• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 18, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Bontang Zona Kuning, Bukan Bebas Corona!

Suriadi Said by Suriadi Said
16 Juni 2020 | 08:38
Reading Time: 2 mins read
0
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

KEPALA Dinas Kesehatan Bontang (Diskes), dr Bahauddin menegaskan jika Kota Bontang masuk dalam zona kuning dalam penyebaran Covid-19, bukan zona hijau. Ini ditegaskannya kala mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Bontang di Ruang Rapat DPRD, Senin, 15 Juni 2020.

“Definisi zona kuning adalah wilayah dengan tingkat risiko rendah, bukan wilayah yang bebas covid-19,” tegas Bahauddin.

PILIHAN REDAKSI

Bukan Hanya Padamkan Api, Damkar Bontang Evakuasi Lansia Stroke ke Rumah Sakit

Bukan Hanya Padamkan Api, Damkar Bontang Evakuasi Lansia Stroke ke Rumah Sakit

13 Juli 2026 | 15:40
Gerai Baru Indomaret di Bontang Barat Diprotes, Warung Kecil Mulai Ketar-Ketir

Gerai Baru Indomaret di Bontang Barat Diprotes, Warung Kecil Mulai Ketar-Ketir

9 Juli 2026 | 21:29

Berdasar data perkembangan Corona per Senin, 15 Juni saja masih ada penambahan Orang Dalam Pemantauan (ODP) 2 orang dan 1 kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Jika diakumulasi saat ini masih ada 6 kasus ODP, sedangkan 3 orang diantaranya jalani perawatan. Sementara untuk 1 orang PDP kini juga dalam proses pengawasan.

Screenshot 20200616 083100 WhatsApp

Status ini tidak permanen. Baha bilang selalu akan berubah tergantung perkembangan kasus. Zona kuning bisa berubah menjadi merah dalam sekejap. Jika tidak ada upaya yang sungguh-sungguh dari semua pihak untuk patuh dan disiplin menjalankan protokol kesehatan.

Di Bontang sendiri, diakui dia per 1 Juni 2020 mulai menerapkan Adaptasi Perubahan Pola Hidup Pada Situasi covid-19. Hal ini menjadi tantangan dan kewaspadaan tinggi jika tidak ada kepatuhan terhadap protokol kesehatan secara individu maupun kolektif.

Dia menjelaskan new normal menuntut manusia untuk beradaptasi atau menyesuaikan kebiasaan baru dimana pun berada, baik di rumah, kantor, sekolah, tempat ibadah termasuk di tempat-tempat umum seperti terminal, pasar, mal.

Dengan demikian warga bisa bekerja, belajar, beribadah dan beraktivitas lainnya dengan aman, sehat dan produktif. Adaptasi kebiasaan baru yang dimaksud di antaranya sering cuci tangan pakai sabun, pakai masker, jaga jarak, istirahat cukup, rajin olahraga, minum air putih, makan makanan bergizi seimbang

Dibukanya berbagai moda transportasi, diikuti peningkatan jumlah orang datang ke Bontang meningkatkan risiko peyebaran kasus baru. Selain itu, hasil pengawasan oleh Tim Terpadu terhadap penerapan protokol kesehatan di tempat keramaian di Kota Bontang cukup mengkhawatirkan.

“Banyak pelanggaran dilakukan, di pertokoan, kafe, tempat nongkrong, usaha kuliner, tempat hiburan, taman bermain,” katanya.

Banyak pemilik sarana maupun pengunjung tidak memakai masker, tidak ada sarana cuci tangan dengan sabun, tidak ada pengaturan jaga jarak.

Fase 1 penerapan adaptasi perubahan pola hidup pada situasi covid-19 yang diberlakukan mulai tanggal 1 Juni sampai 30 Juni 2020. Kegiatan bakal selalu dimonitor dan dievaluasi.

“Jika banyak ditemukan pelanggaran maka Pemerintah Kota Bontang akan melakukan pengetatan dan tindakan lain sesuai aturan perundangan,” tuturnya.

Tim yang terdiri atas unsur TNI, POLRI, Satpol PP, Kesehatan, Kelurahan, Relawan Siaga covid-19 terus melakukan edukasi dan pengawasan terhadap kepatuhan penerapan protokol kesehatan. Selain pengawasan oleh tim terpadu, diharapkan masyarakat dapat terlibat langsung dalam kegiatan pengawasan ini di tempat umum.

Masyarakat melapor jika ditemukan pelanggaran di tempat keramaian. Melapor melaui WA ke hotline pengaduan Kesah Etam 0823-9833-3838, IG @diskominfo_btg, atau PSC Bontang 081-15407-119 dengan melampirkan foto pelanggaran, keterangan tempat dan waktu untuk dapat ditindaklanjuti oleh Tim Pengawasan Terpadu.

“Contoh pelanggaran: tidak ada sarana cuci tangan dengan sabun, pemberi layanan tidak memakai masker, pengunjung tidak ada jaga jarak,” urainya. (*)

Tags: BontangKalimantan TimurUpdate Covid-19Zona Kuning
Previous Post

Tahapan Pilkada Bontang Dimulai, 45 PPS Dilantik

Next Post

SK DPP Golkar Terbit Juli, Neni: Dulu Saya Melamar, sekarang Saya Dilamar Joni

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Adi-Basri Sudah Solid, Neni-Joni Tunggu Kepastian, Gerindra-PAN-Berkarya Poros Ketiga?

SK DPP Golkar Terbit Juli, Neni: Dulu Saya Melamar, sekarang Saya Dilamar Joni

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved