• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Jumat, Juli 17, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Soal Pengadaan Mobil Dinas, Sekda Bontang Sebut Wajar, Pengamat: Lebih Baik untuk Tuntaskan Pengangguran

Suriadi Said by Suriadi Said
6 Oktober 2022 | 13:09
Reading Time: 2 mins read
0
ASN di Kutim Boleh Mudik Pakai Mobil Dinas, Ini Syaratnya! Soal Pengadaan Mobil Dinas, Sekda Bontang Sebut Wajar, Pengamat: Lebih Baik untuk Tuntaskan Pengangguran

Ilustrasi mobil dinas

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

pranala.co – Pengadaan mobil dinas Pemkot Bontang, dinilai wajar lantaran mobil operasional kepala daerah dan beberapa unsur forkopimda sudah berusia sekira lima sampai enam tahun.

Melalui data Sistem Informasi Rencana Umum Pemerintah alias Sirup, dalam APBD perubahan 2022 Pemkot mengalokasikan anggaran sekitar Rp 5,5 miliar untuk kendaraan mobil dinas Wali Kota dan Wakil Wali Kota, serta beberapa unsur forkopimda.

PILIHAN REDAKSI

Bandara Ujoh Bilang Mahulu Hampir Rampung, Siap Diresmikan Awal Februari 2026

Bandara Ujoh Bilang Mahulu Hampir Rampung, Siap Diresmikan Awal Februari 2026

8 Januari 2026 | 09:26
SK PPPK Paruh Waktu Bontang Rampung Dicetak, Pelantikan 20 Oktober Link Jadwal dan Syarat Seleksi PPPK di Bontang 214 PPPK Bontang Resmi Bertugas, Mayoritas di Posisi Tenaga Teknis

SK PPPK Paruh Waktu Bontang Rampung Dicetak, Pelantikan 20 Oktober

1 Oktober 2025 | 15:37

Pengadaan mobil dinas tersebut, merupakan agenda yang tertunda. Pasalnya, tahun lalu Pemkot Bontang tidak melakukan hal serupa karena pemerintah pusat menginstruksikan APBD difokuskan untuk penanganan Covid-19.

“Tahun lalu sudah direncanakan. Tapi memang tidak boleh, dan juga uangnya tidak cukup. Karena fokus anggaran hanya untuk Covid-19,” kata Sekda Bontang Aji Erlynawati, kepada pranala.co, Kamis (6/10/2022).

Hanya saja, kala dikonfirmasi soal detil kendaraan dinas Wali Kota dam Wawali Bontang saat ini. Iin sapaan dia, tidak dapat membeberkan secara rinci lantaran data tersebut berada di BPKAD Bontang.

“Detailnya ada di bagian aset. Saya tidak hafal detil-nya. Disana (BPKAD Bontang) semua datanya lengkap,” tegas dia.

Pun dirinya menyakini, bila pengadaan tersebut sudah melalui proses yang matang. Disertai dengan pertimbangan matang. Berdasarkan diskusi panjang bersama DPRD Bontang.

“Tidak ada anggaran lain yang digeser. Memang sudah terencana pengadaan ini,” terang dia.

Pengamat: Lebih Baik untuk Tuntaskan Pengangguran

Berbeda pandangan, Pengamat Sosial Politik Kaltim Sri Mulyani, menyatakan langkah pemerintah tersebut keliru. Muncul di tengah masyarakat dihantam paceklik pasca-kenaikan harga bahan bakar minyak alias BBM.

Meskipun kebijakan itu ada setelah melewati diskusi antara eksekutif maupun legislatif alias pemerintah. Akan tetapi, diperlukan rasa empati pemerintah. Melihat perekonomian masyarakat yang naik-turun akibat kebijakan kenaikan harga BBM. Ditambah dengan, masyarakat masih dalam ujian bangkit pasca Covid-19.

“Secara sosial, memang kebijakan pemerintah itu tidak elok. Karena masyarakat tengah berjuang untuk perekonomian secara mandiri,” tutur Akademisi Fakultas Ilmu Sosial Politik Unmul yang akrab disapa Sri tersebut.

Menurut dia, ada kebijakan yang belum populer. Namun santer dibahas publik. Yakni penggunaan kendaraan pribadi pejabat, dengan pola subsidi bahan bakar dan perawatan kendaraan dibebankan ke kas daerah.

Langkah itu lebih tepat, ketimbang pemerintah mempertaruhkan citranya ke publik dengan melakukan pengadaan kendaraan mewah.

“Meski belum populer dan belum jadi aturan kebijakan, itu bisa jadi solusi. Karena kebijakan yang keluar saat ini, saya nilai kurang elok,” ujarnya.

Lebih lanjut, dia bilang anggaran Rp 5,5 miliar lebih baik digunakan untuk mengentaskan masalah pengangguran di Bontang. Mengingat, kota yang dilabeli sebagai Kota Industri ini masih menyimpan masalah dengan pemuda produktif yang tidak bekerja.

Dengan langkah seperti itu, bisa menjawab kepedulian pemerintah atas keresahan masyarakat di tengah kenaikan harga BBM.

“Bagusnya anggaran itu untuk menuntaskan masalah pengangguran di Bontang. Agar tidak malu dengan label Kota Industri,” katanya.

Dirinya menyarankan kepada pemerintah untuk kembali melakukan monitoring anggaran, agar penggunaan APBD Bontang bisa lebih tepat sasaran.

“Karena kalau untuk menunjang kinerja lapangan, apakah memang perlu mobil semewah itu,” kata Dosen Aktif di Prodi Pembangunan Sosial Fisip Unmul itu. (*)

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari pranala.co. Mari bergabung di Grup Telegram “PRANALA.co”, caranya ketuk link https://t.me/pranaladotco , lalu join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Via: Sulaiman
Tags: Headline
Previous Post

Kaltim Matangkan Persiapan jadi Tuan Rumah PRB 2022

Next Post

Demi HUT Bontang, 1.250 Penari Jepen Tetap Latihan di Bawah Guyuran Hujan

BACA JUGA

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

13 Juli 2026 | 22:26
Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

13 Juli 2026 | 22:04
Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang Konflik Iran–Israel Memanas, Kemenhaj Kaltim Imbau Calon Jemaah Tunda Umrah 4.149 Marbot di Kaltim Masuk Daftar Penerima Umrah Gratis, Anggaran Tembus Rp33 Miliar Daftar Nama Marbot dan Penjaga Rumah Ibadah di Kutim yang Diberangkatkan Umrah dan Perjalanan Religi Arab Saudi Ultimatum Jemaah Umrah: Pulang sebelum 29 April atau Penjara Bus Jemaah Umrah WNI Kecelakaan di Arab Saudi, 6 Orang Meninggal Dunia

Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang

13 Juli 2026 | 21:22
Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

13 Juli 2026 | 21:07
Next Post
Demi HUT Bontang, 1.250 Penari Jepen Tetap Latihan di Bawah Guyuran Hujan

Demi HUT Bontang, 1.250 Penari Jepen Tetap Latihan di Bawah Guyuran Hujan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

11 Juli 2026 | 00:32
Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

11 Juli 2026 | 00:37
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Proyek Pipa Jalan S Parman Bontang Makan Korban, 3 Motor Sudah Tumbang!

Proyek Pipa Jalan S Parman Bontang Makan Korban, 3 Motor Sudah Tumbang!

11 Juli 2026 | 15:05

Terbaru

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved