• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Jumat, Juli 24, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Curhatan ASN Bontang soal Rencana Pemangkasan TPP

Suriadi Said by Suriadi Said
1 April 2026 | 07:21
Reading Time: 2 mins read
0
Curhatan ASN Bontang soal Rencana Pemangkasan TPP

Ilustrasi by AI

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

BONTANG, Pranala.co – Rencana Pemerintah Kota Bontang untuk menyesuaikan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) pada tahun 2027 memicu beragam respons di kalangan pegawai.

Kebijakan ini tidak hanya dipandang sebagai langkah penyesuaian anggaran, tetapi juga menyentuh langsung kondisi ekonomi para aparatur sipil negara.

PILIHAN REDAKSI

Wahai Pusat! Kapan Duit Rp402 Miliar Cair untuk Bontang?

Wahai Pusat! Kapan Duit Rp402 Miliar Cair untuk Bontang?

15 Juli 2026 | 17:26
Defisit Anggaran, Revitalisasi RS Tipe D dan GOR Bontang Dibatalkan RSUD Bontang Overkapasitas, Rencana Pembangunan Gedung C Mulai Digodok

Defisit Anggaran, Revitalisasi RS Tipe D dan GOR Bontang Dibatalkan

15 Juli 2026 | 07:13

Sejumlah ASN menilai rencana tersebut sebagai konsekuensi logis dari kondisi fiskal daerah. Salah seorang ASN Pemkot Bontang berinisial LN menyebut, kebijakan serupa pernah terjadi sebelumnya.

Ia mengingat masa kepemimpinan Wali Kota sebelumnya, Basri Rase, ketika pemotongan TPP juga diberlakukan sementara waktu.

“Waktu itu berlangsung sekira satu tahun. Setelah kondisi APBD membaik, TPP kembali normal. Jadi ini bagian dari siklus keuangan daerah,” ujarnya kepada Pranala.co, Selasa (31/3/2026).

Pandangan ini menunjukkan bahwa TPP dipahami bukan sebagai penghasilan tetap, melainkan insentif yang bergantung pada kemampuan keuangan daerah.

Namun, tidak semua ASN dapat menerima rencana tersebut dengan mudah. Bagi sebagian pegawai, terutama yang memiliki tanggungan finansial, TPP menjadi penopang utama penghasilan.

“Banyak yang punya cicilan, terutama ke bank. TPP sangat membantu untuk memenuhi kewajiban bulanan,” ungkap ASN tersebut.

Penolakan juga muncul dari sejumlah pegawai yang menilai kebijakan ini datang di saat yang kurang tepat, ketika tekanan ekonomi meningkat.

“Harga kebutuhan pokok naik, biaya hidup juga bertambah. Kalau TPP dipotong, jelas terasa berat,” ujar seorang ASN lainnya.

Kekhawatiran lebih besar disampaikan oleh pegawai berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Salah satu PPPK berinisial HD menilai kelompoknya akan paling terdampak jika pemangkasan dilakukan secara merata.

“Gaji kami tidak sebesar PNS. Kalau TPP ikut dipotong, dampaknya lebih terasa. Harusnya ada pertimbangan khusus,” ujarnya.

Ia juga menyoroti aspek keadilan dalam kebijakan tersebut. Menurutnya, penyesuaian seharusnya mempertimbangkan level jabatan dan besaran penghasilan.

“Kalau pejabat mungkin tidak terlalu terasa. Tapi kami di lapangan justru paling terdampak,” tegasnya.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Bontang menegaskan bahwa rencana penyesuaian TPP merupakan bagian dari upaya menjaga kesehatan keuangan daerah.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menjelaskan bahwa kondisi APBD tahun 2026 masih relatif aman, dengan nilai sekitar Rp2,1 triliun yang turut ditopang bantuan keuangan dari pemerintah provinsi.

“Untuk tahun ini masih aman, karena APBD kita masih cukup besar,” ujar Neni, Senin (30/3/2026).

Namun, proyeksi penurunan APBD pada 2027 hingga sekitar Rp1,75 triliun berpotensi menimbulkan tekanan fiskal. Tanpa penyesuaian, porsi belanja pegawai diperkirakan bisa mencapai sekitar 40 persen dari total APBD.

Padahal, berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (HKPD), belanja pegawai dibatasi maksimal 30 persen.

“Kalau melanggar, dana transfer dari pusat bisa ditahan. Itu risiko yang harus dihindari,” tegasnya.

Meski demikian, pemerintah memastikan tidak akan mengambil langkah ekstrem seperti pengurangan pegawai, khususnya PPPK, karena berpotensi menimbulkan dampak sosial baru.

Sebagai alternatif, penyesuaian TPP dinilai sebagai langkah paling realistis.

“Pegawai tetap dipertahankan. Tapi TPP kemungkinan akan disesuaikan agar tetap sesuai aturan,” jelas Neni. (FR)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: APBD BontangASN BONTANGBontang
Previous Post

Pemerintah Tetapkan ASN Pusat dan Daerah WFH Setiap Jumat

Next Post

Harga Sawit Kaltim Menguat di Akhir Maret 2026

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Harga Sawit Kaltim Menguat di Akhir Maret 2026 Harga TBS Sawit Kaltim Naik Akhir Januari 2026, Pendapatan Petani Ikut Terdongkrak Petani Plasma Kaltim Sumringah, Harga TBS Tembus Rp 3.350 per Kg Pekebun di Kaltim Paling Sejahtera sepanjang November 2023, Penyebabnya?

Harga Sawit Kaltim Menguat di Akhir Maret 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

26 Juni 2026 | 21:44
Badak LNG Hidupkan Kembali Train F di Kilang Gas Bontang Badak LNG Buka Program Magang COOP bagi Mahasiswa Bontang, Berikut Syarat dan Tahapan Seleksinya Ditemukannya Gas Jumbo di Kaltim, Badak LNG Berpotensi Hidupkan Lagi 3 Kilang

Badak LNG Hidupkan Kembali Train F di Kilang Gas Bontang

14 Agustus 2024 | 07:37
Kasat Intelkam Polresta Balikpapan Berganti, Kini Dijabat Kompol Sumardi

Kasat Intelkam Polresta Balikpapan Berganti, Kini Dijabat Kompol Sumardi

19 Juni 2024 | 19:18

WN Korsel Tewas usai Lompat dari Lantai 23 Apartemen di Balikpapan

2 Juni 2022 | 19:59
Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bontang, Pertamina: Stok dan Distribusi Aman Kok

Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bontang, Pertamina: Stok dan Distribusi Aman Kok

16 Juli 2026 | 17:49

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved