• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 18, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

BPBD Kaltim Bentuk Satgas Tanggap Bencana

Suriadi Said by Suriadi Said
30 November 2023 | 23:53
Reading Time: 2 mins read
0
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

BENCANA alam seringkali menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat. Baik itu kerusakan infrastruktur, lingkungan, maupun psikologis. Untuk mengatasi dampak bencana, diperlukan kerjasama dari berbagai pihak.

Untuk itu BPBD Kaltim membentuk satuan tugas (Satgas) tanggap bencana, yang mana peran dan fungsinya mereka sebagai garda terdepan, menjadi tenaga relawan untuk memfasilitasi ketika terjadi bencana.

“Berdasarkan pengalaman kejadian bencana sebelumnya, kalau saat tidak terjadi bencana atau kondisi normal, kurang diperhatikan, kesiapsiagaannya kurang dalam arti dalam kondisi capek, bencana terjadi pada waktu itu kita tidak siap,” terang Kepala Pelaksana BPBD Kaltim Agus Tianur melalui Analis Kebijakan Ahli Muda, Sugeng Priyanto.

PILIHAN REDAKSI

Kaltim Waspada Bencana, Sekda Minta BPBD Punya Kalender Risiko

Kaltim Waspada Bencana, Sekda Minta BPBD Punya Kalender Risiko

18 Juni 2025 | 23:46
Kaltim Termasuk Lima Provinsi dengan Risiko Banjir dan Longsor Tertinggi 13 Potensi Bencana di Kaltim Waspada ISPA Akibat Asap Karhutla!

Kaltim Termasuk Lima Provinsi dengan Risiko Banjir dan Longsor Tertinggi

7 Maret 2025 | 11:18

Sugeng mengatakan, bila saat terjadi bencana khususnya gempa bumi seperti kejadian di Palu yang berakibat terjadinya tsunami, likuifaksi dan di Jawa Barat terjadi gempa namun tidak terjadi tsunami yang terjadi adalah kepanikan, tidak tahu apa yang harus diperbuat, mereka ingin menyelamatkan namun dengan gempa yang terjadi yang sulit diprediksi dan kondisinya yang singkat sehingga koordinasi menjadi kacau serta kewenangan yang tidak jelas.

“Sehingga terjadi stress kalaupun ada bantuan nantinya belum jelas, ada tekanan media, karena media lebih cepat dibanding informasi secara person,serta isu yang menyesatkan dari pihak yang bertanggung jawab,” jelasnya.

Semua ingin membantu tapi tidak banyak yang bisa diperbuat yang menyebabkan keamanan terganggu, kondisi-kondisi seperti inilah terjadi pada saat kejadian bencana khususnya seperti yang di Palu, beberapa fasilitas umum tidak bisa berfungsi, panik dan lain sebagainya.

“Tapi pada saat pasca, itu panjang, memulihkan merehabilitasi lagi, pemulihan fisik sosial ekonomi dan lingkungan berjalan lambat dan tidak menyeluruh, bantuan hanya sebatas pada masa tanggap darurat, bantuan tidak merat, psikososial tidak tertangani secara tuntas, menyisakan depresi yang mendalam,” ujarnya.

Jadi kalau ada kejadian bencana, seperti gempa bumi pemerintah kabupaten kota menjadi penanggung jawab utama, dalam pengendalian bencana di wilayahnya. Pemda Provinsi segera merapat ke daerah bencana dan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada di tingkat provinsi.

“Pemerintah memberi bantuan sumber daya yang secara ekstrim tidak tertangani daerah termasuk melibatkan TNI-Polri,” tutupnya. (ADS/BPBD KALTIM)

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News  

Via: DH Basuki
Tags: BPBD Kaltim
Previous Post

BPBD Kaltim Lakukan Bimbingan Penanganan Bencana

Next Post

Optimalisasi Sektor Berkelanjutan dan Strategi Hilirisasi Batu Bara di Kaltim

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post

Optimalisasi Sektor Berkelanjutan dan Strategi Hilirisasi Batu Bara di Kaltim

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved