• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Minggu, Juli 19, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

8 Bulan Sawit Warga Batuah Kukar Tenggelam Lumpur, Diduga Limbah Tambang

Suriadi Said by Suriadi Said
26 Mei 2026 | 15:44
Reading Time: 2 mins read
0
8 Bulan Sawit Warga Batuah Kukar Tenggelam Lumpur, Diduga Limbah Tambang

Kondisi kebun sawit petani Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara (Kukar).

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

JERIT petani dari Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara (Kukar), makin keras terdengar. Sudah 8 bulan mereka hidup di tengah lumpur yang menenggelamkan kebun sawit, memutus sumber penghasilan, sekaligus menyisakan rasa marah yang belum reda.

Yang paling terpukul adalah para pemilik lahan produktif yang kini berubah seperti kubangan tanah mati. Lumpur setebal hampir 50 sentimeter menutup area perkebunan. Pohon sawit menguning, sebagian tumbang, sebagian lagi perlahan mati.

PILIHAN REDAKSI

Tambang Tak Lagi jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kaltim Rupiah Tembus Rp17.688, Industri Batu Bara Kaltim Mulai Tercekik Meski Batu Bara Tertekan, Ekonomi Kaltim Diproyeksi Menguat di 2026 Nilai Ekspor Kaltim Tembus Rp273 Triliun, Didominasi Komoditas Non Migas

Tambang Tak Lagi jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kaltim

16 Juli 2026 | 14:49
Tak Punya Kebun, Bontang Bidik Hilirisasi Sawit Rp5,6 T Investasi Hotel dan Perumahan di Bontang Mulai Tumbuh Modus Baru Penipuan OSS di Bontang Kaltim: Korban Tertipu Rp3,2 Juta Gegara Pesan "Resmi" Palsu Indomaret Gandeng UMKM Bontang, DPMPTSP: Peluang Besar Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kota Urus Izin Kini Cukup lewat WhatsApp, DPMPTSP Bontang Luncurkan Layanan “TERA” Realisasi Investasi Bontang Tembus Rp589 Miliar, 712 Lapangan Kerja Baru Tercipta Bontang Cari Investor untuk Bangun Hotel Bintang 3

Tak Punya Kebun, Bontang Bidik Hilirisasi Sawit Rp5,6 T

6 Juli 2026 | 09:12

Warga menduga kerusakan itu dipicu aktivitas pertambangan batubara milik PT Karya Putra Borneo (KPB) dan PT Anugrah Bara Kaltim (ABK). Air limbah disebut mengalir langsung ke area kebun tanpa pengolahan memadai.

Krisis ini berlangsung sejak Oktober 2025 dan hingga kini belum benar-benar selesai. Sekitar 5 hektar lahan warga terdampak. Kerusakan paling parah dialami lahan milik Muhtar, Asman, Suryadi, dan Agus Mujari dengan luas hampir 2 hektar.

Muhtar mengaku lelah menghadapi situasi yang tak kunjung menemukan titik terang. Ia mengatakan warga sudah berulang kali menyampaikan keberatan, namun solusi konkret belum juga terlihat.

“Banjir lumpur ini sudah berlangsung selama delapan bulan sejak Oktober 2025. Kami sangat dirugikan karena aktivitas tambang mengalirkan air limbah tanpa kolam pengendap atau pengolahan limbah, sehingga langsung mencemari kebun kami,” ujar Muhtar usai rapat dengar pendapat bersama Komisi I DPRD Kaltim, Selasa (26/5/2026).

Bagi warga, persoalan ini bukan sekadar soal tanah yang rusak. Ada kehidupan yang ikut terseret. Sawit yang selama ini menjadi penopang ekonomi keluarga mendadak kehilangan nilai.

Sekitar 50 persen tanaman sawit di area terdampak disebut mati. Tanah yang tertutup lumpur juga dinilai sulit dipulihkan dalam waktu cepat.

Di tengah kerugian itu, perusahaan sempat menawarkan skema ganti rugi. Nilainya berkisar Rp20 juta hingga Rp70 juta untuk lahan sekitar 2 hektar. Tawaran tersebut langsung ditolak warga.

Muhtar menilai angka itu jauh dari nilai ekonomi kebun sawit produktif yang selama bertahun-tahun menjadi sumber penghasilan masyarakat.

“Satu hektar sawit produktif bisa menghasilkan sekitar dua ton per bulan. Usia produktifnya sampai 25 tahun. Jadi angka yang mereka tawarkan sama sekali tidak sebanding dengan kerugian kami,” katanya.

8 Bulan Sawit Warga Batuah Kukar Tenggelam Lumpur, Diduga Limbah Tambang
Kondisi kebun sawit petani Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara (Kukar).

Warga kemudian mengajukan tuntutan ganti rugi sebesar Rp100 ribu per meter persegi. Angka itu disebut mengacu pada standar Dinas Perkebunan Kutai Kartanegara dan harga pasaran lahan di wilayah tersebut.

“Masyarakat meminta ganti rugi Rp100 ribu per meter persegi. Itu sudah sesuai standar Disbun Kukar dan harga tanah di sana,” tegas Muhtar.

Tak hanya soal nominal kompensasi, warga juga menolak tawaran tukar guling lahan yang berada di dalam wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) perusahaan.

Mereka mengaku tidak nyaman jika harus berkebun di area operasional tambang. Aktivitas petani disebut kerap dibatasi dan diawasi ketat oleh pihak keamanan perusahaan.

Situasi itu membuat sebagian warga merasa kehilangan rasa aman di lahan yang seharusnya menjadi ruang hidup mereka sendiri.

Hingga berita ini ditulis, belum ada penjelasan resmi maupun tindak lanjut konkret dari pihak PT KPB dan PT ABK terkait tuntutan masyarakat.

Warga menegaskan tak akan berhenti sampai ada penyelesaian yang dianggap adil. Jika negosiasi kembali buntu, mereka bersiap membawa persoalan ini ke tingkat yang lebih tinggi.

Surat pengaduan rencananya akan dikirim ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta Kementerian ESDM. Warga juga akan melaporkan dugaan tidak adanya fasilitas settling pond atau kolam pengendap di area operasional perusahaan. [TIA]

 

Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: Kelapa sawitPerusahaan SawitTambang Batu Bara
Previous Post

Bontang Mulai Razia Vape, Sasar Sekolah hingga THM

Next Post

854 Gram Sabu Disita dari Tangan 2 Pelajar SMK di Bontang

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
854 Gram Sabu Disita dari Tangan 2 Pelajar SMK di Bontang

854 Gram Sabu Disita dari Tangan 2 Pelajar SMK di Bontang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved