• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 18, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Sambangi Kemensos, Bontang Butuh Data BNBA untuk Atasi Kemiskinan

Suriadi Said by Suriadi Said
30 April 2025 | 07:51
Reading Time: 2 mins read
2
Sambangi Kemensos, Bontang Butuh Data BNBA untuk Atasi Kemiskinan

Agus Haris mengunjungi Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Sosial Republik Indonesia, Senin (29/4/2025). [FOTO HAYAT]

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Bontang, PRANALA.CO – Pemerintah Kota Bontang terus berupaya memperkuat akurasi data sosial untuk menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran. Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, menyambangi kantor Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Sosial Republik Indonesia di Jakarta, Senin (29/4/2025).

Di ruang rapat lantai 2 Gedung Pusdatin, pertemuan berlangsung serius namun hangat. Agus Haris datang tidak sendiri. Ia didampingi Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Bontang, drg. Toetoek Pribadi Ekowati, serta perwakilan dari Bagian Hukum Setda. Kedatangan mereka diterima langsung Ketua Tim Penggunaan dan Diseminasi Data Pusdatin Kemensos, Raden Roro Endah Noorwidayati.

PILIHAN REDAKSI

Bukan Hanya Padamkan Api, Damkar Bontang Evakuasi Lansia Stroke ke Rumah Sakit

Bukan Hanya Padamkan Api, Damkar Bontang Evakuasi Lansia Stroke ke Rumah Sakit

13 Juli 2026 | 15:40
Gerai Baru Indomaret di Bontang Barat Diprotes, Warung Kecil Mulai Ketar-Ketir

Gerai Baru Indomaret di Bontang Barat Diprotes, Warung Kecil Mulai Ketar-Ketir

9 Juli 2026 | 21:29

Tujuan utama kunjungan ini adalah satu: mempercepat pembaruan dan integrasi data sosial Kota Bontang ke dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSN), yang akan menggantikan berbagai basis data sosial sebelumnya seperti DTKS, data kemiskinan ekstrem, dan Regsosek.

“DTSN ini akan menjadi satu-satunya rujukan resmi dalam program perlindungan sosial di Indonesia. Dengan data yang terintegrasi, kita bisa mencegah tumpang tindih dan memastikan bantuan sosial benar-benar sampai ke yang berhak,” jelas Endah.

Namun, proses transisi ini tidak tanpa tantangan. Salah satunya adalah akses terhadap data By Name By Address (BNBA) yang menjadi bagian penting dari DTSN. Data ini memungkinkan pelacakan penerima manfaat secara rinci berdasarkan nama dan alamat. Sayangnya, hingga kini, akses penuh terhadap data BNBA masih terganjal oleh proses harmonisasi antar kementerian.

“Kami paham betul kebutuhan daerah akan data BNBA. Tapi kami masih menunggu sinkronisasi sistem antara Kemensos, Bappenas, dan Kemenko PMK,” kata Endah.

Wakil Wali Kota Agus Haris pun mengungkapkan keresahannya. Ia menyoroti bahwa banyak data sosial di Bontang sudah tidak relevan dan perlu segera dimutakhirkan. Pemerintah kota, katanya, siap merumuskan Surat Keputusan (SK) Wali Kota sebagai dasar acuan kebijakan sosial baru—namun itu butuh data yang valid.

“Kalau kita tak punya akses data BNBA, bagaimana bisa membuat kebijakan yang akurat? Sementara di lapangan, banyak masyarakat yang masih butuh intervensi,” ujar Agus.

Meski belum bisa menggenggam data pusat, Pemkot Bontang tak ingin tinggal diam. Agus mengatakan, setelah kembali ke Bontang, ia akan mengumpulkan semua pemangku kepentingan: dari pendamping sosial, operator data, hingga bagian hukum, untuk duduk bersama dan merancang solusi lokal sambil menunggu regulasi pusat rampung.

“Kami akan jalankan pemutakhiran data secara mandiri, lewat para petugas PKH dan pendamping sosial yang bekerja langsung di lapangan,” ujarnya Wawali Agus Haris.

Senada dengan itu, drg. Toetoek Pribadi Ekowati menambahkan bahwa data BNBA sangat krusial, terutama untuk merancang program-program pendidikan alternatif seperti Sekolah Rakyat yang tengah digagas. Tanpa data akurat, perencanaan dan evaluasi hanya akan jadi teori di atas kertas.

“Kalau kita ingin tahu berapa anak usia sekolah yang belum sekolah, ya harus ada datanya. Dan itu hanya bisa diketahui lewat BNBA,” ucap Toetoek.

Ke depan, ia berharap integrasi DTSN bisa berjalan lancar, sehingga pemerintah daerah seperti Bontang bisa lebih mandiri dalam menetapkan prioritas kebijakan sosial yang sesuai dengan kebutuhan warganya. (*)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: BontangWarga Miskin
Previous Post

Ekonomi Kaltim Tumbuh 6,12 Persen, Batu Bara Masih Perkasa

Next Post

Beda Gaya Dua Gubernur Kaltim dan Jabar: Satu Aktif di Sosmed, Satu Tajir Melintir

BACA JUGA

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

13 Juli 2026 | 22:26
Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

13 Juli 2026 | 22:04
Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang Konflik Iran–Israel Memanas, Kemenhaj Kaltim Imbau Calon Jemaah Tunda Umrah 4.149 Marbot di Kaltim Masuk Daftar Penerima Umrah Gratis, Anggaran Tembus Rp33 Miliar Daftar Nama Marbot dan Penjaga Rumah Ibadah di Kutim yang Diberangkatkan Umrah dan Perjalanan Religi Arab Saudi Ultimatum Jemaah Umrah: Pulang sebelum 29 April atau Penjara Bus Jemaah Umrah WNI Kecelakaan di Arab Saudi, 6 Orang Meninggal Dunia

Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang

13 Juli 2026 | 21:22
Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

13 Juli 2026 | 21:07
Next Post
Beda Gaya Dua Gubernur Kaltim dan Jabar: Satu Aktif di Sosmed, Satu Tajir Melintir

Beda Gaya Dua Gubernur Kaltim dan Jabar: Satu Aktif di Sosmed, Satu Tajir Melintir

Comments 2

  1. Ping-balik: Sepanjang 2024 Ada 73 Kasus Bencana di Bontang, Banjir Masih jadi Momok - Pranala.co
  2. Ping-balik: Wali Kota: Kemiskinan Ekstrem di Bontang Nihil - PRANALA.CO

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Modal Gunting Besi, Pria di Kutim Gasak 18 Tabung Gas Melon

Modal Gunting Besi, Pria di Kutim Gasak 18 Tabung Gas Melon

11 Juli 2026 | 21:45
Wali Kota Bontang Tantang 132 Mahasiswa KKN Unmul: Jangan Cuma Cat Gapura!

Wali Kota Bontang Tantang 132 Mahasiswa KKN Unmul: Jangan Cuma Cat Gapura!

13 Juli 2026 | 13:59
Cekcok di Kafe Sambaliung Berujung Penikaman, Pelaku Dikepung Polres Berau di Atas Kapal

Cekcok di Kafe Sambaliung Berujung Penikaman, Pelaku Dikepung Polres Berau di Atas Kapal

13 Juli 2026 | 12:38

Terbaru

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved