• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 25, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Tekanan Fiskal 2026, Pemkot Bontang Kejar Bankeu Demi Jaga Kesejahteraan ASN

Suriadi Said by Suriadi Said
23 Januari 2026 | 21:05
Reading Time: 2 mins read
0
Tekanan Fiskal 2026, Pemkot Bontang Kejar Bankeu Demi Jaga Kesejahteraan ASN

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang menghadapi tantangan fiskal pada 2026 menyusul penurunan signifikan dana Bantuan Keuangan (Bankeu) dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Kondisi ini berimbas langsung pada struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), termasuk alokasi belanja pegawai yang diproyeksikan mencapai sekitar 32 persen.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menjelaskan bahwa secara regulasi belanja pegawai memang memiliki batasan tertentu. Namun, jika dihitung secara akumulatif dalam keseluruhan APBD, angkanya masih dapat ditekan agar tetap berada pada kisaran ideal.

PILIHAN REDAKSI

Wahai Pusat! Kapan Duit Rp402 Miliar Cair untuk Bontang?

Wahai Pusat! Kapan Duit Rp402 Miliar Cair untuk Bontang?

15 Juli 2026 | 17:26
Defisit Anggaran, Revitalisasi RS Tipe D dan GOR Bontang Dibatalkan RSUD Bontang Overkapasitas, Rencana Pembangunan Gedung C Mulai Digodok

Defisit Anggaran, Revitalisasi RS Tipe D dan GOR Bontang Dibatalkan

15 Juli 2026 | 07:13

“Kalau dihitung murni memang tidak bisa. Tetapi APBD itu akumulasi. Kalau dihitung secara keseluruhan, masih cukup dan tidak sampai melewati batas yang ditentukan,” ujar Neni, Selasa (19/1/2026).

Penurunan Bankeu membuat Pemkot Bontang harus memutar otak untuk menjaga keseimbangan fiskal sekaligus memastikan kesejahteraan aparatur sipil negara (ASN). Salah satu langkah yang ditempuh adalah mengupayakan tambahan Bankeu dari APBD Provinsi Kalimantan Timur.

“Kalau kita tidak mengejar bantuan keuangan, kasihan pegawai. Dikhawatirkan nanti TPP mereka bisa dipotong. Apalagi banyak pegawai yang sudah mengajukan kredit di bank,” katanya.

Tekanan fiskal kian terasa karena dana bagi hasil (DBH) yang diterima Bontang pada tahun ini juga mengalami penurunan tajam. Situasi tersebut mendorong Neni untuk memperkuat komunikasi politik dengan para wakil rakyat di tingkat provinsi.

“Kita punya banyak anggota DPRD di provinsi, ada dari daerah pemilihan Bontang, Kutai Timur, dan Berau. Kita akan meminta dukungan mereka,” ucapnya.

Sebagai gambaran, Bankeu Provinsi Kalimantan Timur yang diterima Kota Bontang pada 2025 tercatat sebesar Rp226 miliar. Pada 2026, angka tersebut menyusut drastis menjadi Rp88 miliar. Menurut Neni, penurunan ini bukan semata dialami Bontang, melainkan hampir seluruh daerah di Kalimantan Timur.

“Ini bukan hanya Bontang. Ada 14 kabupaten dan kota lain yang juga mengalami hal serupa karena dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah memang menurun,” ujar Neni, Sabtu (3/1/2026), usai menghadiri peringatan Hari Amal Bakti Kementerian Agama di Bontang.

Meski demikian, Neni meminta masyarakat tidak bersikap pesimistis. Ia menegaskan peluang penambahan anggaran masih terbuka melalui pembahasan APBD Perubahan setelah evaluasi kinerja dan kemampuan keuangan daerah dilakukan.

“Masih ada APBD Perubahan. Kita lihat nanti bagaimana perkembangan fiskalnya,” katanya.

Di tengah keterbatasan anggaran, Pemkot Bontang memilih bersikap realistis dengan menetapkan skala prioritas pembangunan. Salah satu fokus utama pada 2026 adalah penanganan banjir, persoalan krusial yang hingga kini masih membayangi Kota Bontang dan menjadi kebutuhan mendesak masyarakat. (FR)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: APBD Bontang
Previous Post

Dijadwalkan Februari 2026, Bandara APT Pranoto Samarinda Siap Buka Rute Internasional

Next Post

Tarif Air Samarinda Naik 9 Persen, Diklaim Masih Paling Murah di Kaltim

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Ancaman Musim Kemarau, Wilayah Hilir Samarinda Berpotensi Kekurangan Air Bersih Ancaman Air Laut Masuk Mahakam, Wilayah Hilir Samarinda Berpotensi Kekurangan Air Bersih Tarif Air Samarinda Naik 9 Persen, Diklaim Masih Paling Murah di Kaltim Perumdam Tirta Kencana Samarinda Lakukan Perawatan, Distribusi Air di Wilayah Ini Terganggu

Tarif Air Samarinda Naik 9 Persen, Diklaim Masih Paling Murah di Kaltim

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

26 Juni 2026 | 21:44
Badak LNG Hidupkan Kembali Train F di Kilang Gas Bontang Badak LNG Buka Program Magang COOP bagi Mahasiswa Bontang, Berikut Syarat dan Tahapan Seleksinya Ditemukannya Gas Jumbo di Kaltim, Badak LNG Berpotensi Hidupkan Lagi 3 Kilang

Badak LNG Hidupkan Kembali Train F di Kilang Gas Bontang

14 Agustus 2024 | 07:37
Kasat Intelkam Polresta Balikpapan Berganti, Kini Dijabat Kompol Sumardi

Kasat Intelkam Polresta Balikpapan Berganti, Kini Dijabat Kompol Sumardi

19 Juni 2024 | 19:18

WN Korsel Tewas usai Lompat dari Lantai 23 Apartemen di Balikpapan

2 Juni 2022 | 19:59
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved