• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Jumat, Juli 24, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Suara

Wajib Disimak! Wali Kota Bontang Dua Periode, Sofyan Hasdam Bagikan 8 Poin Soal Tes Covid-19

Suriadi Said by Suriadi Said
4 Mei 2020 | 11:16
Reading Time: 2 mins read
2
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

WALI KOTA Bontang dua periode, Sofyan Hasdam membagi kisi-kisi praktis soal pemahaman tes Covid-19. Tujuannya agar tidak timbul konflik antara pihak rumah sakit atau petugas kesehatan pada setiap keputusan diambil.

Ada delapan poin yang pria yang juga dokter syaraf itu bagikan. Berikut 8 poin penting tersebut;

PILIHAN REDAKSI

VIDEO: Sofyan Hasdam Minta Pemprov Kaltim Tak Hapus Bankeu Andi Sofyan Hasdam: Koperasi Merah Putih Bisa Sukses Seperti Indomaret

VIDEO: Sofyan Hasdam Minta Pemprov Kaltim Tak Hapus Bankeu

30 April 2026 | 13:26
VIDEO: Sofyan Hasdam Minta Pemprov Kaltim Tak Hapus Bankeu Andi Sofyan Hasdam: Koperasi Merah Putih Bisa Sukses Seperti Indomaret

Andi Sofyan Hasdam: Koperasi Merah Putih Bisa Sukses Seperti Indomaret

24 Juli 2025 | 23:51
  • Bagi mereka yang datang dari daerah merah (PSBB), harus mengisolasi diri selama 14 hari. Dianjurkan dilakukan Rapid test Covid-19. Jika hasilnya non reaktif atau negatif, dianjurkan diulangi sekira 10 hari atau 14 hari kemudian. Mengapa perlu di ulangi? Sebab, rapid test memeriksa antigen (zat anti yang di bentuk oleh tubuh jika kemasukan virus corona). Jadi kalau baru terpapar covid-19, antigen belum terbentuk sehingga perlu diulangi setelah antigen terbentuk dan pembentukannya memerlukan waktu beberapa hari.
  • Jika datang dari daerah merah dan rapid test reaktif (positif) harus dilakukan test PCR (Polymerase chain reaction) atau dikenal test swab. Sebab, test swab ini memeriksa adanya virus covid 19 dalam tubuh orang tersebut. Jika test swab negatif ? Apakah test rapid salah ? Belum tentu salah karena yang diperiksa dengan test rapid adalah antigen. Artinya, orang ini pernah terpapar oleh virus corona atau virus lain.
  • Jika rapid test reaktif, orang ini mutlak mengisolasi diri. Tujuannya agar keluarga dan orang lain tidak tertular.
  • Jika ada orang sakit dan berobat ke rumah sakit, hendaknya secara jujur menyampaikan riwayat penyakitnya kepada petugas kesehatan. Termasuk riwayat apakah pernah berpergian ke daerah lain. Beberapa petugas kesehatan yang jadi korban covid-19 karena ketidakterbukaan pasien.
  • Dalam hal yang berobat ke fasilitas kesehatan (seperti poin 4) memiliki gejala covid-19 (batuk, demam, suara serak, sesak nafas) maka orang ini harus diperlakukan sebagai penderita covid-19. Segera dilakukan test rapid. Jika non reaktif, harus dilakukan test swab.
  • Dalam hal pasien seperti nomor 5 di atas (menunggu hasil test swab), tiba-tiba pasien ini meninggal dunia, pemularasan jenazahnya harus diperlakukan sebagai covid-19.
  • Dalam hal test rapid reaktif (pada kasus nomor 5) maka pasien ini harus diobati dengan standar covid-19. Pada pasien ini harus dilakukan test PCR (swab). Jika menunggu hasil test PCR (hasilnya menunggu beberapa hari) ternyata pasien ini meninggal, pemularasan jenazahnya harus dilakukan dengan ptotap covid-19.
  • Jika setelah pasien (kasus nomor 6 dan 7) dimakamkan dan hasil test PCR (swab) negatif, tidak ada prosedur lain. Setidaknya keluarga yang di tinggalkan sudah bisa bebas dari isolasi diri.

“Inilah beberapa kisi yang perlu di ketahui untuk mencegah kesalah fahaman dalam setiap prosedur yang dilakukan pihak rumah sakit. Semoga kita yang masih diberikan nikmat sehat oleh Allah dapat kita jaga dengan mengikuti petunjuk pemerintah dg melakukan distancing ( jaga jarak), kerja, belajar dan beribadah di rumah,” imbau Sofyan. (*)

Tags: CoronaCovid-19Sofyan Hasdam
Previous Post

6 Kelurahan di Bontang Zona Merah, Polres Tingkatkan Patroli

Next Post

Rutin Bagikan Sembako tiap Bulan, FBR: Saya Ingin Bermanfaat untuk Warga

BACA JUGA

Cerita Luthfy Azka Nararya, Siswa Bontang Menembus Garis Takdir Paskibraka di Istana Negara

Cerita Luthfy Azka Nararya, Siswa Bontang Menembus Garis Takdir Paskibraka di Istana Negara

29 Juni 2026 | 09:11
OPINI: Hak Angket Kaltim di Persimpangan, Antara Transparansi Publik dan Kalkulasi Politik

OPINI: Hak Angket Kaltim di Persimpangan, Antara Transparansi Publik dan Kalkulasi Politik

17 Juni 2026 | 11:22
Jemaah Haji Bontang Saksikan Pergantian Kiswah Kakbah di Awal Tahun Baru Hijriah

Jemaah Haji Bontang Saksikan Pergantian Kiswah Kakbah di Awal Tahun Baru Hijriah

16 Juni 2026 | 15:21
Revita Pratiwi, Perempuan di Balik Distribusi Pupuk Nasional dan Prestasi MB Pupuk Kaltim

Revita Pratiwi, Perempuan di Balik Distribusi Pupuk Nasional dan Prestasi MB Pupuk Kaltim

14 Juni 2026 | 00:39
Lewat Gantungan Kunci, Pemuda Kutim jadi Duta Literasi Keuangan OJK Kaltim-Kaltara 2026

Lewat Gantungan Kunci, Pemuda Kutim jadi Duta Literasi Keuangan OJK Kaltim-Kaltara 2026

9 Juni 2026 | 17:01
Dari Pulau Kecil di Pangkep, Nur Aulia Tembus Forum Internasional Tiga Negara

Dari Pulau Kecil di Pangkep, Nur Aulia Tembus Forum Internasional Tiga Negara

18 Mei 2026 | 09:01
Next Post

Rutin Bagikan Sembako tiap Bulan, FBR: Saya Ingin Bermanfaat untuk Warga

Comments 2

  1. Ping-balik: UPDATE! Hasil Rapid Test Reaktif, Anak Pegawai Faskes Bontang Berstatus OTG – Pranala.Co
  2. Ping-balik: Ini Cara Virus Corona Menyerang Tubuh – Pranala.Co

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

26 Juni 2026 | 21:44
Badak LNG Hidupkan Kembali Train F di Kilang Gas Bontang Badak LNG Buka Program Magang COOP bagi Mahasiswa Bontang, Berikut Syarat dan Tahapan Seleksinya Ditemukannya Gas Jumbo di Kaltim, Badak LNG Berpotensi Hidupkan Lagi 3 Kilang

Badak LNG Hidupkan Kembali Train F di Kilang Gas Bontang

14 Agustus 2024 | 07:37
Kasat Intelkam Polresta Balikpapan Berganti, Kini Dijabat Kompol Sumardi

Kasat Intelkam Polresta Balikpapan Berganti, Kini Dijabat Kompol Sumardi

19 Juni 2024 | 19:18

WN Korsel Tewas usai Lompat dari Lantai 23 Apartemen di Balikpapan

2 Juni 2022 | 19:59
Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bontang, Pertamina: Stok dan Distribusi Aman Kok

Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bontang, Pertamina: Stok dan Distribusi Aman Kok

16 Juli 2026 | 17:49

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved