• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Jumat, Juli 17, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Sekolah Rakyat di Teluk Lingga, Ikhtiar Sunyi Kutim Membuka Masa Depan Anak Kurang Mampu

Suriadi Said by Suriadi Said
13 Januari 2026 | 21:21
Reading Time: 2 mins read
0
Kutim Pilih Jalan Simono untuk Sekolah Rakyat, Ini Alasannya Sekolah Rakyat di Teluk Lingga, Ikhtiar Sunyi Kutim Membuka Masa Depan Anak Kurang Mampu

Kepala Dinas Sosial Kutim, Ernata Hadi Sujito.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, SANGATTA — Di Jalan Simono, Kelurahan Teluk Lingga, Kutai Timur (Kutim) hamparan lahan seluas 8 hektare itu belum ramai. Namun di sanalah harapan mulai ditanam. Pelan. Tapi pasti.

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) sedang menyiapkan sekolah rakyat. Sebuah sekolah berasrama. Gratis. Bertaraf internasional. Ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

PILIHAN REDAKSI

Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

13 Juli 2026 | 21:07
Direksi Bankaltimtara Tak Diperpanjang, Wajib Ikut Seleksi Ulang sesuai POJK Dari Bank DKI ke Bankaltimtara, Ini Rekam Jejak Romy Wijayanto yang Dipilih Jadi Dirut Kinerja Turun dan Terseret Kasus, Alasan Dirut Bankaltimtara Diganti

Direksi Bankaltimtara Tak Diperpanjang, Wajib Ikut Seleksi Ulang sesuai POJK

11 Juli 2026 | 20:46

Sekolah ini bukan proyek biasa. Ia dirancang menampung sekira 1.500 orang. Mulai siswa, guru, hingga pengelola. Dari jenjang sekolah dasar, menengah pertama, hingga menengah atas.

Seluruh pembiayaan pembangunan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah pusat yang membangun. Kutim hanya menyiapkan lahan. Dan tugas itu kini hampir selesai.

Kepala Dinas Sosial Kutim, Ernata Hadi Sujito, bercerita awal mula gagasan ini. Proposal sekolah rakyat diajukan ke Kementerian Sosial pada Desember 2025. Awalnya, lahan yang ditawarkan seluas 5 hektare. Namun arah kebijakan berubah.

“Disarankan oleh Kementerian Sosial luasannya delapan hektare. Supaya fasilitasnya bisa lengkap,” ujar Ernata, Selasa (13/1/2026).

Arahan itu langsung dilaporkan kepada Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman. Tak berlama-lama. Keputusan diambil cepat. Lahan diperluas. Proses administrasi dipercepat.

“Pak Bupati langsung setuju. Kami bergerak. Surat perluasan lahan dari pertanahan insyaallah segera rampung,” kata Ernata.

Di atas lahan 8 hektare itu, sekolah rakyat akan berdiri sebagai kawasan pendidikan terpadu. Gedung SD, SMP, dan SMA berdampingan dengan asrama masing-masing jenjang. Fasilitas penunjang disiapkan terpisah namun saling terhubung.

Ada ruang makan khusus tiap tingkat. Lapangan olahraga untuk setiap jenjang. Juga satu lapangan besar. Tempat seluruh siswa berkumpul. Upacara. Bertemu. Menjadi satu.

“Kalau hanya 5 hektare, ada fasilitas yang tidak bisa dibangun. Makanya harus delapan hektare,” jelas Ernata.

Dari sisi akademik, sekolah ini dirancang dengan rombongan belajar terbatas. Dua rombel per tingkat. SD memiliki 12 kelas dari kelas 1 hingga 6. SMP dan SMA masing-masing enam kelas. Setiap kelas berisi 25 siswa. Seluruhnya wajib tinggal di asrama.

Sekolah rakyat ini bukan kerja satu dinas. Ia lahir dari kerja tim. Dinas Sosial menjadi sekretariat. Namun prosesnya melibatkan banyak pihak. Dinas PU, Perkim, Lingkungan Hidup, Pertanahan, Bappeda, BPKAD, hingga instansi teknis lainnya.

“Ini kerja bersama. Kalau nanti berhasil, itu sukses tim. Bukan satu dinas,” ujar Ernata.

Urusan lahan ditangani Dinas Pertanahan dan BPKAD. Pembangunan fisik sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat, melalui Kementerian PUPR.

“Daerah hanya menyiapkan lokasi. Yang membangun pusat,” katanya.

Soal waktu pembangunan, Pemkab Kutim kini menunggu keputusan kementerian. Semua bergantung pada rampungnya administrasi lahan.

Untuk seleksi siswa, mekanismenya juga disiapkan ketat. Dinas Sosial akan mendampingi Badan Pusat Statistik (BPS). Verifikasi keluarga miskin dilakukan langsung ke lapangan.

“Data ada di BPS. Kami mendampingi untuk verifikasi faktual,” jelas Ernata.

Sekolah rakyat ini diharapkan menjadi ruang aman. Anak-anak bisa belajar. Tinggal. Makan. Berkembang. Tanpa cemas soal biaya.

“Bapak Bupati sangat mendukung. Kita sama-sama berdoa agar ini berjalan lancar,” ujar Ernata.

Pemilihan lokasi Simono pun bukan kebetulan. Analis Kebijakan Dinas Pertanahan Kutim, Arham, menjelaskan penetapan lokasi dilakukan melalui rapat lintas perangkat daerah.

Awalnya ada beberapa opsi. Termasuk lahan di Jalan Guru Besar, dekat Sekolah Luar Biasa. Namun biaya pematangan lahannya dinilai terlalu besar.

“Kontur di Simono lebih efisien. Biaya pematangan lebih rendah. Lokasinya juga strategis,” kata Arham.

Dari total 20 hektare aset Pemkab Kutim di kawasan Simono, delapan hektare dialokasikan untuk sekolah rakyat. Status lahannya bersih. Tak ada sengketa.

“Clear and clean. Pemetaan selesai. Lahan siap,” tegas Arham. (RE)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami 

Tags: Pemkab KutimSekolah Rakyat
Previous Post

Bantuan Seragam hingga Buku di Kutim Terancam Tertunda, Ini Sebabnya

Next Post

40 Ribu Lebih Rumah Rusak di Kaltim, Banjir dan Kebakaran Dominasi Bencana 2025

BACA JUGA

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

13 Juli 2026 | 22:26
Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

13 Juli 2026 | 22:04
Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang Konflik Iran–Israel Memanas, Kemenhaj Kaltim Imbau Calon Jemaah Tunda Umrah 4.149 Marbot di Kaltim Masuk Daftar Penerima Umrah Gratis, Anggaran Tembus Rp33 Miliar Daftar Nama Marbot dan Penjaga Rumah Ibadah di Kutim yang Diberangkatkan Umrah dan Perjalanan Religi Arab Saudi Ultimatum Jemaah Umrah: Pulang sebelum 29 April atau Penjara Bus Jemaah Umrah WNI Kecelakaan di Arab Saudi, 6 Orang Meninggal Dunia

Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang

13 Juli 2026 | 21:22
Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

13 Juli 2026 | 21:07
Next Post
40 Ribu Lebih Rumah Rusak di Kaltim, Banjir dan Kebakaran Dominasi Bencana 2025 Banjir Rendam Jalan Poros Muara Wahau Kutim, Salurkan Bantuan Pakai Perahu Ketinting

40 Ribu Lebih Rumah Rusak di Kaltim, Banjir dan Kebakaran Dominasi Bencana 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

11 Juli 2026 | 00:32
Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

11 Juli 2026 | 00:37
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Proyek Pipa Jalan S Parman Bontang Makan Korban, 3 Motor Sudah Tumbang!

Proyek Pipa Jalan S Parman Bontang Makan Korban, 3 Motor Sudah Tumbang!

11 Juli 2026 | 15:05

Terbaru

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved