• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Selasa, Juli 21, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

4 Saksi Diperiksa Kasus Penikaman Penjaga Toko Kelontong di Balikpapan

Suriadi Said by Suriadi Said
26 Januari 2026 | 17:19
Reading Time: 2 mins read
0
4 Saksi Diperiksa Kasus Penikaman Penjaga Toko Kelontong di Balikpapan

Petugas kepolisian melakukan olah TKP terkait kasus penikaman yang menewaskan penjaga toko kelontong di Balikpapan. (Syahrul/Pranala.co)

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, BALIKPAPAN — Kasus penikaman yang menewaskan seorang penjaga toko kelontong berinisial AS (19) di Jalan MT Haryono, RT 08, Kelurahan Gunung Samarinda Baru, Kecamatan Balikpapan Utara, Senin (26/1/2026), hingga kini masih dalam penyelidikan kepolisian.

Aparat kepolisian terus mendalami keterangan saksi dan barang bukti guna mengungkap motif di balik peristiwa tersebut.

PILIHAN REDAKSI

3 Pembunuh Polisi Katingan Ditangkap di Samarinda, Bandar Narkoba Ikut Dibekuk

3 Pembunuh Polisi Katingan Ditangkap di Samarinda, Bandar Narkoba Ikut Dibekuk

10 Juli 2026 | 09:12
Pembunuh Penjaga Toko di Balikpapan Dituntut 18 Tahun, Ibunya Minta Seumur Hidup

Pembunuh Penjaga Toko di Balikpapan Dituntut 18 Tahun, Ibunya Minta Seumur Hidup

6 Juli 2026 | 17:34

Kapolsek Balikpapan Utara, AKP Agus Fitriadi, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian dari warga sekitar pukul 11.40 WITA. Petugas langsung bergegas menuju lokasi kejadian.

“Kami menerima informasi dari warga sekitar pukul 11.40 WITA terkait adanya peristiwa penikaman di kawasan Gunung Samarinda Baru, Kecamatan Balikpapan Utara,” ujar AKP Agus saat di temui di TKP kejadian.

Menurutnya, identitas korban diketahui merupakan pria berinisial AS (19), warga Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), yang sehari-hari bekerja sebagai penjaga toko kelontong di lokasi kejadian.

Sementara terkait pelaku, AKP Agus menyampaikan bahwa penyelidikan masih terus berlangsung. Polisi telah mengamankan sejumlah pihak, namun belum dapat menyimpulkan keterlibatan mereka secara pasti.

“Untuk pelaku, saat ini masih kami lakukan penyelidikan. Sudah ada yang kami amankan, (tetapi) kami masih membutuhkan waktu untuk pendalaman,” jelasnya.

Selain itu, polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap rangkaian peristiwa penikaman yang menewaskan seorang penjaga toko kelontong. “Saksi yang sudah kami periksa sejauh ini berjumlah empat orang,” katanya.

Dalam proses penyelidikan, aparat kepolisian turut mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, di antaranya pakaian korban, rekaman kamera pengawas (CCTV), serta sebuah topi.

“Barang bukti yang kami amankan berupa baju, CCTV, dan topi,” ungkap Agus.

Lebih lanjut, ia juga menanggapi berbagai spekulasi yang berkembang di masyarakat, termasuk dugaan perampokan maupun persoalan lain. Dalam kesempatan itu, Agus menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar.

“Bukan-bukan. Ini murni penikaman. Untuk motifnya masih akan kami dalami,” tegasnya.

Polisi memastikan penyelidikan akan terus dilakukan secara profesional hingga motif dan pelaku penikaman tersebut dapat terungkap secara jelas.

Di wartakan sebelumnya, Ketua RT 08 Gunung Samarinda Baru, Bambang Sriwaluyo, mengungkapkan bahwa informasi awal yang diterimanya menyebutkan kejadian tersebut diduga sebagai aksi perampokan.

“Awalnya memang disebut perampokan. Jadi saya langsung datang ke TKP dan korban sudah meninggal dunia, akibat ditikam,” kata Bambang.

Menurutnya, dugaan aksi perampokan itu mulai terpatahkan setelah kondisi warung diperiksa. Sebab, kondisi warung yag dijaga oleh korban justru terlihat rapi dan tidak menunjukkan tanda-tanda kerusakan kasus pencurian dengan kekerasan.

“Dari situ muncul dugaan ada persoalan pribadi atau dendam. Masalahnya barang tidak ada dibawa oleh pelaku,” sebutnya.

Korban diketahui hanya bekerja di toko kelontong tersebut, yang terbilang baru beroperasi dan belum lama menempati lokasi. Korban juga bukan warga tetap setempat karena belum tercatat secara administrasi di lingkungan RT.

“Korban hanya bekerja di situ, sebagai penjaga kelontong,” jelas Bambang.

Lebih lanjut, terkait diamankannya MN, Bambang mengatakan bahwa sejauh ini tidak pernah ada laporan atau keluhan warga mengenai adanya konflik terbuka antara korban dengan warga sekitar maupun pemilik warung lain di lokasi tersebut. (SR)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Pembunuhan
Previous Post

Diskominfo Bontang Migrasi Website OPD ke Laravel, Pj Sekda Ingatkan Konten Jangan Sekadar Seremonial

Next Post

Jajang Hermawan Resmi Pimpin BI Kaltim

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Inflasi Kaltim Januari 2026 Tetap Terkendali, Harga Pangan dan Transportasi Mulai Normal Jajang Hermawan Resmi Pimpin BI Kaltim

Jajang Hermawan Resmi Pimpin BI Kaltim

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved