• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 18, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

9 Toko di Samarinda Kaltim Masih Jual Marshmallow Mengandung Babi

Suriadi Said by Suriadi Said
10 Mei 2025 | 15:17
Reading Time: 2 mins read
1
9 Toko di Samarinda Kaltim Masih Jual Marshmallow Mengandung Babi

Dinas PPKUKM Kaltim menunjukan Marshmallow Mengandung Babi yang dijual di toko-toko Samarinda,

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Samarinda, PRANALA.CO – Kekhawatiran tentang kehalalan produk pangan kembali mencuat di Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim). Bidang Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kalimantan Timur (Dinas PPKUKM Kaltim) mengambil langkah cepat dan tegas dengan melaksanakan pengawasan terhadap peredaran produk marshmallow yang terindikasi mengandung bahan yang tidak halal.

Menurut Kepala Bidang PKTN Dinas PPKUKM Kaltim, Syahrani, langkah pengawasan ini dilaksanakan setelah adanya surat dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur yang menginformasikan bahwa ada produk marshmallow yang berpotensi mengandung unsur babi (porcine).

PILIHAN REDAKSI

Pipa Tua jadi Biang Gangguan Air Bersih di Balikpapan Air PDAM Samarinda Mati hingga 24 Jam, Ini Daftar Wilayah Terdampak Balikpapan Targetkan Atasi Krisis Air Bersih dan Banjir Kurun 4 Tahun Atasi Krisis Air di Balikpapan, Pemkot Pertimbangkan Desalinasi dan Pemanfaatan Sungai Mahakam Penajam Paser Utara Ditetapkan Status Tanggap Darurat Krisis Air Selama Kemarau, Distribusi Air Bersih di Samarinda Dipastikan Aman

Air PDAM Samarinda Mati hingga 24 Jam, Ini Daftar Wilayah Terdampak

9 Juli 2026 | 08:39
Bandel Tak Mau Pindah, Lapak Pencucian Boks Ikan di Samarinda Akhirnya Digusur Satpol PP

Bandel Tak Mau Pindah, Lapak Pencucian Boks Ikan di Samarinda Akhirnya Digusur Satpol PP

8 Juli 2026 | 21:34

Tentu saja, hal ini menimbulkan keresahan bagi konsumen, khususnya masyarakat Muslim, yang mengandalkan produk-produk yang terjamin kehalalannya.

“Kami melakukan pengawasan ini untuk memberikan perlindungan maksimal kepada konsumen, terutama bagi masyarakat Muslim yang memiliki hak untuk mendapatkan produk yang halal dan aman dikonsumsi,” jelas Syahrani.

Pengawasan yang dilakukan serentak di 60 toko atau ritel modern di kota Samarinda menemukan fakta mengejutkan. Sebanyak sembilan toko masih menjual marshmallow yang telah dilarang beredar. Bahkan masih memajangnya di rak display atau etalase toko mereka. Hal ini tentu sangat meresahkan, mengingat konsumsi produk tersebut bisa berisiko bagi konsumen yang tidak menyadari bahan-bahan yang terkandung di dalamnya.

Tentu saja, tindakan tegas langsung diambil oleh tim pengawasan. Toko-toko yang kedapatan menjual produk tersebut langsung diberi peringatan keras dan diminta untuk menarik barang-barang yang sudah terlanjur terdisplay.

“Kami mengingatkan para pelaku usaha untuk segera menarik produk dari rak display agar tidak terjadi pembelian oleh konsumen yang tidak menyadari status kehalalannya,” tambah Syahrani.

Langkah ini bukanlah sekadar tindakan administratif, tetapi juga bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk memastikan produk yang beredar di pasaran tidak hanya aman, tetapi juga memenuhi standar halal yang telah ditetapkan.

Syahrani juga mengingatkan masyarakat agar lebih cermat dalam memilih produk pangan, khususnya produk olahan yang berpotensi mengandung bahan tidak halal.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk lebih selektif saat memilih produk pangan. Pelaku usaha juga diharapkan tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga harus aktif memastikan legalitas dan kehalalan produk yang mereka jual,” tegas Syahrani.

Pemerintah daerah berharap dengan adanya pengawasan seperti ini, para pelaku usaha akan semakin sadar akan tanggung jawab mereka terhadap konsumen. Ini bukan hanya soal menjual produk, tetapi juga menciptakan kepercayaan masyarakat terhadap produk yang beredar, yang pada akhirnya akan membangun iklim usaha yang sehat dan berkelanjutan.

“Bersama-sama kita bisa menjaga keamanan dan kenyamanan konsumen. Tanggung jawab ini harus dijaga demi terciptanya perdagangan yang adil dan berkualitas,” tutup Syahrani. [ID/RIL]

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Flu BabiHeadlineSamarinda
Previous Post

Ini Kata Wakil Ketua dan Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim soal Pengusiran Tim Kuasa Hukum RSHD Samarinda

Next Post

APBD Kaltim Lemot, Samarinda dan Bontang Ikut Masuk Daftar Merah Realisasi Anggaran

BACA JUGA

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

Gugatan Rp27 Miliar Berlanjut, Eks Wali Kota Bontang Belum Hadiri Mediasi di PN Bontang

13 Juli 2026 | 22:26
Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

Langgar Aturan Lagi, Truk Material Tanpa Terpal Kembali Resahkan Warga Tanjung Laut Indah Bontang

13 Juli 2026 | 22:04
Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang Konflik Iran–Israel Memanas, Kemenhaj Kaltim Imbau Calon Jemaah Tunda Umrah 4.149 Marbot di Kaltim Masuk Daftar Penerima Umrah Gratis, Anggaran Tembus Rp33 Miliar Daftar Nama Marbot dan Penjaga Rumah Ibadah di Kutim yang Diberangkatkan Umrah dan Perjalanan Religi Arab Saudi Ultimatum Jemaah Umrah: Pulang sebelum 29 April atau Penjara Bus Jemaah Umrah WNI Kecelakaan di Arab Saudi, 6 Orang Meninggal Dunia

Kuota Umrah Gratis Kaltim Anjlok Drastis, Kini Tinggal 14 Orang

13 Juli 2026 | 21:22
Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

13 Juli 2026 | 21:07
Next Post
APBD Kaltim Lemot, Samarinda dan Bontang Ikut Masuk Daftar Merah Realisasi Anggaran

APBD Kaltim Lemot, Samarinda dan Bontang Ikut Masuk Daftar Merah Realisasi Anggaran

Comments 1

  1. Ping-balik: Toko Modern di Kutim Disidak, Marshmallow Tak Halal Ditarik dari Peredaran - Pranala.co

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

Bupati Kutim Garansi Dana RT Tetap Rp250 Juta, Desa Sangatta Selatan Kok Cuma Rp100 Juta?

11 Juli 2026 | 00:32
Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

Asyik Santai di Pos Ronda, Pria di Kutim Diciduk Kantongi 12 Paket Sabu

11 Juli 2026 | 00:37
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Proyek Pipa Jalan S Parman Bontang Makan Korban, 3 Motor Sudah Tumbang!

Proyek Pipa Jalan S Parman Bontang Makan Korban, 3 Motor Sudah Tumbang!

11 Juli 2026 | 15:05

Terbaru

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

Lapas Bontang Over Kapasitas, Kutim Kebut Lapas Baru di Bukit Pelangi

13 Juli 2026 | 23:47
BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

BMKG: Kaltim Diprediksi Minim Hujan hingga 20 Juli, Samboja Sudah 16 Hari Kering

13 Juli 2026 | 23:44
Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved