• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 18, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Catatan Tim Gugus Covid-19 Kaltim soal Kesiapan Hadapi New Normal

Suriadi Said by Suriadi Said
28 Mei 2020 | 09:39
Reading Time: 2 mins read
0
Catatan Tim Gugus Covid-19 Kaltim soal Kesiapan Hadapi New Normal
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

ARAHAN Presiden Joko Widodo untuk menjalani tatanan hidup baru (new normal) bersama penyakit yang disebabkan Covid-19 masih memerlukan pembelajaran. Karena itu, di tengah pandemi yang belum selesai saat ini, masyarakat harus mempersiapkan diri memasuki kehidupan baru atau New Normal.

Menurut Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim, Andi Muhammad Ishak, masyarakat harus tetap melakukan upaya-upaya disiplin dan konsisten menerapkan protokol kesehatan sebagai antispasi penularan virus corona (Covid-19).

PILIHAN REDAKSI

Diundang Ngopi, Ormas Diduga ‘Dikondisikan', Kesbangpol Kaltim: Murni Silaturahmi, Bukan Redam Aksi Meski Dikumpulkan Kesbangpol, Gelombang Aksi 21 April Menguat, Siap Kepung Kantor Gubernur dan DPRD Kaltim

Diundang Ngopi, Ormas Diduga ‘Dikondisikan’, Kesbangpol Kaltim: Murni Silaturahmi, Bukan Redam Aksi

13 April 2026 | 16:01
Pemprov Kaltim Percepat Integrasi Aplikasi SAKTI untuk Layanan Publik

Pemprov Kaltim Percepat Integrasi Aplikasi SAKTI untuk Layanan Publik

27 Maret 2025 | 19:05

“Apapun namanya, mau tidak mau pasti ada perubahan. Apakah di bulan depan atau minggu depan. Kita harus siap memasuki kehidupan normal yang baru. Kita harus mampu beradaptasi dengan kondisi. Sebab, Covid-19 ada di sekitar kita,” ujar Andi Muhammad Ishak saat conference pers perkembangan Covid-19, Rabu 27 Mei 2020.

Menurut Andi Muhammad Ishak, upaya-upaya untuk hidup bersih dan sehat selama pandemi virus corona. Senantiasa melaksanakan social distancing ataupun physical distancing (jaga jarak). Selalu menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, senantiasa mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir.

“Tidak kalah pentingnya, bagaimana kita meningkatkan daya tahan tubuh kita dengan mengkonsumsi makanan bergizi, bervitamin dan menjaga tubuh selalu sehat dengan berolahraga. Pastikan juga cukup beristirahat. Ini semua untuk ketahanan tubuh dalam mengantisipasi penularan Covid-19 dimasa new normal,” urai Andi Muhammad Ishak.

Hal tersebut menunjukkan jika penularan Covid-19 dapat dikendalikan. Catatannya, pengendalian harus dilakukan secara bersama, disiplin dan penuh kesungguhan menerapkan protokol kesehatan ketika muncul kebijakan dilakukan pelonggaran atas pengetatan aktivias masyarakat di luar rumah.

Pada prinsipnya, di Kaltim sudah menerapkan pembatasan sosial. Yaitu bagaimana membatasi orang bekerja di kantor jadi di rumah. Anak sekolah belajar di rumah. Tempat usaha juga dilakukan pesan antar. Sebenarnya Kaltim menjalankan PSBB.

Adanya sejumlah wilayah yang berencana melakukan agenda new normal, menurut Andi Muhammad Ishak, tetap harus memerhatikan kondisi kesehatan masyarakat khususnya di tengah wabah Covid-19. Menurut Andi Muhammad Ishak, ada tiga kriteria yang harus terpenuhi jika akan melonggarkan pembatasan demi menuju new normal tersebut yang perlu dianalisis dari beberapa aspek.

Pertama perkembangan epidemolog terkait penurunan bermakna dalam 3 minggu pasca puncak pandemi terakhir.

Screenshot 20200528 082738 Chrome

Kedua terkait kesiapan sistem dan fasilitas kesehatan serta kapasitas karantina dan layanan lainnya. Selain itu, berkaitan terkait antisipasi penyakit non-Covid-19 untuk mengantisipasi terjadinya ledakan pasien. Hal ini untuk memastikan pelayanan tetap berjalan sesuai standard baik terhadap pasien Covid-19 maupun non-Covid-19.

Ketiga berkaitan dengan kemampuan tim surveilance dalam mentracing penyakit dan melakukan screnning serta treatment terhadap perkembangan kasus Covid-19.

“Ini bukan sesuatu yang mudah untuk dipenuhi. kalau terpenuhi bisa saja rekomendasi itu dipenuhi tim Gugus Tugas. Tapi jika tidak yang belum bisa diterapkan. Kita lihat juga tracing dan hasil screnning pascalebaran ini. karena banyak aktivitas berkumpul. paling tidak dilihat seminggu ke depan. Kami belum dapatkan hasil itu,” ujar Andi Muhammad Ishak. (*)

Tags: Kalimantan TimurNew normal
Previous Post

INFOGRAFIS: Protokol Kesehatan Pedagang dan Konsumen di Pasar

Next Post

New Normal di Bontang; Rumah Ibadah Dibuka Lagi, Tahapan Pilkada Mulai Berjalan

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
New Normal di Bontang; Rumah Ibadah Dibuka Lagi, Tahapan Pilkada Mulai Berjalan

New Normal di Bontang; Rumah Ibadah Dibuka Lagi, Tahapan Pilkada Mulai Berjalan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved