• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Kamis, Juli 23, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Antisipasi Distribusi LPG 3 Kg Dimainkan, Pemprov Kaltim Bentuk Tim Khusus

Suriadi Said by Suriadi Said
1 Maret 2021 | 04:15
Reading Time: 2 mins read
0
Pangkalan di Kutim Ketahuan Jual Elpiji 3 Kg Mahal, Siap-Siap Kena Sanksi; Kalau Jual Rp28 Ribu, Sudah Keterlaluan! Pertamina Tambah Pasokan 170.800 Tabung LPG 3 Kg di Kaltim, Pastikan Harga Stabil hingga Lebaran Hari Ini Pemkot Monitoring ke Tiga Agen Elpiji 3 Kg di Bontang Mulai Februari 2025, Elpiji 3 Kg Tak Lagi Dijual di Warung dan Pengecer Pemkot Samarinda bakal Terbitkan Kartu Penjualan ELpiji 3 Kilogram Ingat! Beli Elpiji 3 Kg Kini Wajib Pakai KTP Elpiji 3 Kg di Samarinda Langka, Begini Saran Pertamina Temukan Elpiji 3 Kg Tak Sesuai Takaran, Wali Kota Samarinda Minta Pertamina Tindak SPBU Nakal

Ilustrasi penjualan Elpiji 3 Kg.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Timur akan membentuk tim koordinasi terpadu untuk mengawasi pendistribusian LPG 3 Kg.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kaltim HM Yadi Robyan Noor menyatakan tim bertugas memastikan LPG didistribusikan tepat sasaran, sekaligus mencegah permainan stok dan harga di tingkat penyalur (agen) maupun sub agen (pangkalan).

PILIHAN REDAKSI

Gas Melon di Bontang Langka, 100 Tabung Malah Ditemukan di Pengecer

Gas Melon di Bontang Langka, 100 Tabung Malah Ditemukan di Pengecer

12 Juni 2026 | 10:09
Harga LPG 12 Kg Naik Jadi Rp228 Ribu, Ini Penyebabnya

Harga LPG 12 Kg Naik Jadi Rp228 Ribu, Ini Penyebabnya

20 April 2026 | 22:25

“Kuota LPG 3 Kg se-Kaltim itu nilainya Rp639,792 miliar. Semoga dengan adanya tim terpadu dapat membantu [pendistribusian] tepat sasaran sesuai Perpres 104 tahun 2007 dan regulasi lainnya,” ujarnya, Senin (1/3).

Dia menambahkan pihaknya akan melakukan pengawasan ketat untuk memastikan pendistribusian LPG 3 kg di Kaltim tidak tersangkut permainan, terutama di tingkat agen dan pangkalan.

“Antisipasi harus dilakukan, mengingat sebentar lagi akan memasuki bulan puasa Ramadan dan Hari Raya Raya Idul Fitri 1442 H,” katanya.

Pria yang akrab disapa Roby itu mengharapkan tim koordinasi terpadu dapat segera terbentuk di tingkat kabupaten dan kota. Dengan begitu sinergi pengawasan terjalin baik untuk mencegah kemungkinan terjadinya kelangkaan stok dan kenaikan harga yang tidak wajar akibat tingginya permintaan masyarakat.

Berdasarkan data Disperindagkop dan UKM Provinsi Kaltim harga eceran tertinggi (HET) LPG PSO (3 kg) di tingkat subpenyalur (pangkalan) bervariasi, di antaranya Kota Balikpapan, Samarinda dan Kabupaten Kutai Kartanegara dengan HET Rp18.000. Harga di tingkat pengecer Rp25.000 hingga Rp28.000.

Kemudian, Kota Bontang Rp19.500, dengan harga di pengecer Rp27.000 hingga Rp30.000. Kabupaten Paser HET Rp22.000, harga pasaran Rp25.000 hingga Rp50.000. Kabupaten Berau HET di subpenyalur Rp26.500 hingga Rp40.000, harga di pengecer Rp27.000 hingga Rp50.000.

Kepala Dinas Perindag dan UKM Kabupaten Paser Chandra Irawanadhi menjelaskan berbagai masalah dalam pengendalian distribusi LPG 3 kg dan solusi di kabupaten paling selatan Kalimantan Timur itu.

“Di Paser juga ada beberapa pangkalan nakal. Setelah droping, LPG hilang begitu saja [padahal] masyarakat belum menikmati dan sudah habis. Kalaupun ada harganya sudah tinggi,” jelasnya.

Terkait hal tersebut, pihaknya mengirim petugas untuk memantau pendistribusian LPG secara diam-diam untuk mengetahui ke mana saja LPG dijual. Selain itu, pihaknya meminta list kemana saja LPG disalurkan saat mengurus perpanjangan izin. “Jika sampai tiga kali peringatan masih melanggar, kita akan berikan penalti, bahkan sampai izinnya dicabut,” tegas Chandra.

Untuk menciptakan stabilisasi harga dan menghindari maraknya pangkalan nakal, Paser mengadopsi sistem di Disperindag Jambi. Sebagai informasi, jumlah penduduk miskin hingga September tahun lalu bertambah menjadi 243.990 jiwa di Kaltim. Sedangkan jumlah UMKM tahun ini meningkat menjadi sekitar 309.000 UMKM.

 

 

 

[BS]

Tags: Elpiji 3 KgHeadlineKalimantan Timur
Previous Post

Pasien Sembuh Covid-19 di Kaltim Bertambah 465 Orang

Next Post

Blokir Jalan Kebun Sawit, Tokoh Dayak Kutim Ditangkap

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Blokir Jalan Kebun Sawit, Tokoh Dayak Kutim Ditangkap

Blokir Jalan Kebun Sawit, Tokoh Dayak Kutim Ditangkap

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

26 Juni 2026 | 21:44
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved