• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 18, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Target 56 Hari, Bontang Berjuang Bebas Stunting lewat Dua Kali Makan Bergizi Sehari

Suriadi Said by Suriadi Said
9 Mei 2025 | 09:14
Reading Time: 2 mins read
2
Target 56 Hari, Bontang Berjuang Bebas Stunting lewat Dua Kali Makan Bergizi Sehari

Wali Kota Bontang pertemuan daring dengan 15 kelurahan di Command Center, Gedung 3D Lantai II, Jalan Awang Long, Selasa (6/5/2025) pagi.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Bontang, PRANALA.CO – Ada semangat yang tak biasa di Kota Bontang belakangan ini. Pemerintah kota yang dipimpin Wali Kota Neni Moerniaeni sedang berpacu dengan waktu. Targetnya jelas: dalam 56 hari ke depan, angka stunting — yang selama ini menjadi momok di kalangan balita — harus ditekan habis-habisan.

Langkah mereka tidak muluk-muluk. Sederhana, namun penuh ketekunan: memberikan makanan bergizi gratis kepada anak-anak yang sudah teridentifikasi mengalami stunting. Setiap hari, dua kali makan penuh nutrisi akan sampai ke tangan mereka. Tidak kurang. Tidak telat.

PILIHAN REDAKSI

Setahun MBG di Samarinda Belum Berdampak ke Stunting

Setahun MBG di Samarinda Belum Berdampak ke Stunting

13 Juli 2026 | 14:01
Rekor 100 Persen! Cara Keren Bontang Buru Stunting Sampai ke Rumah Warga Bontang Bidik Stunting Satu Digit, Soroti Sanitasi Pesisir (1)

Rekor 100 Persen! Cara Keren Bontang Buru Stunting Sampai ke Rumah Warga

17 Juni 2026 | 20:19

“Anak-anak yang stunting ini butuh asupan gizi yang konsisten. Jadi, kami akan berikan makanan bergizi dua kali sehari,” kata Wali Kota Neni.

Jika dirinci, satu kali makan bernilai sekira Rp15 ribu. Maka dalam sehari, asupan nutrisi yang diterima senilai Rp30 ribu. Tapi angka-angka itu hanya soal teknis. Yang lebih penting, kata Neni, adalah perubahan besar yang diharapkan muncul — baik di dalam tubuh anak-anak itu, maupun dalam pola hidup keluarga mereka.

Penanganan stunting memang tak sesederhana memberi makan bergizi. Neni paham betul itu. Ia menekankan bahwa masalah gizi kronis ini juga berakar pada pola hidup yang belum sehat: sanitasi buruk, lingkungan tak bersih, hingga penyakit kronis yang diam-diam ikut melemahkan pertumbuhan anak.

“Makanan bergizi ini hanya salah satu kunci. Yang tak kalah penting, kita ubah juga cara hidup menjadi lebih sehat. Bersihkan lingkungan, perbaiki sanitasi, dan tangani penyakit penyerta. Semua harus jalan bersamaan,” tegasnya.

Data Pemkot Bontang menunjukkan, saat ini ada sekira 1.500 balita yang masuk dalam kategori stunting. Angka ini cukup besar untuk ukuran kota pesisir yang hidup di tengah geliat industri. Dan karena itu, Pemkot tak mau santai-santai.

Wali Kota Neni yakin betul, program ini tak akan sia-sia jika semua pihak ikut terlibat. Pemerintah, tenaga kesehatan, kader posyandu, orang tua, dan masyarakat — semua harus jalan bareng.

“Kalau semua mendukung, saya optimis stunting di Bontang bisa kita atasi lebih cepat dari target,” katanya.

Program pemberian makanan bergizi ini, kata Neni, bukan program jangka pendek yang sekadar untuk memenuhi target angka. Ia berharap, upaya ini menjadi awal perubahan pola asuh dan pola hidup yang lebih baik di Bontang — agar generasi masa depan tumbuh sehat, kuat, dan cerdas. (*)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Stunting
Previous Post

Banjir Mulai Surut, 17 Kampung di Berau Kaltim Masih Terendam

Next Post

Jual Sabu dan Pil Haram, Wanita 45 Tahun Terjaring Polisi di Kukar

BACA JUGA

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

13 Juli 2026 | 22:26
Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

13 Juli 2026 | 22:04
Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang Konflik Iran–Israel Memanas, Kemenhaj Kaltim Imbau Calon Jemaah Tunda Umrah 4.149 Marbot di Kaltim Masuk Daftar Penerima Umrah Gratis, Anggaran Tembus Rp33 Miliar Daftar Nama Marbot dan Penjaga Rumah Ibadah di Kutim yang Diberangkatkan Umrah dan Perjalanan Religi Arab Saudi Ultimatum Jemaah Umrah: Pulang sebelum 29 April atau Penjara Bus Jemaah Umrah WNI Kecelakaan di Arab Saudi, 6 Orang Meninggal Dunia

Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang

13 Juli 2026 | 21:22
Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

13 Juli 2026 | 21:07
Next Post
Jual Sabu dan Pil Haram, Wanita 45 Tahun Terjaring Polisi di Kukar

Jual Sabu dan Pil Haram, Wanita 45 Tahun Terjaring Polisi di Kukar

Comments 2

  1. Ping-balik: Pustu ILP Gunung Telihan Bontang Resmi Dibuka, Akses Layanan Kesehatan Kini Lebih Dekat - Pranala.co
  2. Ping-balik: 1.753 Anak di Bontang Terancam Stunting, Berikut Daftar per Kelurahan - Pranala.co

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

11 Juli 2026 | 00:32
Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

11 Juli 2026 | 00:37
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Proyek Pipa Jalan S Parman Bontang Makan Korban, 3 Motor Sudah Tumbang!

Proyek Pipa Jalan S Parman Bontang Makan Korban, 3 Motor Sudah Tumbang!

11 Juli 2026 | 15:05

Terbaru

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved