• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Senin, Juli 20, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Cerita Pilu Tugu Selamat Datang Bontang: Lampu dan Kabel Dijarah, Kini jadi Tempat Pesta Miras

Suriadi Said by Suriadi Said
16 Juni 2026 | 19:34
Reading Time: 3 mins read
0
Cerita Pilu Tugu Selamat Datang Bontang: Lampu dan Kabel Dijarah, Kini jadi Tempat Pesta Miras

Petugas sedang memperbaiki instalasi lampu di Tugu Selamat Datang. [Fahrul/Pranala,co]

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

TUGU Selamat Datang Bontang yang seharusnya berdiri megah sebagai simbol kebanggaan kota kini merana. Malam-malam di ikon kota ini tak lagi terang benderang, melainkan berubah mencekam akibat rentetan aksi vandalisme yang tak kunjung reda.

Fasilitas publik yang dibangun dengan uang rakyat sengaja dirusak oleh tangan-tangan jahil. Mulai dari lampu taman yang dipecahkan, ornamen yang dicopot, hingga instalasi kabel yang raib digondol maling.

PILIHAN REDAKSI

Fasilitas Publik Bontang Berulang Kali Dirusak, CCTV Kota Dioptimalkan, Pelaku Diviralkan

Fasilitas Publik Bontang Berulang Kali Dirusak, CCTV Kota Dioptimalkan, Pelaku Diviralkan

15 Juni 2026 | 14:34
Remaja Rusak Pot Bunga Bontang Tak Dipenjara, Polisi Pilih Jalur Ini

Remaja Rusak Pot Bunga Bontang Tak Dipenjara, Polisi Pilih Jalur Ini

6 Juni 2026 | 01:04

Saban malam, kemegahan tugu ini meredup. Ruang publik yang mestinya ramah keluarga justru berubah fungsi menjadi tempat yang rawan dan mengkhawatirkan.

Arman (41), seorang petugas kebersihan yang setiap hari merawat kawasan tersebut, menyaksikan sendiri bagaimana tugu kebanggaan warga Bontang ini perlahan dipreteli. Kerusakan terjadi hampir di seluruh titik penerangan penting.

“Bukan cuma tiga titik lampu yang rusak. Lampu hias di bangku juga dirusak, lampu sorot di empat sudut dicopot. Tinggal satu yang masih menyala,” ujar Arman dengan nada kecewa, Selasa (16/6/2026).

Kondisi taman yang gelap gulita memancing masalah baru. Sejak pos penjagaan di sekitar taman kosong, pengawasan praktis melempem. Alhasil, kawasan tugu kerap dijadikan lokasi nongkrong.

Arman mengaku sering memungut botol-botol bekas minuman keras saat membersihkan area taman di pagi hari. Pemandangan miris ini biasanya memuncak saat akhir pekan tiba.

“Kalau gelap begini rawan. Saya sering temukan botol miras. Biasanya ramai Jumat sampai Minggu malam,” keluhnya.

Anehnya, aksi vandalisme ini seperti tak tersentuh hukum. Padahal, ada empat kamera CCTV yang terpasang di sekitar tugu. Namun, hanya dua kamera yang memantau langsung area taman, dan hanya satu yang benar-benar menyorot ke dalam. Upaya melacak pelaku pun sejauh ini masih gelap gulita.

Dinas PUPR Elus Dada: 4 Kali Diperbaiki, 4 Kali Dirusak

Maraknya aksi perusakan fasilitas publik ini memicu keprihatinan dari Pemkot Bontang. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bontang, Muh Cholis Edy Prabowo, menduga ada unsur kesengajaan dalam rentetan teror vandalisme ini.

“Saya itu kok khawatir ya? Kayaknya memang sengaja dirusak. Vandalisme ini sepertinya makin marak,” ungkap Edy.

Ternyata, sasarannya bukan cuma Tugu Selamat Datang. Edy membeberkan daftar panjang fasilitas kota yang hancur. Mulai dari taman di depan Kantor Lurah Satimpo, pembatas jalan (bollard) serta pot bunga di Jalan Ahmad Yani, hingga ikon burung Kuntul Perak pada lampu hias di Jalan MT Haryono yang raib dicuri.

Pihak PUPR sendiri sebenarnya tidak tinggal diam. Khusus untuk kawasan Tugu Selamat Datang, petugas sudah berkali-kali turun tangan melakukan perbaikan. Namun, hasilnya selalu nihil karena pelaku kembali beraksi tak lama setelah petugas pergi.

“Yang di tugu itu baru saja kita perbaiki. Bahkan sudah empat kali kami sambung (kabelnya), empat kali putus lagi,” tegas Edy dengan nada masygul.

Kegusaran Edy sangat beralasan. Pada lampu hias yang tertanam di bawah bangku taman, kabel instalasi bahkan hilang tanpa jejak. “Sudah empat kali diperbaiki, selalu diputus orang. Kabelnya bahkan saya tidak tahu di mana sekarang.”

Memburu Pelaku Lewat Kamera Pengawas

Pemerintah Kota Bontang kini mencoba memutar otak untuk menghentikan aksi kriminalitas yang merugikan estetika dan keamanan kota ini. Langkah darurat mulai disiapkan agar fasilitas umum tidak terus-menerus menjadi sasaran empuk.

Sebagai tindakan antisipasi ke depan, Dinas PUPR langsung berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bontang. Fokus utamanya adalah meningkatkan pengawasan digital di titik-titik rawan.

“Mudah-mudahan upaya ini bisa mencegah aksi vandalisme,” harap Edy.

Rencananya, kapasitas dan jangkauan kamera pengawas (CCTV) di area-area publik akan dimaksimalkan agar pergerakan mencurigakan di malam hari bisa terpantau penuh.

Namun, kamera pengawas tentu punya keterbatasan. Pada akhirnya, kenyamanan dan keindahan Kota Bontang berada di tangan warganya sendiri. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak abai dan berani melaporkan setiap tindakan mencurigakan demi menjaga tugu kebanggaan bersama tetap aman dan nyaman. [FR]

 

Nikmati berita dan informasi terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: Tugu Selamat DatangVandalisme
Previous Post

Polresta Balikpapan Respons Tuntutan Mahasiswa, Belum Ada Laporan Begal

Next Post

Warga Bontang Kecele, Usulan 2 Ribu Jargas Dipangkas Setengahnya

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Warga Bontang Kecele, Usulan 2 Ribu Jargas Dipangkas Setengahnya Penyusunan Desain Jargas di Bontang Segera Dimulai, Suvei dan Pendataan Awal November 2024

Warga Bontang Kecele, Usulan 2 Ribu Jargas Dipangkas Setengahnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved