• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 18, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Badak LNG Ciptakan “Kapsurula” di Menara Marina, Tekan Dampak Mikroplastik di Laut

Suriadi Said by Suriadi Said
27 September 2023 | 10:59
Reading Time: 2 mins read
0
Badak LNG Ciptakan "Kapsurula" di Menara Marina, Tekan Dampak Mikroplastik di Laut

Salah satu masyarakat Kampung Tihi-Tihi menunjukan rumput laut hasil panennya.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

BONTANG – Badak LNG dalam menjalankan bisnisnya selain berfokus menjaga keandalan kilang dan keamanan operasional, juga memerhatikan kelestarian lingkungan dan pengembangan masyarakat dengan menciptakan inovasi sosial.

Tahun ini, Badak LNG melalui progam Corporate Social Responsibility (CSR) Menara Marina (Menuju Nelayan Ramah Lingkungan, Mandiri, dan Sejahtera) Badak LNG berinisiatif menjawab kebutuhan pelampung rumput laut yang ramah lingkungan sekaligus berfungsi sebagai alat bantu navigasi di perairan sekitar Kampung Tihi-Tihi, Kelurahan Bontang Lestari.

PILIHAN REDAKSI

Keren! Petani Bontang Binaan Badak LNG Kini Bisa Racik Pupuk Mahal dari Bahan Sisa

Keren! Petani Bontang Binaan Badak LNG Kini Bisa Racik Pupuk Mahal dari Bahan Sisa

1 Juli 2026 | 15:57
Badak LNG Borong 3 TOP CSR Awards 2026, Nelayan hingga Pelajar Ikut Terdampak

Badak LNG Borong 3 TOP CSR Awards 2026, Nelayan hingga Pelajar Ikut Terdampak

26 Mei 2026 | 10:08

Seluruh penduduk di Kampung Tihi-Tihi memiliki mata pencarian sebagai nelayan dan 70 persen diantaranya juga berprofesi sebagai petani rumput laut. Dalam aktivitasnya, mereka menggunakan pelampung untuk budidaya rumput laut. Jumlahnya cukup fantastis yakni sekitar 500-1000 botol plastik yang digunakan setiap 3-6 bulan.

“Jumlah botol plastik yang kami gunakan untuk pelampung rumput laut kadang bisa mencapai 500, bahkan 1.000 botol. Kemudian botol tersebut diganti dengan yang baru setiap 5-6 bulan. Bahkan bila rusak, dalam 1 bulan pun perlu diganti”, urai Muslimin, Ketua RT 17 Kampung Tihi-Tihi, Bontang.

Salah satu penyebab pelampung botol plastik perlu diganti setiap 6 bulan karena tidak tahan lama di perairan laut. Bahkan dapat menjadi rapuh dan hancur akibat cuaca panas ekstrem.

Hal ini tentunya tidak ramah lingkungan karena dapat menimbulkan mikroplastik. Selain itu, botol plastik transparan juga rentan terkena baling-baling kapal karena tidak terlihat dengan jelas oleh kapal-kapal yang melintas. Sehingga dapat menimbulkan konflik sosial.

Untuk itu, Badak LNG menciptakan alternatif pengganti botol plastik yaitu Kapsurula alias Kapsul Pelampung Rumput Laut Ramah Lingkungan. Alat ini dibuat sebagai solusi atas permasalahan tersebut.

Kapsurula terbuat dari limbah non B3 Polyurethane. Saat ini, Kapsurula diproduksi oleh masyarakat Kampung Tihi-Tihi di bawah binaan CSR Badak LNG. Alat ini menggantikan cara konvensional penggunaan botol plastik pada budidaya rumput laut.

Yuli Gunawan, Senior Manager, Corporate Communication & General Support Badak LNG mengungkapkan keunggulan dari terobosan baru ini ada pada ketahanan alat.

Ketahanan Kapsurula ditaksir mencapai 15 tahun. Hal ini tentu dapat menekan penggunaan sampah plastik. Kapsurula juga menjadi navigasi jalur kawasan rumput laut dan transportasi laut dengan dilakukan pengecatan agar nampak dipermukaan lautan.

“Dengan munculnya terobosan baru ini menjadi bentuk nyata komitmen Badak LNG dalam menjaga ekosistem lingkungan di lautan dan juga pemberdayaan masyarakat sehingga turut mendukung aspek-aspek dalam tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs),” ungkap Yuli. (*)

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Via: Shelty
Tags: Badak LNGSampah
Previous Post

Turnamen Bulutangkis Selambai Cup 2023 Resmi Ditutup

Next Post

TikTok Shop Dilarang, Transaksi Belanja yang Belum Selesai Seperti Apa?

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
TikTok Shop Dilarang, Transaksi Belanja yang Belum Selesai?

TikTok Shop Dilarang, Transaksi Belanja yang Belum Selesai Seperti Apa?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved