Pranala.co, SAMARINDA – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda resmi mengambil langkah tegas dengan menutup Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Jalan Teuku Umar.
Keputusan ini diambil karena TPS tersebut kerap memicu kemacetan panjang, terutama di persimpangan Jalan Tengkawang menuju Teuku Umar.
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Samarinda, Boy Leonardo Sianipar, mengatakan masalah TPS Teuku Umar sudah lama menjadi perhatian.
“Setiap kali terjadi kemacetan, persoalan TPS ini selalu muncul. Lokasinya memang tidak ideal, berada di pinggir jalan raya dan dekat kantor DPRD Kaltim serta PUPR Provinsi,” jelas Boy, Selasa (16/9/2025).
Untuk memastikan layanan tetap berjalan, DLH menyiapkan tiga TPS alternatif, yakni: TPS Pasar Kedondong, TPS Jalan Adam Malik, TPS Lok Bahu di Jalan Nusyirwan Ismail.
Masyarakat juga dapat memindai QR code yang disediakan DLH untuk mengetahui lokasi TPS pengganti dengan lebih mudah.
Penutupan TPS Teuku Umar akan dimulai pada 22 September 2025. Sehari setelahnya, DLH bersama PUPR Provinsi Kaltim menurunkan alat berat untuk menghancurkan dan membersihkan area tersebut.
Boy menegaskan, langkah ini dilakukan demi meningkatkan kenyamanan warga dan kelancaran lalu lintas di kawasan strategis itu.
“Dengan penutupan ini, kami berharap arus kendaraan lebih lancar dan wajah kota semakin tertata,” pungkasnya. (TIA)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami















