• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Jumat, Juli 24, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Respons Demo Mahasiswa, Wawali Balikpapan Targetkan Banjir Tuntas 2029

Suriadi Said by Suriadi Said
9 Februari 2026 | 23:10
Reading Time: 3 mins read
0
Respons Demo Mahasiswa, Wawali Balikpapan Targetkan Banjir Tuntas 2029

Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo bersama unsur pemerintah saat menemui massa aksi di halaman Balai Kota Balikpapan. (Syahrul/Pranala.co).

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, BALIKPAPAN – Aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Balikpapan Melawan di depan Balai Kota Balikpapan, Senin (9/2/2026), akhirnya mendapat respons langsung dari Pemerintah Kota Balikpapan.

Setelah berjam-jam menyampaikan aspirasi secara bergantian dan mendesak agar dapat bertemu langsung dengan pimpinan daerah, massa aksi akhirnya ditemui Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo.

PILIHAN REDAKSI

Wali Kota Bontang Tantang 132 Mahasiswa KKN Unmul: Jangan Cuma Cat Gapura!

Wali Kota Bontang Tantang 132 Mahasiswa KKN Unmul: Jangan Cuma Cat Gapura!

13 Juli 2026 | 13:59
Mahasiswa Asal Berau Ditemukan Tewas di Kamar Indekos Air Hitam Samarinda

Mahasiswa Asal Berau Ditemukan Tewas di Kamar Indekos Air Hitam Samarinda

5 Juli 2026 | 17:46

Bagus datang ke tengah massa aksi didampingi Asisten I Sekretariat Daerah Kota Balikpapan, Zulkifli, serta sejumlah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Disperkim, Dishub, dan Disdikbud. Pertemuan itu berlangsung di halaman Balai Kota Balikpapan dengan posisi duduk bersama antara pemerintah dan massa aksi.

“Saya hadir di sini bukan untuk mewakili pribadi, tetapi mewakili Pemerintah Kota Balikpapan,” tegas Bagus saat menemui massa aksi.

Dalam dialog itu, Pemerintah Kota Balikpapan menanggapi tuntutan mahasiswa, khususnya persoalan klasik yang selama ini menjadi keluhan warga, yakni banjir. Bagus menjelaskan bahwa penanganan banjir di Balikpapan terus dilakukan, namun membutuhkan waktu dan proses bertahap.

Menurutnya, Pemerintah Kota Balikpapan telah memiliki master plan penanganan banjir sejak 2014. Dokumen tersebut kemudian diperbarui pada 2021 guna menyesuaikan dengan perubahan kondisi sosial dan tata guna lahan di Balikpapan.

“Situasi kita semakin kompleks, sehingga dokumen 2021 menjadi penyesuaian penting,” ujar Bagus.

Ia memaparkan bahwa secara topografi, Balikpapan didominasi wilayah perbukitan. Sekitar 85 persen wilayah kota berupa perbukitan, sementara hanya 15 persen wilayah datar yang berada di kawasan pusat kota. Kondisi ini menjadikan daerah dataran rendah sebagai titik rawan genangan, terutama di koridor Jalan MT Haryono.

Terlebih, kemiringan lahan di kawasan itu mendekati nol persen, sehingga aliran air berjalan sangat lambat. “Jadi, saluran menjadi lambat karena kemiringannya hampir nol persen,” katanya.

Bagus menyebut, kondisi ini dapat diamati langsung dari ruas Jalan MT Haryono hingga kawasan rumah pompa. Tambahnya, selain faktor topografi, ia juga menyoroti perubahan iklim sebagai penyebab banjir semakin sulit diprediksi.

Kata Bagus, berdasarkan catatan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah menetapkan adanya cuaca ekstrem dalam enam bulan terakhir.

“Curah hujan sekarang tidak lagi normal. Jika sebelumnya berada di kisaran 60 milimeter, kini bisa mencapai 150 hingga 180 milimeter. Ini menyebabkan volume air hujan jauh melebihi kapasitas saluran,” ujar Bagus.

Di samping itu, untuk saluran drainase yang ada hanya dirancang untuk menampung curah hujan normal. Alhasil, ketika hujan berlangsung lama, air yang masuk ke saluran lebih besar dibandingkan kemampuan saluran untuk mengalirkannya ke laut.

Bagus juga, memberikan solusi jangka menengah, yaitu rencana pembebasan lahan dari jembatan hingga rumah pompa dengan luas sekitar 40 hektare. Rencana ini masyarakat sudah setuju, namun masih ada kendala yaitu keterbatasan anggaran.

Karena itu, pembebasan lahan dan pembangunan infrastruktur tidak bisa diselesaikan dalam satu tahun anggaran. Kondisi ini diperparah dengan pengurangan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp1 triliun.

Sebab itu, Bagus menambahkan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Balikpapan yang sebelumnya berada di kisaran Rp4,3 triliun kini menyusut menjadi sekitar Rp3,3 triliun.

Kendati demikian, pemerintah kota tetap memprioritaskan layanan dasar. Bagus menyebut pembangunan rumah sakit di wilayah timur tetap berjalan, sementara pembangunan Rumah Sakit Balikpapan Barat sementara dilakukan cooling down karena masih dalam proses pemeriksaan.

Sebagai langkah konkret penanganan banjir, Bagus menyampaikan bahwa revitalisasi kolam-kolam di Daerah Aliran Sungai (DAS) Ampal menjadi prioritas utama. DAS Ampal disebut sebagai kawasan dengan dampak banjir paling parah.

“Jadi tahun ini kita mendapatkan bantuan APBN sebesar Rp56 miliar untuk pengerukan DAS Ampal,” ungkapnya.

Lebih jauh, Bagus mengatakan penanganan banjir membutuh anggaran sekitar Rp 1 triliun lebih. Maka penanganan dapat dilakukan secara bertahap.

Bagus juga memastikan, selama masa kepemimpinan akan menuntaskan persoalan banjir ini. “Jabatan kami sampai akhir (periode) bersama pak Rahmad mudah-mudahan 80 sampai 100 persen bisa kita selesaikan tahun 2029,” tuturnya.

Sontak masa aksi langsung merespons pernyataan tersebut. Koordinator aksi kemudian mengingatkan masa agar janji itu dicatat dan diingat bersama.“Jangan lupa dicatat teman-teman bahwa 2029 masalah banjir di kota Balikpapan akan selesai,” ujar koordinator aksi kepada masa aksi. (SR)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: DemonstrasiMahasiswa
Previous Post

Bontang Raih Nilai Tinggi Adipura, KLH Soroti Pengelolaan Sampah Warga

Next Post

SMS Spam Pinjol hingga Penipuan Makin Marak, Ini Cara Memblokirnya di Android dan iPhone

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
SMS Spam Pinjol hingga Penipuan Makin Marak, Ini Cara Memblokirnya di Android dan iPhone

SMS Spam Pinjol hingga Penipuan Makin Marak, Ini Cara Memblokirnya di Android dan iPhone

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

26 Juni 2026 | 21:44
Badak LNG Hidupkan Kembali Train F di Kilang Gas Bontang Badak LNG Buka Program Magang COOP bagi Mahasiswa Bontang, Berikut Syarat dan Tahapan Seleksinya Ditemukannya Gas Jumbo di Kaltim, Badak LNG Berpotensi Hidupkan Lagi 3 Kilang

Badak LNG Hidupkan Kembali Train F di Kilang Gas Bontang

14 Agustus 2024 | 07:37
Kasat Intelkam Polresta Balikpapan Berganti, Kini Dijabat Kompol Sumardi

Kasat Intelkam Polresta Balikpapan Berganti, Kini Dijabat Kompol Sumardi

19 Juni 2024 | 19:18

WN Korsel Tewas usai Lompat dari Lantai 23 Apartemen di Balikpapan

2 Juni 2022 | 19:59
Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bontang, Pertamina: Stok dan Distribusi Aman Kok

Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bontang, Pertamina: Stok dan Distribusi Aman Kok

16 Juli 2026 | 17:49

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved