• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 18, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Bikin LPG 3 Kg Langka dan Mahal, Pertamina Cabut Izin Pangkalan Gas di Bontang

Suriadi Said by Suriadi Said
13 Juni 2026 | 16:05
Reading Time: 2 mins read
0
Bikin LPG 3 Kg Langka dan Mahal, Pertamina Cabut Izin Pangkalan Gas di Bontang Pasutri Tertangkap Oplos LPG 3 Kg, Raup Rp1,35 Miliar per Hari

Ilustrasi LPG 3 Kg.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

WARGA Bontang yang selama ini mengeluhkan mahalnya harga LPG 3 kilogram akhirnya mendapat jawaban. Temuan tim monitoring mengungkap adanya praktik distribusi yang tidak sesuai aturan di salah satu pangkalan gas subsidi.

Dampaknya langsung terasa di kantong masyarakat. Harga gas melon yang seharusnya bisa dibeli sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) justru melonjak hingga Rp30 ribu per tabung di tingkat konsumen.

PILIHAN REDAKSI

Gas Melon di Bontang Langka, 100 Tabung Malah Ditemukan di Pengecer

Gas Melon di Bontang Langka, 100 Tabung Malah Ditemukan di Pengecer

12 Juni 2026 | 10:09
LPG 3 Kg di Bontang Langka, Pertamina Endus Kejanggalan di Jalur Distribusi Sidak di Balikpapan, Pertamina Temukan Pangkalan Jual LPG di Atas HET Distribusi LPG 3 Kg ke Samarinda dan Balikpapan Disorot, Apa Masalahnya?

LPG 3 Kg di Bontang Langka, Pertamina Endus Kejanggalan di Jalur Distribusi

9 Juni 2026 | 18:06

Menindak temuan tersebut, Pertamina Patra Niaga menjatuhkan sanksi tegas kepada pangkalan yang terbukti melakukan pelanggaran. Sanksi yang diberikan bukan sekadar teguran, melainkan Pemutusan Hubungan Usaha (PHU) atau pencabutan izin operasi.

Sales Branch Manager VII Kaltimut Gas, M Angga Dexora, menegaskan keputusan itu diambil berdasarkan hasil inspeksi mendadak yang dilakukan bersama tim monitoring Pemerintah Kota Bontang beberapa hari lalu.

“Kami sanksi PHU. Itu hasil temuan sidak kami kemarin bersama tim kota,” ujar Angga.

Dari hasil pemeriksaan, pangkalan diketahui lebih banyak menyalurkan LPG subsidi kepada pengecer dibandingkan langsung kepada masyarakat.

Padahal, skema distribusi LPG 3 kilogram mengharuskan masyarakat dapat membeli langsung di pangkalan dengan harga sesuai HET, yakni sekira Rp21 ribu per tabung.

Namun praktik di lapangan berbeda. Pengecer membeli dengan harga yang sudah lebih tinggi dari ketentuan, lalu menjual kembali dengan margin tambahan. Akibatnya, harga gas melon di tingkat konsumen melambung hingga Rp30 ribu.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop-UKMPP) Bontang, Eko Arisandi, mengatakan temuan tersebut menjadi jawaban atas keluhan masyarakat selama ini.

Menurutnya, rantai distribusi yang semakin panjang menjadi penyebab utama kenaikan harga.

“Ini yang salah, karena kuota dari pangkalan lebih banyak dijual ke pengecer ketimbang ke konsumen langsung. Alasannya karena dia membeli dengan harga tinggi,” kata Eko.

Tak hanya soal distribusi, tim monitoring juga menemukan pelanggaran lain.

Pangkalan disebut tidak memperbarui data pada Merchant Apps Pertamina (MAP) secara real time. Padahal aplikasi tersebut menjadi instrumen penting untuk memantau stok LPG subsidi dan memberikan informasi kepada masyarakat mengenai ketersediaan tabung di pangkalan.

Kondisi ini membuat pengawasan distribusi menjadi tidak optimal dan berpotensi membuka ruang terjadinya penyimpangan.

Pertamina berharap kasus serupa tidak terulang di pangkalan lain di Bontang. Karena itu, masyarakat diminta aktif melaporkan jika menemukan dugaan penyimpangan distribusi LPG subsidi.

Laporan dapat disertai bukti berupa foto pangkalan maupun kondisi antrean di lokasi. Pertamina memastikan identitas pelapor akan dirahasiakan.

“Laporkan segera. Buktikan foto pangkalan dan antrean sekitar. Identitas pelapor akan dirahasiakan,” tegas Angga. [DIAS]

 

Nikmati berita dan informasi terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: Gas Elpiji 3 kgLPG 3 Kg
Previous Post

Gas Baru Mengalir dari Mahakam Kaltim, Pertamina Operasikan Platform WPN6

Next Post

Enam Desa di Sangkulirang Kutim Segera Nikmati Listrik

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Enam Desa di Sangkulirang Kutim Segera Nikmati Listrik

Enam Desa di Sangkulirang Kutim Segera Nikmati Listrik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved