• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Juli 22, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

UPDATE: 30 Nakes Positif Hasil Rapid Tes, 24 Diantaranya dari RSIB Yabis

Suriadi Said by Suriadi Said
25 April 2020 | 22:01
Reading Time: 2 mins read
0
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

UPDATE: 30 Nakes Positif Hasil Rapid Tes, 24 Diantaranya dari RSIB Yabis

SEBANYAK 112 tenaga kesehatan di Kota Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim) menjalani rapid test alias tes cepat. Hasilnya, 30 di antaranya terkonfirmasi positif Corona (COVID-19) dari hasil rapid test. Jumlah ini bertambah sebelumnya hanya 21 nakes positif per Pukul 14.00 Wita.

“Angka 21 orang itu didapat per pukul 14.00 Wita saat rilis dibuat. Namun, dalam perkembangannya per sore berjumlah 30 orang nakes,” jelas Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni kala dihubungi Pranala.co, Sabtu (25/4).

Jumlah 24 dari 30 tenaga kesehatan di Bontang itu merupakan pegawai Rumah Sakit Islam Bontang (RSIB). Mereka juga menjalani isolasi mandiri. RS tersebut adalah RS yang sempat merawat bocah 8 tahun yang meninggal.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni pun menekankan, rapid test tersebut tidak ada hubungannya dengan pasien berstatus PDP yang berusia delapan tahun. Pasien anak tersebut sebelumnya memang dinyatakan positif COVID-19 dari hasil rapid test namun kemudian meninggal dunia.

“Kebetulan saja, pas pasien itu dirujuk ke RSUD Taman Husada Bontang, pesanan alat rapid test kami datang, jadi langsung kita lakukan tes ke seluruh tenaga kesehatan yang punya kontak dengan pasien positif,” jelasnya kepada Pranala.co, Sabtu (25/4) malam.

Lanjut Neni, kini 30 tenaga medis tersebut sudah menjalani isolasi. Rapid test dilakukan untuk mendeteksi dini kemungkinan penularan COVID-19. Semuanya menjalani isolasi, baik secara mandiri maupun yang diorganisir rumah sakit dan dinas kesehatan.

Dilanjutkan dia, sebagian besar tenaga kesehatan itu, menjalani karantina di Hotel Grand Mustika. Sisanya isolasi mandiri di rumah.

“Ada yang karantina di Hotel Grand Mustika, sementara keluarga petugas kesehatan itu juga menjalani isolasi mandiri di rumah,” imbuhnya.

PILIHAN REDAKSI

Diundang Ngopi, Ormas Diduga ‘Dikondisikan', Kesbangpol Kaltim: Murni Silaturahmi, Bukan Redam Aksi Meski Dikumpulkan Kesbangpol, Gelombang Aksi 21 April Menguat, Siap Kepung Kantor Gubernur dan DPRD Kaltim

Diundang Ngopi, Ormas Diduga ‘Dikondisikan’, Kesbangpol Kaltim: Murni Silaturahmi, Bukan Redam Aksi

13 April 2026 | 16:01
Bandara Ujoh Bilang Mahulu Hampir Rampung, Siap Diresmikan Awal Februari 2026

Bandara Ujoh Bilang Mahulu Hampir Rampung, Siap Diresmikan Awal Februari 2026

8 Januari 2026 | 09:26

RSIB Yabis dan RSUD Bontang Tutup Sebagian Pelayanan

BEREDAR di media bahwa di Kota Bontang ada 2 RS yang tutup sebagai akibat kasus kematian PDP11. Hal tersebut tidak tepat. Yang terjadi saat ini adalah, RSIB Yabis sebagai tempat perawatan pasien melakukan tindakan antisipasi

Menurut Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Bontang, dr Bahaudin saat vidcon dengan awak media menerangkan bahwa saat ini RSIB Yabis sebagai tempat perawatan pasienmelakukan tindakan antisipasi.

Antara lain, membuat kebijakan dengan melakukan penutupan Instalasi Gawat Darurat, Rawat Inap, Poli Spesialis Anak, Poli spesialis radiologi, IGD Kebidanan, Poli Kandungan serta Rawat Inap terhitung mulai hari Kamis tanggal 23 April-7 Mei 2020.

Bukan itu saja, desinfeksi ke seluruh wilayah sarana dan prasarana Rumah Sakit sesuai dengan Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) untuk mencegah penularan COVID-19. Isolasi mandiri terhadap 24 (dua puluh empat) pegawai RSIB Yabis yang diduga kontak dengan pasien status PDP yang telah meninggal dunia.

“Jadi beberapa informasi dalam bentuk notifikasi whatsapp yang beredar bukan bersumber dari RSIB Yabis,” tegas dia.

Sementara untuk RSUD Taman Husada Bontang sebagai Pusat Rujukan COVID-19 (sesuai SK Menkes) menerapkan pembatasan pelayanan poliklinik dan menutup rawat jalan sebagai upaya pencegahan penyebaran.

Dalam rangka deteksi dini dan dan kewaspadaan terhadap penyebaran COVID-19, dilakukan rapid tes secara bertahap terhadap petugas pelayanan kesehatan. Saat ini ada 21 petugas dengan hasil rapid tes positif dikarantina di Hotel Grand Mustika, keluarga petugas melakukan isolasi
mandiri di rumah. (*)

Tags: Covid-19HeadlineKalimantan Timur
Previous Post

Update Covid-19 Kaltim: 12 Kasus Positif, Kutim Terbanyak

Next Post

Pupuk Kaltim Raih 4 Penghargaan Public Relations

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post

Pupuk Kaltim Raih 4 Penghargaan Public Relations

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Fakta-Fakta Dugaan Kelalaian Medis di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim yang Berujung Bayi Meninggal

Fakta-Fakta Dugaan Kelalaian Medis di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim yang Berujung Bayi Meninggal

16 Juli 2026 | 08:28
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved