• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Juli 22, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Wali Kota Bontang Tegaskan Tak Ada Dinas Luar Negeri, OPD Diminta Siaga Jelang Lebaran

Suriadi Said by Suriadi Said
15 Maret 2026 | 00:55
Reading Time: 2 mins read
0
Bontang Mulai Cemas Pembatasan SDA Picu Perlambatan Ekonomi Daerah Wali Kota Bontang Tegaskan Tak Ada Dinas Luar Negeri, OPD Diminta Siaga Jelang Lebaran Neni Moerniaeni Realisasikan Janji Politik, Pegiat Agama Bontang Terima Rp2 Juta APBD Bontang 2026 Disepakati Rp 1,99 Triliun, Masih Bisa Naik?

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang memastikan seluruh jajaran tetap fokus menjalankan pelayanan publik menjelang Hari Raya Idulfitri. Salah satu langkah yang diambil adalah meniadakan agenda perjalanan dinas ke luar negeri selama periode menjelang hingga masa libur Lebaran.

Kebijakan tersebut ditegaskan Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, sebagai bagian dari upaya menjaga kesiapsiagaan pemerintah daerah di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang hari raya.

PILIHAN REDAKSI

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Wali Kota Neni: Insentif Guru Mengaji di Bontang Aman Pemotongan

Wali Kota Neni: Insentif Guru Mengaji di Bontang Aman Pemotongan

12 Juli 2026 | 19:14

Menurut Neni, momentum Lebaran merupakan periode penting yang menuntut kesiapan pemerintah dalam berbagai sektor, mulai dari pelayanan publik, pengendalian harga kebutuhan pokok, hingga pengawasan kelancaran arus mudik.

“Menjelang Lebaran, aktivitas masyarakat meningkat. Karena itu pemerintah harus tetap fokus memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Untuk mendukung hal tersebut, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Bontang diminta tetap siaga dan memprioritaskan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Neni menegaskan bahwa kebijakan tidak melakukan perjalanan dinas ke luar negeri juga mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama.

Dengan tidak adanya agenda perjalanan dinas tersebut, jajaran pemerintah diharapkan dapat lebih fokus mengawal berbagai program pelayanan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan warga.

Selain itu, langkah tersebut juga dinilai sejalan dengan upaya efisiensi anggaran serta memastikan penggunaan anggaran daerah dilakukan secara lebih tepat sasaran.

Di sisi lain, Pemkot Bontang juga terus memantau berbagai kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri. Beberapa hal yang menjadi perhatian pemerintah antara lain stabilitas harga bahan pokok, kelancaran distribusi logistik, serta kesiapan layanan publik selama masa libur Lebaran.

Wali Kota Neni juga menjalin koordinasi dengan berbagai instansi terkait guna memastikan kondisi kota tetap aman dan kondusif selama periode Lebaran.

Diberitakan sebelumnya, pemerintah meminta para kepala daerah tetap berada di wilayah masing-masing. Kehadiran pimpinan daerah dinilai penting untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan, menjaga stabilitas harga bahan pokok, serta menjamin keamanan masyarakat selama libur Idulfitri.

Imbauan tersebut disampaikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 000.2.3/1171/SJ tertanggal 8 Maret 2026 tentang Penundaan Perjalanan ke Luar Negeri selama Libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Surat edaran itu ditujukan kepada seluruh gubernur, bupati, dan wali kota di Indonesia.

Melalui surat edaran tersebut, kepala daerah diingatkan agar tidak melakukan perjalanan ke luar negeri pada periode 14 hingga 28 Maret 2026. (ADS/BTG)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Pemkot Bontang
Previous Post

Intip PIN ATM Teman, Pemuda di Samarinda Diduga Tarik Uang Rp7,5 Juta

Next Post

Digitalisasi Pajak di Bontang Tembus 91 Persen

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Digitalisasi Pajak di Bontang Tembus 91 Persen

Digitalisasi Pajak di Bontang Tembus 91 Persen

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Fakta-Fakta Dugaan Kelalaian Medis di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim yang Berujung Bayi Meninggal

Fakta-Fakta Dugaan Kelalaian Medis di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim yang Berujung Bayi Meninggal

16 Juli 2026 | 08:28
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved