• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Minggu, Juli 19, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

BNN Bontang Khawatir Kemiskinan Lahirkan Pengedar Narkoba Baru di Tanjung Laut Indah

Suriadi Said by Suriadi Said
20 Mei 2026 | 16:58
Reading Time: 2 mins read
0
BNN Bontang Khawatir Kemiskinan Lahirkan Pengedar Narkoba Baru di Tanjung Laut Indah

BNN Bontang turun langsung ke lapangan menyasar tiga titik rawan narkoba di Kelurahan Tanjung Laut Indah, Rabu (20/5/2026). Foto: Fahrul/Pranala.co

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

PENGUNGKAPAN kasus peredaran narkotika di Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kota Bontang, tak hanya menyeret pelaku ke proses hukum. Muncul kekhawatiran baru: keluarga yang ditinggalkan berpotensi ikut terjerumus ke jaringan narkoba karena tekanan ekonomi.

Kondisi itu yang kini menjadi perhatian Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bontang. BNN turun langsung ke tiga wilayah yang dinilai rawan, yakni RT 05, RT 17, dan RT 20, untuk mencegah peredaran narkotika kembali tumbuh di lingkungan tersebut, Rabu (20/5/2026).

PILIHAN REDAKSI

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Belum Puas di Penjara, Mantan Napi Kasus Sabu di Bontang Kembali Diciduk

Belum Puas di Penjara, Mantan Napi Kasus Sabu di Bontang Kembali Diciduk

16 Juli 2026 | 14:23

Kepala BNN Bontang, Lulyana Ramdani, bilang dampak kasus narkotika kerap melebar jauh setelah penangkapan dilakukan. Ketika seorang pengedar ditahan, keluarga yang ditinggalkan sering kehilangan sumber penghasilan utama.

“Istri yang tidak bekerja harus menanggung beban keluarga. Anak-anak juga bisa terdampak. Ini yang sering tidak terlihat,” kata Lulyana.

Menurut dia, situasi itu dapat menjadi pintu masuk munculnya pelaku baru. Dalam kondisi ekonomi terdesak, anggota keluarga yang ditinggalkan rentan mengambil jalan pintas agar kebutuhan hidup tetap terpenuhi.

“Kalau tidak ada bantuan atau pendampingan, bisa saja mereka masuk ke lingkaran yang sama karena tuntutan hidup,” ujarnya.

Karena itu, BNN Bontang tidak hanya melakukan pendekatan penindakan, tetapi juga mulai menggerakkan intervensi berbasis masyarakat melalui Satuan Tugas Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM). Para ketua RT diminta mengumpulkan warga untuk diberi pemahaman mengenai pola peredaran narkoba dan cara mengenali tanda-tandanya sejak dini.

Dia menilai peredaran narkotika di lingkungan padat penduduk sering bergerak senyap. Warga baru menyadari ketika penangkapan terjadi. Padahal, menurut Lulyana, kewaspadaan warga menjadi salah satu kunci memutus rantai peredaran.

“Pencegahan harus dimulai dari lingkungan paling kecil. Kalau warga peduli dan cepat melapor, ruang gerak peredaran narkoba bisa dipersempit,” katanya.

Selain edukasi, program IBM juga akan memetakan persoalan sosial lain yang ditemukan di lapangan, mulai dari pengangguran hingga keluarga rentan miskin. Data itu selanjutnya dikoordinasikan dengan instansi terkait untuk penanganan lanjutan. [FR]

 

Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: BNN BontangNarkoba
Previous Post

Bontang Setop Rekrut ASN Tahun Ini, Krisis Guru Ditutup Dana BOS

Next Post

Anggaran MBG Dipangkas Rp67 Triliun, Apa yang Terjadi?

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Anggaran MBG Dipangkas Rp67 Triliun, Apa yang Terjadi? Evaluasi MBG Kaltim, 38 Dapur Gizi Belum Punya IPAL BGN Kaltim Tambah jadi 173 Unit SPPG, 134 Unit Sudah Beroperasi Masyarakat Kaltim Diajak Ikut Awasi Program Makan Bergizi Gratis Biaya Makan Bergizi Gratis di Kaltim Lampaui Standar Nasional, Capai Rp17 Ribu per Porsi 3 Daerah di Kaltim jadi Pilot Project Program Makan Bergizi Gratis 350 Pelajar SD di Samarinda Dapat Makan Bergizi Gratis

Anggaran MBG Dipangkas Rp67 Triliun, Apa yang Terjadi?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved