• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Senin, Juli 20, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

BPBD Bontang: Awas Ancaman Siklus Dua Tahunan

Suriadi Said by Suriadi Said
8 November 2021 | 22:04
Reading Time: 2 mins read
0
Bontang Siaga Banjir, BPBD: Kenali 3 Karakteristiknya

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang, Ahmad Yani saat ditemui media ini. -Foto: Lutfi

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

pranala.co – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerad (BPBD) Bontang Ahmad Yani mengatakan, banjir kali ini menyasar enam kelurahan. Mencakup Guntung, Kanaan, Gunung Telihan, Satimpo, Gunung Elai, dan Api-Api. Tersebar di 57 RT. Ada 2.262 keluarga atau 7.921 jiwa yang terdampak.

Sebelum banjir datang, dirinya sudah mendapat informasi terkait status kewaspadaan banjir, satu hari sebelum kejadian. Dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

PILIHAN REDAKSI

Duduk Perkara Pembongkaran Lahan Polder Tanjung Laut yang Sempat Ditolak Warga Bontang

Duduk Perkara Pembongkaran Lahan Polder Tanjung Laut yang Sempat Ditolak Warga Bontang

3 Juli 2026 | 19:49
Menolak Pasrah pada Fiskal, Ini Cara Wali Kota Bontang Kejar Anggaran Penanganan Banjir 15,84 Persen APBD Bontang Dicurahkan untuk Penanganan Banjir Trauma Banjir 2019, Bontang Prioritaskan Pembangunan Polder Hulu dan Hilir

Menolak Pasrah pada Fiskal, Ini Cara Wali Kota Bontang Kejar Anggaran Penanganan Banjir

30 Juni 2026 | 15:33

Bahkan, pihaknya langsung menyebarkan kabar ini kepada seluruh lurah dan camat. “Peringatan sudah ada memang, dan itu kami informasikan sebagai langkah antisipasi,” kata Ahmad Yani.

Jika ditilik, ancaman banjir di Bontang terjadi dalam siklus dua tahunan. Pada 2015 silam, banjir kiriman ini terjadi pada 4 Februari. Enam kelurahan terkena imbas, yakni Api-Api, Gunung Elai, Bontang Baru, Gunung Telihan, Kanaan, dan Bontang Kuala. Ketinggian air mencapai lutut orang dewasa.

Dua tahun berselang kembali diserang banjir. Bontang diguyur hujan deras berturut-turut sejak 19-20 November, kala itu. Enam kelurahan kembali menjadi korban, yakni Gunung Telihan, Kanaan, Satimpo, Gunung Elai, Api-api, dan Bontang Baru.

Dan 2019 kembali banjir. Bahkan yang terparah selama 34 tahun terakhir. Delapan kelurahan terdampak. Meliputi Gunung Telihan, Kanaan, Satimpo, Api-api, Gunung Elai, Tanjung Laut, Tanjung Laut Indah, dan Guntung. Saat itu, tercatat 10.065 jiwa menjadi korban banjir luapan sungai.

“Kalau tahun ini tidak separah dua tahun lalu. Waktu itu ada material lumpur yang terbawa luapan air. Akibatnya armada dan peralatan kami tidak bisa bergerak,” ucapnya.

Dijelaskan dia, lambannya debit air menuju ke hilir lantaran beberapa hari ini air laut juga sedang pasang. Pada 8 November 2021, pukul 19.30 Wita ketinggian permukaan air laut mencapai 2,4 meter. Sementara kemarin, pukul 20.00 Wita levelnya di 2,2 meter.

Ia membenarkan ada penurunan. Tetapi, jika ada curah hujan tinggi di kawasan hulu, maka akan memperlambat pembuangan air sungai. “Kalau pasang maka air akan tertahan di Api-Api. Itu penyebabnya mengapa kelurahan tersebut dampaknya sangat besar,” tutur dia.

Pun demikian dengan Guntung, air dari sungai di kawasan tersebut tidak mengalir menuju laut. Akibatnya meluber ke permukiman warga. Terutama daerah yang lebih rendah. Sejauh ini, BPBD telah melakukan proses evakuasi terhadap sejumlah masyarakat.

Di Gunung Telihan proses itu sudah terjadi sejak 8 November malam hari. Disusul pagi hari berikutnya di kawasan Satimpo. Karena ada ibu yang hendak melahirkan. Sehingga petugas langsung membawa dengan perahu karet segera dilarikan ke rumah sakit. Satu lansia beserta cucu juga dibawa ke tempat aman dari area Jalan Bulutangkis, Api-Api. Lantaran lansia mengalami demam.

“Tempat evakuasi yang disiagakan di Kantor Kelurahan Gunung Elai. Sudah menampung 4 kepala keluarga atau 23 jiwa. Fokus kami ke sarana pemerintahan. Menyangkut ketersediaan fasilitas penunjang,” sebutnya.

BPBD pun terus berkomunikasi dengan pihak kelurahan dan kecamatan. Sehubungan dengan kewaspadaan ancaman banjir. Sejumlah perahu karet pun juga disiagakan untuk membantu proses evakuasi warga. Disebut, kelurahan lain yang ikut tergenang lantaran permukaan air laut lebih tinggi dibandingkan daratan. Sehingga ketika rob, air masuk ke permukiman.

“Kalau rob itu menyasar Kelurahan Tanjung Laut Indah. Kemarin (dua hari lalu) Jalan Haruan ada genangan tetapi beberapa jam kemudian sudah surut. Selain itu Jalan Belanak juga menjadi potensi ancaman rob,” terangnya.

Imbas dari kondisi ini, tiga ruas jalan ditutup sejak pagi kemarin. Meliputi Jalan Ahmad Yani, Jalan Pattimura, dan Jalan Imam Bonjol. Pengendara dialihkan ke ruas jalan yang dapat dilalui. Dari hasil pantauan, pukul 16.32 Wita kemarin, perlahan ketinggian air mulai surut. [ADS|red]

Tags: Banjir BontangBPBD Bontang
Previous Post

Bontang Dikepung Banjir, BPBD Siapkan Perahu Karet

Next Post

Mahasiswi di Kaltim Otaki Investasi Bodong Rp63 Miliar

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post

Mahasiswi di Kaltim Otaki Investasi Bodong Rp63 Miliar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved