• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Minggu, Juli 19, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Bontang Ukur Prevalensi Narkoba Secara Mandiri, Pertama di Indonesia

Suriadi Said by Suriadi Said
24 Desember 2025 | 08:17
Reading Time: 2 mins read
0
Bontang Ukur Prevalensi Narkoba Secara Mandiri, Pertama di Indonesia

Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris saat menyampaikan arahan di Kantor BNN Kota Bontang, Selasa (23/12/2025)

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, BONTANG – Kota Bontang kembali mencatatkan langkah berani dalam perang melawan narkoba. Sepanjang 2025, Bontang resmi menjadi satu-satunya kota di Indonesia yang melakukan pengukuran prevalensi penyalahgunaan narkoba secara mandiri di tingkat daerah.

Langkah ini menjadi penanda babak baru penanganan narkoba. Lebih terarah. Lebih berbasis data. Dan lebih sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

PILIHAN REDAKSI

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Belum Puas di Penjara, Mantan Napi Kasus Sabu di Bontang Kembali Diciduk

Belum Puas di Penjara, Mantan Napi Kasus Sabu di Bontang Kembali Diciduk

16 Juli 2026 | 14:23

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bontang, Lulyana Ramdani, menyampaikan hal tersebut saat rilis capaian kinerja BNN Kota Bontang tahun 2025. Selama ini, pengukuran prevalensi narkoba umumnya hanya dilakukan secara nasional.

Akibatnya, data di tingkat daerah sering kali bersifat umum. Tidak detail. Sulit dijadikan dasar kebijakan yang spesifik.

“Melalui pengukuran mandiri ini, kami ingin mengetahui kondisi riil penyalahgunaan narkoba di Kota Bontang,” ujar Lulyana, Selasa (23/12/2025), di hadapan Tim P4GN.

Menurutnya, data yang akurat menjadi fondasi utama dalam merumuskan kebijakan. Dengan data yang jelas, program pencegahan dan penanganan bisa disusun lebih tepat sasaran.

“Tujuannya agar penanganan yang dilakukan benar-benar berbasis data, bukan sekadar asumsi,” tegasnya.

Lulyana menekankan, persoalan narkoba tidak bisa ditangani secara parsial. Tidak cukup oleh satu lembaga. Karena itu, BNN Kota Bontang memperkuat kolaborasi lintas sektor melalui tim terpadu Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Tim ini melibatkan banyak unsur. Mulai dari Polres Bontang, Bea Cukai, pemerintah daerah, kejaksaan, akademisi, lembaga pemasyarakatan, hingga peran aktif masyarakat.

“Kolaborasi lintas sektor adalah kunci. Penanganan narkoba harus komprehensif. Dari pencegahan, penindakan, sampai rehabilitasi,” jelasnya.

Selain sebagai dasar penyusunan kebijakan, rilis kinerja akhir tahun ini juga menjadi bentuk keterbukaan informasi kepada publik. Masyarakat diharapkan mengetahui kondisi peredaran narkoba di daerahnya secara objektif.

Tidak hanya itu. Publik juga diberi ruang untuk menilai kinerja tim terpadu P4GN Kota Bontang selama satu tahun terakhir.

“Transparansi ini penting. Agar masyarakat merasa memiliki dan ikut bertanggung jawab dalam memerangi narkoba,” pungkas Lulyana. (*)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Via: Fahrul Razi
Tags: BNN BontangNarkoba
Previous Post

Polres Bontang Ungkap 85 Kasus Narkoba sepanjang 2025, 3,2 Kilogram Sabu Disita

Next Post

Ombudsman Kaltim Catat 188 Laporan, Isu Kepegawaian Paling Banyak Dikeluhkan

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Ombudsman Kaltim Lampaui Target, 213 Laporan Masyarakat Tuntas sepanjang 2025 Ombudsman Kaltim Catat 188 Laporan, Isu Kepegawaian Paling Banyak Dikeluhkan

Ombudsman Kaltim Catat 188 Laporan, Isu Kepegawaian Paling Banyak Dikeluhkan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved