• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 18, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

64 Ormas di Balikpapan “Hilang” dari Radar, Diminta Lapor Diri

Suriadi Said by Suriadi Said
20 Juni 2025 | 16:12
Reading Time: 2 mins read
0
64 Ormas di Balikpapan “Hilang” dari Radar, Diminta Lapor Diri

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Balikpapan, Sutadi.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, BALIKPAPAN – Legal di pusat, tapi hilang di daerah. Itulah kondisi 64 organisasi kemasyarakatan (ormas) di Balikpapan, Kaltim yang belum juga melaporkan keberadaannya ke pemerintah kota, meski sudah mendapat pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM.

Kepala Badan Kesbangpol Balikpapan, Sutadi, mengingatkan bahwa pelaporan ini bukan prosedur rumit. Hanya formalitas administratif yang penting: agar ormas itu benar-benar ada secara legal di mata daerah.

PILIHAN REDAKSI

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Hidup Sebatang Kara Usai Di-PHK, Pria Balikpapan Ditemukan Meninggal

Hidup Sebatang Kara Usai Di-PHK, Pria Balikpapan Ditemukan Meninggal

13 Juli 2026 | 14:39

“Mereka wajib melapor setelah mendapatkan pengesahan. Datang saja ke Kesbangpol. Kami siapkan surat korespondensi sebagai tanda terdaftar,” ujarnya, Jumat (20/6/2025).

Surat korespondensi itu bukan izin operasional. Tapi penting. Sebab menjadi bukti resmi bahwa ormas sudah masuk dalam sistem pendataan milik Pemkot Balikpapan, yang dikenal dengan nama Jatobes — Jaringan Organisasi Terdata dan Berbasis Sistem.

Kalau sudah terdata? Fasilitasnya banyak. Bisa ikut program pembinaan. Bisa mengajukan kerja sama. Bisa mendapat hibah.

Tapi kalau belum? “Ya belum bisa kami akomodasi. Kita juga tak tahu apakah mereka benar-benar eksis atau tidak,” jelas Sutadi.

Bukan cuma soal data. Kesbangpol juga menjalankan fungsi pengawasan. Saat ini, tiga ormas besar sedang dalam evaluasi karena aktivitasnya dinilai berpotensi menimbulkan keresahan masyarakat.

Namun pendekatannya tak keras. “Kami lebih suka pendekatan dialog. Kami datangi, ajak bicara, bangun komunikasi,” kata Sutadi.

Ia menyebut, pemerintah tidak sedang mencari musuh. Tapi ingin memastikan bahwa semua ormas yang bergerak di Balikpapan benar-benar membawa nilai kebangsaan, bukan sebaliknya.

Sutadi tak menampik bahwa secara hukum, ormas yang sudah mendapat pengesahan pusat boleh beraktivitas. Tapi itu bukan berarti bebas tanpa batas.

“Kita ingin mereka tetap menjaga ketertiban. Tidak melenceng dari aturan. Dan tetap menghormati nilai-nilai kebangsaan,” tegasnya.

Ia menambahkan, jika sebuah ormas punya program baik dan terdata resmi, pemerintah siap mendukung.

“Tapi jika sebaliknya—tidak melapor, tidak jelas kegiatannya, apalagi menimbulkan keresahan—maka pengawasan akan ditingkatkan,” ujarnya.

Bagi Sutadi, pendataan ini bukan bentuk represif. Justru sebaliknya. Ia ingin semua ormas merasa dilibatkan dan dibina.

“Silakan bergerak. Tapi jangan diam-diam. Jangan tiba-tiba ramai di lapangan, tapi tak terdata di sistem. Kita ingin kondusif, bukan konflik,” ucap Kepala Badan Kesbangpol Balikpapan, Sutadi.

[SYAHRUL]

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: BalikpapanOrmas
Previous Post

Hotel Atlet Samarinda Terbakar, DPRD Kaltim Desak Investigasi: Anggaran Rp111 M Tak Boleh Hangus Percuma

Next Post

Air Setinggi Perut di Balikpapan, DPRD Kaltim: Itu Bukan Banjir, Cuma Lagi Antre Keluar

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Air Setinggi Perut di Balikpapan, DPRD Kaltim: Itu Bukan Banjir, Cuma Lagi Antre Keluar

Air Setinggi Perut di Balikpapan, DPRD Kaltim: Itu Bukan Banjir, Cuma Lagi Antre Keluar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved