• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Jumat, Juli 17, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Rokok dan Miras Ilegal Masih Marak di Kaltim, Bea Cukai Samarinda Selamatkan Rp2,2 Miliar Kerugian Negara

Suriadi Said by Suriadi Said
16 Januari 2026 | 09:19
Reading Time: 2 mins read
0
Rokok dan Miras Ilegal Masih Marak di Kaltim, Bea Cukai Samarinda Selamatkan Rp2,2 Miliar Kerugian Negara

Kepala Bea Cukai Samarinda, Tribuana Wetangterah.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, SAMARINDA – Peredaran rokok ilegal dan minuman keras alias miras masih menjadi persoalan serius di Kalimantan Timur (Kaltim). Sepanjang 2025, Bea Cukai Samarinda mencatat ratusan penindakan. Jutaan batang rokok ilegal dan ribuan liter minuman keras berhasil diamankan sebelum beredar di masyarakat.

Kepala Bea Cukai Samarinda, Tribuana Wetangterah, mengungkapkan bahwa penindakan dilakukan secara masif sepanjang tahun lalu. Dari total 423 kasus yang ditangani, sebanyak 402 kasus berkaitan langsung dengan rokok ilegal dan minuman mengandung etil alkohol.

PILIHAN REDAKSI

Ratusan Ribu Rokok Ilegal di Kutim Dimusnahkan, Negara Rugi Jutaan

Ratusan Ribu Rokok Ilegal di Kutim Dimusnahkan, Negara Rugi Jutaan

10 Juni 2026 | 10:10
Hampir 2 Juta Rokok Ilegal Beredar di Kaltim, Bea Cukai Samarinda Bongkar Jalur Masuknya

Hampir 2 Juta Rokok Ilegal Beredar di Kaltim, Bea Cukai Samarinda Bongkar Jalur Masuknya

19 Mei 2026 | 23:44

“Nilai barang yang kami amankan mencapai Rp4,3 miliar. Sementara potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan sekitar Rp2,2 miliar,” ujar Tribuana.

Dalam kurun waktu tersebut, Bea Cukai Samarinda menyita sekitar 1,9 juta batang rokok ilegal. Selain itu, petugas juga mengamankan kurang lebih 2.500 liter minuman keras dari berbagai jenis.

Penindakan paling banyak dilakukan di Kota Samarinda. Daerah ini dinilai sebagai pintu masuk utama barang ilegal sebelum didistribusikan ke wilayah lain di Kalimantan Timur, seperti Kutai Kartanegara dan Mahakam Ulu.

“Dari Samarinda dulu, baru menyebar ke daerah lain,” jelas Tribuana.

Tribuana menyebut, rokok ilegal yang beredar di Kaltim umumnya berasal dari Sumatera dan Pulau Jawa. Sementara minuman keras ilegal, khususnya arak, banyak didatangkan dari Bali.

Dari ratusan perkara yang ditangani, satu kasus telah ditingkatkan ke proses pidana. Selain itu, 11 kasus lainnya diselesaikan melalui mekanisme ultimum remedium, yakni penegakan hukum yang menempatkan sanksi pidana sebagai langkah terakhir setelah sanksi administrasi dan perdata.

“Pengungkapan ini tidak lepas dari koordinasi dengan kantor wilayah, kepolisian, kejaksaan, dan TNI,” katanya.

Selain penindakan, Bea Cukai Samarinda juga memperkuat langkah pencegahan. Salah satunya melalui sosialisasi kepada masyarakat, termasuk pengenalan desain pita cukai rokok terbaru.

Tribuana mengimbau masyarakat agar lebih teliti saat membeli rokok. Pita cukai menjadi indikator utama untuk membedakan rokok legal dan ilegal.

“Ada rokok yang tidak memakai pita cukai sama sekali atau polos. Ada juga yang pitanya tidak sesuai tahun. Itu harus diperhatikan,” ujarnya.

Bea Cukai Samarinda memastikan pengawasan dan edukasi publik akan terus ditingkatkan. Langkah ini diharapkan mampu menekan peredaran rokok dan minuman keras ilegal, sekaligus melindungi penerimaan negara dan kesehatan masyarakat di Kaltim. (SON)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Bea Cukai SamarindaRokok ilegal
Previous Post

Kisah Malaikat Pencabut Nyawa dalam Ihya Ulumuddin: Ajal Tak Pernah Salah Alamat

Next Post

Sejak 2024 Pajak Parkir Mie Gacoan di Samarinda Tak Masuk Kas Daerah

BACA JUGA

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

13 Juli 2026 | 22:26
Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

13 Juli 2026 | 22:04
Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang Konflik Iran–Israel Memanas, Kemenhaj Kaltim Imbau Calon Jemaah Tunda Umrah 4.149 Marbot di Kaltim Masuk Daftar Penerima Umrah Gratis, Anggaran Tembus Rp33 Miliar Daftar Nama Marbot dan Penjaga Rumah Ibadah di Kutim yang Diberangkatkan Umrah dan Perjalanan Religi Arab Saudi Ultimatum Jemaah Umrah: Pulang sebelum 29 April atau Penjara Bus Jemaah Umrah WNI Kecelakaan di Arab Saudi, 6 Orang Meninggal Dunia

Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang

13 Juli 2026 | 21:22
Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

13 Juli 2026 | 21:07
Next Post
Sejak 2024 Pajak Parkir Mie Gacoan di Samarinda Tak Masuk Kas Daerah

Sejak 2024 Pajak Parkir Mie Gacoan di Samarinda Tak Masuk Kas Daerah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

11 Juli 2026 | 00:32
Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

11 Juli 2026 | 00:37
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Proyek Pipa Jalan S Parman Bontang Makan Korban, 3 Motor Sudah Tumbang!

Proyek Pipa Jalan S Parman Bontang Makan Korban, 3 Motor Sudah Tumbang!

11 Juli 2026 | 15:05

Terbaru

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved