• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Jumat, Juli 24, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Bukan Hanya Obat, Bontang Andalkan Cara Berkomunikasi untuk Tekan Stunting

Suriadi Said by Suriadi Said
3 Juni 2026 | 22:58
Reading Time: 2 mins read
0
Bukan Hanya Obat, Bontang Andalkan Cara Berkomunikasi untuk Tekan Stunting

Peningkatan layanan publik ini difokuskan bagi 71 tenaga kesehatan selama dua hari di Hotel Equator Bontang, mulai Rabu (3/6/2026). Foto: Syeh/Prokompim

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

ANCAMAN stunting tidak selalu bisa dilawan hanya dengan bantuan makanan bergizi atau layanan kesehatan. Ada satu hal yang sering luput dari perhatian, yakni bagaimana pesan kesehatan disampaikan kepada masyarakat.

Kesadaran itulah yang kini diperkuat Pemerintah Kota Bontang. Sebanyak 71 tenaga kesehatan (nakes) dibekali kemampuan komunikasi agar mampu menyampaikan edukasi kesehatan dengan lebih mudah dipahami, santun, dan menyentuh kebutuhan warga.

PILIHAN REDAKSI

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Setahun MBG di Samarinda Belum Berdampak ke Stunting

Setahun MBG di Samarinda Belum Berdampak ke Stunting

13 Juli 2026 | 14:01

Langkah tersebut diwujudkan melalui Orientasi Penguatan Komunikator Metode Komunikasi Antarpribadi (KAP) yang digelar Dinas Kesehatan Kota Bontang selama dua hari di Hotel Equator Bontang, mulai Rabu (3/6/2026).

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Bontang, Toetoek Pribadi Ekowati, mengatakan pelatihan ini dirancang untuk memperkuat keterampilan komunikasi tenaga kesehatan saat berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Menurutnya, perubahan perilaku menjadi salah satu kunci penting dalam upaya percepatan penurunan stunting. Karena itu, tenaga kesehatan tidak hanya dituntut memahami aspek medis, tetapi juga mampu membangun kedekatan dan kepercayaan dengan warga.

“Ketika pesan kesehatan disampaikan dengan cara yang tepat, peluang masyarakat untuk memahami dan menerapkannya akan jauh lebih besar,” ujarnya.

Program ini menjadi bagian dari implementasi Pilar Kedua Strategi Nasional Percepatan Penurunan Stunting sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021.

Guna memperkuat kapasitas peserta, Dinkes Bontang menghadirkan narasumber dari Forum KAP Jakarta serta Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo yang memiliki pengalaman dalam penguatan komunikasi kesehatan masyarakat.

Pelatihan tidak berhenti di ruang kelas. Para peserta juga diterjunkan langsung ke lapangan untuk mempraktikkan pendekatan komunikasi kepada warga.

Mereka menyapa masyarakat melalui berbagai forum, mulai dari posyandu, kelas ibu hamil, Bina Keluarga Balita (BKB), hingga lingkungan sekolah.

Materi yang disampaikan berfokus pada penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pentingnya sanitasi lingkungan, serta berbagai langkah pencegahan stunting sejak dini.

Komitmen Pemerintah Kota Bontang terhadap penanganan stunting terlihat dari kehadiran langsung Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, yang membuka kegiatan tersebut.

Di hadapan peserta, Neni menegaskan bahwa pelatihan ini tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial semata.

“Pelatihan ini harus menghasilkan dampak nyata sehingga target penurunan stunting di Kota Bontang dapat tercapai,” tegasnya.

Neni menilai komunikasi yang efektif menjadi salah satu fondasi penting dalam mengubah perilaku masyarakat. Karena itu, tenaga kesehatan diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang aktif mengedukasi warga di lingkungan masing-masing.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat merupakan investasi jangka panjang untuk membangun generasi yang lebih sehat dan berkualitas.

Karena itulah, setiap informasi kesehatan yang tersampaikan dengan baik, setiap ibu yang memahami pentingnya gizi, dan setiap keluarga yang menerapkan pola hidup sehat menjadi bagian dari langkah besar menyelamatkan generasi mendatang. [ADS]

 

Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: Pemkot BontangStunting
Previous Post

Polda Kaltim Bongkar Motif Terduga Pelaku Besok, Keluarga Royyan: Kenapa Anak Kami?

Next Post

Kejati Kaltim Tahan ASN ESDM dan Swasta, Diduga Terlibat Penjualan Batu Bara Ilegal

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Kejati Kaltim Tahan ASN ESDM dan Swasta, Diduga Terlibat Penjualan Batu Bara Ilegal

Kejati Kaltim Tahan ASN ESDM dan Swasta, Diduga Terlibat Penjualan Batu Bara Ilegal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

26 Juni 2026 | 21:44
Badak LNG Hidupkan Kembali Train F di Kilang Gas Bontang Badak LNG Buka Program Magang COOP bagi Mahasiswa Bontang, Berikut Syarat dan Tahapan Seleksinya Ditemukannya Gas Jumbo di Kaltim, Badak LNG Berpotensi Hidupkan Lagi 3 Kilang

Badak LNG Hidupkan Kembali Train F di Kilang Gas Bontang

14 Agustus 2024 | 07:37
Kasat Intelkam Polresta Balikpapan Berganti, Kini Dijabat Kompol Sumardi

Kasat Intelkam Polresta Balikpapan Berganti, Kini Dijabat Kompol Sumardi

19 Juni 2024 | 19:18

WN Korsel Tewas usai Lompat dari Lantai 23 Apartemen di Balikpapan

2 Juni 2022 | 19:59
Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bontang, Pertamina: Stok dan Distribusi Aman Kok

Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bontang, Pertamina: Stok dan Distribusi Aman Kok

16 Juli 2026 | 17:49

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved