• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Senin, Juli 20, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

BPBD Bontang Ingatkan Warga Pesisir Waspada Banjir Rob dan Serangan Buaya

Suriadi Said by Suriadi Said
24 Oktober 2025 | 19:46
Reading Time: 2 mins read
0
BPBD Bontang Ingatkan Warga Pesisir Waspada Banjir Rob dan Serangan Buaya

BPBD Bontang memasang tanda peringatan serangan buaya di sejumlah titik di wilayah pesisir.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, BONTANG – Peringatan serius datang dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang. Warga pesisir diimbau untuk tidak lengah saat banjir rob melanda. Sebab, bukan hanya air yang naik, tapi juga ancaman buaya yang bisa tiba-tiba muncul dari genangan.

Kewaspadaan ini meningkat setelah seorang warga Kelurahan Tanjung Laut menjadi korban gigitan buaya, Kamis (23/10/2025) malam. Kejadian itu sontak membuat warga panik sekaligus membuka kembali catatan lama: buaya bukan ancaman baru bagi Bontang.

PILIHAN REDAKSI

Habitat Digusur Sawit, Buaya di Kutim Mulai Teror Warga

Habitat Digusur Sawit, Buaya di Kutim Mulai Teror Warga

13 Juli 2026 | 12:22
Detik-Detik Ayah dan Anak di Sungai Taberu Paser Berjibaku Lepas dari Terkaman Buaya

Detik-Detik Ayah dan Anak di Sungai Taberu Paser Berjibaku Lepas dari Terkaman Buaya

29 Juni 2026 | 22:10

Kepala Pelaksana BPBD Bontang, Usman, menegaskan bahwa ancaman buaya sudah lama masuk dalam daftar potensi bencana non-alam di Kota Taman.

“Sejak dulu BPBD sudah mengidentifikasi ancaman gigitan buaya sebagai salah satu potensi bahaya di Bontang,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ismail Abdullah, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bontang. Menurutnya, buaya sering muncul saat hujan deras dan air laut pasang. Naiknya permukaan air membuat reptil buas itu berpindah habitat dan kerap mendekati permukiman warga.

“Buaya menyerang tanpa tanda-tanda. Gerakannya cepat, sulit diprediksi. Karena itu kami selalu mengingatkan agar warga berhati-hati, terutama yang beraktivitas di sungai, laut, atau muara,” jelas Ismail.

Untuk mencegah kejadian serupa, BPBD telah memasang pelang peringatan bahaya buaya di sejumlah lokasi. Di antaranya kawasan Sungai Guntung (hilir dan hulu), Dermaga Selambai yang kerap dijadikan tempat mandi anak-anak, serta Sungai Bontang Kuala dekat Terminal.

“Pemasangan plang ini bukan sekadar formalitas. Ini pengingat agar warga tetap waspada dan tidak berenang atau memancing sembarangan di daerah rawan buaya,” tambahnya.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak memberi makan buaya, tidak memancing di air keruh, dan segera melapor jika melihat buaya mendekati permukiman.

“Kami minta warga segera menjauh bila melihat buaya di permukaan. Jangan coba-coba mendekat atau mengusir sendiri,” tegas Ismail.

Hingga kini, BPBD terus memantau kondisi perairan di Bontang Kuala, Guntung, Selambai, dan Berebas Ujung. Pengawasan diperketat karena potensi hujan deras dan banjir rob diprediksi meningkat dalam beberapa hari ke depan.

“Imbauan ini bukan untuk menakuti, tapi agar masyarakat lebih berhati-hati. Cuaca ekstrem bisa mengubah perilaku satwa liar, termasuk buaya,” pungkasnya. (*)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

Via: Fahrul Razi
Tags: BuayaPesisir Bontang
Previous Post

Soal Pembentukan Klub Profesional, Wawali Bontang: Kalau Tak Paham Sepak Bola, Jangan Duduk di Struktur Klub

Next Post

Japan probe finds more universities discriminated against women

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
news4

Japan probe finds more universities discriminated against women

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved