• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Juli 22, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Rencana Sekolah Rakyat Bontang Masuk Tahap Krusial, Perizinan Dikebut

Suriadi Said by Suriadi Said
5 Februari 2026 | 21:03
Reading Time: 2 mins read
0
Rencana Sekolah Rakyat Bontang Masuk Tahap Krusial, Perizinan Dikebut

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, memimpin langsung rapat pembahasan proyek strategis tersebut di Ruang Rapat Utama Kantor Wali Kota, Kamis (5/2/2026).

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, BONTANG — Upaya Pemerintah Kota Bontang menghadirkan fasilitas pendidikan khusus bagi warga kurang mampu kian mendekati kenyataan. Rencana pembangunan Sekolah Rakyat kini memasuki fase penting, setelah pembahasan serius terkait Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dilakukan di tingkat pemerintah kota.

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, memimpin langsung rapat pembahasan proyek strategis tersebut di Ruang Rapat Utama Kantor Wali Kota, Kamis (5/2/2026). Rapat ini menjadi penanda dimulainya tahapan teknis yang menentukan arah pembangunan Sekolah Rakyat di Bontang.

PILIHAN REDAKSI

Sekolah Rakyat Samarinda Dikebut, Target Bisa Digunakan 14 Juli

Sekolah Rakyat Samarinda Dikebut, Target Bisa Digunakan 14 Juli

8 Juli 2026 | 21:47
Ujian CAT PPPK Sekolah Rakyat Dimulai 13 Juli, BKN Siapkan 42 Lokasi

Ujian CAT PPPK Sekolah Rakyat Dimulai 13 Juli, BKN Siapkan 42 Lokasi

4 Juli 2026 | 00:53

Wawali Agus Haris menegaskan bahwa Sekolah Rakyat dirancang bukan sekadar sebagai institusi pendidikan formal. Lebih dari itu, sekolah ini diharapkan menjadi instrumen negara untuk membuka jalan perubahan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera, khususnya kelompok desil 1 dan 2.

“Meskipun angka kemiskinan di Bontang sudah turun di kisaran 8 hingga 9 persen, kita tidak boleh cepat puas. Sebagai kota dengan kemampuan fiskal yang kuat, idealnya kemiskinan bisa ditekan hingga 5 persen. Sekolah Rakyat ini adalah salah satu cara paling strategis untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan,” ujar Agus Haris.

Keseriusan pemerintah kota juga tercermin dari kesiapan teknis lintas perangkat daerah. Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) telah menyiapkan lahan seluas sekitar 8 hektare. Lahan tersebut akan dibagi untuk kawasan sekolah serta perumahan pendukung bagi kebutuhan operasional dan sosial.

Proses teknis dan perizinan pembangunan ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat, yakni sekitar 45 hari. Target ini dinilai realistis berkat koordinasi intensif antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Bontang, Dasuki, menyebut seluruh OPD kini bergerak secara paralel tanpa menunggu satu sama lain. Sambil menanti surat penetapan resmi dari Kementerian Sosial (Kemensos), pemerintah daerah tetap mempercepat seluruh proses administrasi dan teknis di tingkat lokal.

“Estimasi pekerjaan teknis yang biasanya memakan waktu tiga bulan, kami percepat menjadi sekitar satu setengah bulan. Prinsipnya, tidak ada waktu yang terbuang. Kita ingin akselerasi,” kata Dasuki.

Di sisi lain, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang juga tengah memfinalisasi pendataan calon peserta didik. Pendataan difokuskan pada anak-anak dari keluarga kurang mampu agar Sekolah Rakyat benar-benar tepat sasaran sejak hari pertama beroperasi.

Rapat tersebut juga menyepakati langkah lanjutan yang bersifat proaktif. Dalam waktu dekat, Pemkot Bontang berencana melakukan kunjungan langsung ke Kementerian Sosial untuk memperoleh arahan teknis final sekaligus memastikan sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah.

Pemkot Bontang optimistis Sekolah Rakyat dapat segera terwujud. Harapannya, kehadiran sekolah ini bukan hanya memperluas akses pendidikan, tetapi juga menjadi fondasi kuat bagi peningkatan kesejahteraan dan masa depan generasi muda dari keluarga prasejahtera di Kota Bontang. (RIL)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Sekolah Rakyat
Previous Post

Dekat Sungai Kelay, Pemprov Kaltim Awasi Ketat Tambang Batu Bara di Berau

Next Post

Bontang Bidik Masa Depan Berbasis Inovasi, Wali Kota Neni Dorong Riset jadi Motor Pembangunan

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Bontang Bidik Masa Depan Berbasis Inovasi, Wali Kota Neni Dorong Riset jadi Motor Pembangunan

Bontang Bidik Masa Depan Berbasis Inovasi, Wali Kota Neni Dorong Riset jadi Motor Pembangunan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Fakta-Fakta Dugaan Kelalaian Medis di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim yang Berujung Bayi Meninggal

Fakta-Fakta Dugaan Kelalaian Medis di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim yang Berujung Bayi Meninggal

16 Juli 2026 | 08:28
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved