalaian Medis di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim yang Berujung Bayi Meninggal

Fakta-Fakta Dugaan Kelalaian Medis di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim yang Berujung Bayi Meninggal

16 Juli 2026 | 08:28
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved