• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Minggu, Juli 19, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Black Bear dan KNI Rapor Merah Lingkungan, Wali Kota Bontang: Diperbaiki, Jangan Dianggap Sepele!

Suriadi Said by Suriadi Said
30 Mei 2026 | 09:19
Reading Time: 2 mins read
0
Black Bear dan KNI Rapor Merah Lingkungan, Wali Kota Bontang: Diperbaiki, Jangan Dianggap Sepele!

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

DUA perusahaan besar di Bontang baru saja mendapat “rapor merah” alias Proper Merah dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Keduanya bergerak di bidang kimia, yakni JO Dahana- PT Black Bear Resources, dan PT Kaltim Nitrat Indonesia.

Status ini menjadi sinyal kuning bahwa ada yang tidak beres dalam pengelolaan lingkungan di sana. Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, pun angkat bicara dan meminta manajemen perusahaan tidak main-main dengan urusan alam.

PILIHAN REDAKSI

Bukan Cuma Gertak Sambal, DLH Kutim Siap Tindak Tegas Perusahaan Nakal

Bukan Cuma Gertak Sambal, DLH Kutim Siap Tindak Tegas Perusahaan Nakal

23 Juni 2026 | 13:37
Kualitas Lingkungan Kutim Diklaim Naik, tapi Uji Udara Masih Pinjam Alat

Kualitas Lingkungan Kutim Diklaim Naik, tapi Uji Udara Masih Pinjam Alat

15 Juni 2026 | 17:26

“Kalau Proper Merah seperti itu, ya pastilah ada kekurangan dalam pengelolaan lingkungannya,” ujar Neni dengan nada tegas saat ditemui, Jumat (29/5/2026).

Neni menyadari, posisi pemerintah berada di tengah. Di satu sisi, investasi besar dibutuhkan untuk ekonomi daerah. Namun di sisi lain, keselamatan warga dan kelestarian alam adalah harga mati yang tidak bisa ditawar.

Menurutnya, menutup perusahaan yang sudah menanamkan modal jumbo bukanlah solusi instan yang bijak. Namun, status rapor merah tersebut harus dibayar dengan perbaikan nyata, bukan sekadar janji di atas kertas.

“Kalau ditutup kan enggak mungkin juga, investasinya sudah besar. Tapi tanggung jawabnya harus ada,” tegas Neni.

Secara khusus, Neni memberikan catatan tebal bagi perusahaan yang bersentuhan dengan bahan peledak. Ia menilai sektor ini memiliki risiko tinggi yang bisa berdampak fatal jika prosedur lingkungannya diabaikan.

“Yang cukup riskan itu bahan peledak. Jadi memang harus benar-benar diperhatikan pengawasannya,” tambahnya.

Meski melayangkan teguran, Neni tetap membuka pintu komunikasi. Ia memerintahkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bontang untuk turun tangan melakukan pendampingan intensif.

Ia meyakini perusahaan sebenarnya sudah berupaya, namun ada celah atau proses yang belum tuntas di mata kementerian. Perbaikan lingkungan memang butuh waktu dan tahapan yang tidak sebentar.

“Kalau ada sanksi seperti Proper Merah, enggak mungkin langsung selesai dalam semalam. Pemerintah harus hadir memberikan pendampingan, dan perusahaan juga harus komit,” tegas Wali Kota Bontang, Neni Moernianei. [RE]

 

Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: Lingkungan HidupProper Merah
Previous Post

Modus Minta Pijat, Oknum ASN di Penajam Tega Cabuli Bocah 10 Tahun

Next Post

Hasil TKA SD Bontang Keluar! Ini Bocoran Syarat Masuk SMP Pilihan

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Hasil TKA SD Bontang Keluar! Ini Bocoran Syarat Masuk SMP Pilihan

Hasil TKA SD Bontang Keluar! Ini Bocoran Syarat Masuk SMP Pilihan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved