• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Minggu, Juli 19, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Blangko KTP-el Bakal Dihapus Bertahap, Disdukcapil Bontang Gencarkan Aktivasi IKD

Suriadi Said by Suriadi Said
13 Februari 2023 | 17:16
Reading Time: 3 mins read
0
Blangko KTP-el Bakal Dihapus Bertahap, Disdukcapil Bontang Gencarkan Aktivasi IKD

Layanan aktivasi IKD di SMA Bahrul Ulum oleh Disdukcapil Bontang beberapa waktu lalu. (Bams)

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

pranala.co – Secara bertahap, Kartu Tanda Penduduk alias KTP Elektronik (KTP-el) perlahan bakal berganti menjadi KTP digital. Ini merupakan kebijakan baru dari Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang ingin mendigitalkan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk).

Menyambut rencana tersebut, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil atau Disdukcapil Bontang hingga kini sudah mulai menggencarkan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) ke sejumlah instansi publik.

Aktivasi diawali dengan menyasar Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Kontrak Daerah (TKD) di ligkungan Pemkot Bontang, maupun sejumlah instansi vertikal yang ada di Kota Taman. Kemudian nantinya berlanjut ke kelangan pelajar atau mahasiswa, hingga mayarakat umum.

PILIHAN REDAKSI

Senyum Warga Kampung Malahing, Bontang Layanan Adminduk Datang ke Laut

Senyum Warga Kampung Malahing, Bontang Layanan Adminduk Datang ke Laut

21 Juni 2026 | 19:57
e-KTP Sudah Digital, Mengapa Warga Masih Diminta Menyerahkan Fotokopi? Waspada KTP Dipakai Pinjol Ilegal! Simak Langkah Cepat Penanganannya Program e-KTP Disabilitas Tidak Terkait Pemilu 2024

e-KTP Sudah Digital, Mengapa Warga Masih Diminta Menyerahkan Fotokopi?

8 Mei 2026 | 09:42

“Saat ini di bagian pelayanan kami di kantor (Disdukcapil), ketika ada warga yang datang mengurus perubahan data di KTP, langsung sekalian kami aktivasi juga IKD-nya,” ucap Kepala Disdukcapil Bontang, Budiman, saat dikonfirmasi, Senin (13/2/2023).

Selain itu, lanjut dia, setiap kali Disdukcapil Bontang menjalankan program jemput bola perekaman KTP-el di sekolah-sekolah, aktivasi IKD juga dilakukan dengan menyasar para guru dan pegawai yang ada di sekolah tersebut. Disdukcapil menargetkan, di tahun ini aktivasi IKD bisa menjangkau hingga 25 persen dari jumlah warga Bontang yang sudah memiliki KTP-el, atau sekitar 32 ribuan masyarakat.

“Dari 128.558 masyarakat Bontang yang sudah wajib KTP-el, saat ini yang sudah teraktivasi IKD-nya baru 1.314 orang atau baru 1,01 persen,” terang Budiman.

Ditambahkan Analis Kebijakan Ahli Muda Sub Koordinator Seksi Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Disdukcapil Bontang, Muhammad Thamrin, kehadiran program inovasi IKD ini harus didukung pula dengan pelayanan publik lainnya agar terjadi sinkronisasi. Untuk itu pihaknya berharap, layanan publik lainnya bisa menyesuaikan dan mengintegrasikan pelayanannya dengan inovasi ini.

Untuk mempercepat target aktivasi IKD, sambung Thamrin, tak menutup kemungkinan pelayanan aktivasi IKD ke depan bisa tersedia di berbagai lokasi. Mulai dari MPP (Mal Pelayanan Publik), hingga membuka gerai di pusat-pusat keramaian.

“Kelebihan IKD ini bisa mencegah terjadinya pemalsuan. Selain itu lebih efisien dan hemat anggaran juga,” ulas Thamrin.

Melansir dari keterangan resmi siaran pers Kemendagri, IKD perlahan dipersiapkan menggantikan KTP-el yang masih banyak mendapat keluhan di masyarakat. Kata Direktur Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Zudan Arif Fakrulloh, secara sederhana IKD berbentuk seperti KTP yang bisa dimiliki di ponsel.

Langkah ini diambil oleh Kemendagri sebagai solusi yang asimetrik dalam merespon kendala penerbitan KTP-el. Adapun tiga kendala pencetakan KTP-el yakni terkait anggaran penerbitan, masalah jaringan, serta perubahan wilayah di beberapa tempat di Indonesia.

Pertama terkait pengadaan blangko KTP-el, Zudan mengatakan penerbitan KTP-el mengambil porsi cukup besar dalam anggaran Dukcapil. Belum lagi, pemerintah perlu menyediakan printer dengan ribbon, cleaning kit dan film.

Kedua, terkait kendala jaringan internet di daerah. Zudah menyebut jika ada kendala jaringan, pengiriman hasil perekaman KTP-el tidak sempurna. Hasilnya KTP tidak jadi karena failed enrollment. Perekaman sidik jari pun gagal karena tidak terkirim ke pusat. Untuk itu Mendagri Tito mengarahkan agar menggunakan pendekatan asimetris melalui digitalisasi dokumen kependudukan, salah satunya dengan menerapkan IKD ini.

Kendala ketiga yakni terkait adanya perubahan wilayah di banyak tempat saat ini. Dimana terdapat pemekaran 11 kecamatan, 300 desa/kelurahan terutama di daerah otonomi baru (DOB) di Papua. Lebih lanjut Dukcapil menargetkan, sebanyak 25 persen dari 277 juta penduduk Indonesia dapat menggunakan IKD tahun ini. Target ini juga berlaku bagi Dinas Dukcapil di 514 kabupaten/kota di Indonesia.

Satu Aplikasi Miliki Aneka Fitur

Aplikasi IKD dapat diunduh melalui Playstore. Layanan ini juga memiliki berbagai fitur. Pada tampilan awal di bagian atas terdapat foto, nama, dan NIK pemilik akun aplikasi Digital ID. Apabila diklik, akan muncul data pemilik akun. Mulai dari tempat tanggal lahir, golongan darah, jenis kelamin, hingga alamat.

Di bagian tengah, terdapat 6 menu. Yakni data keluarga, dokumen, tanda tangan elektronik, pelayanan, pemantauan pelayanan, histori aktivitas, ubah pin atau kata kunci, lepas perangkat, dan keterangan lainnya. Dalam menu Data Keluarga, juga akan muncul biodata anggota keluarga yang terdaftar pada Kartu Keluarga (KK).

Pada menu Dokumen dibagi menjadi dua menu, yaitu Kependudukan dan lainnya. Dalam menu kependudukan, terdapat file KTP-elektronik dan Kartu Keluarga secara digital. Sedangkan pada menu lainnya terdapat informasi histori vaksin Covid-19, NPWP, informasi Kepemilikan Kendaraan, Informasi BKN (Badan Kepegawaian Nasional, serta Daftar Pemilih Tetap tahun 2024.

Pada bagian bawah terdapat menu KTP Digital, Biodata, Pindai, dan Kunci. Dalam menu KTP Digital, akan muncul kode QR apabila ingin memberikan informasi diri kepada orang lain. Sedangkan pada menu pindai untuk melakukan pemindaian kode QR untuk melihat data diri orang lain yang dibagikan.

Dalam segi keamanan, aplikasi Identitas Kependudukan Digital dilengkapi dengan fitur pencegahan tanggap layar, sehingga meminimalkan penyalahgunaan informasi. Selain itu, kode QR yang dibagikan pun selalu berubah-ubah, dan hanya berlaku 90 detik. Setelah itu tidak bisa digunakan sehingga lebih aman dan tidak disalahgunakan. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Via: Bambang Alfatih
Tags: KTP DigitalKTP Elektronik
Previous Post

Ferdy Sambo Divonis Hukuman Mati

Next Post

SKK Migas Teken Bontang Processing Agreement

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
SKK Migas Teken Bontang Processing Agreement

SKK Migas Teken Bontang Processing Agreement

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved