• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Kamis, Juli 23, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Diperpanjang Lagi, Pelajar Bontang Belajar di Rumah sampai Batas Waktu Tak Ditentukan

Suriadi Said by Suriadi Said
20 April 2020 | 10:56
Reading Time: 2 mins read
0
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Diperpanjang Lagi, Pelajar Bontang Belajar di Rumah sampai Batas Waktu Tak Ditentukan

ANCAMAN pandemi Covid-19 membuat masa belajar di rumah bagi jenjang pendidikan mulai tingkat PAUD sampai SMP di Kota Bontang, Kalimantan Timur diperpanjang sampai batas waktu tidak ditentukan. Ini disampaikan langsung Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, Senin (20/4) pagi.

“Masa belajar bagi siswa di Bontang diperpanjang mulai 22 April sampai ada pemberitahuan selanjutnya. Ini suratnya sedang diteken ” kata Neni.

Lalu terkait pelaksanaan Ujian Semester sesuai dengan Kalender Pendidikan, seharusnya 15-20 Juni dimajukan menjadi 4-9 Mei 2020. Ini sesuai hasil koordinasi antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dengan Perwakilan Kepala SD dan SMP yang tergabung di dalam K3S dan MKKS pada 16 April 2020.

Bentuk soal ujian semester nantinya mengacu pada surat edaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan nomor :420/720/Dikbud tanggal 26 Maret 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam masa darurat penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19);

Yakni, Ujian Sekolah dalam bentuk tes yang mengumpulkan siswa tidak boleh dilakukan. Ujian Sekolah dapat dilakukan dalam bentuk portofolio, nilai rapor dan prestasi yang diperoleh sebelumnya , penugasan, tes daring, dan / atau bentuk asesmen jarak jauh lainya.

“Ujian Sekolah dirancang untuk mendorong aktivitas belajar yang bermakna dan tidak perlu mengukur ketuntasan capaian kurikulum secara menyeluruh,” lanjut Neni.

Sementara untuk sekolah yang belum melaksanakan ujian sekolah diberlakukan berbagai ketentuan. Kelulusan Sekolah Dasar ( SD ) ditentukan berdasarkan rata-rata nilai rapor lima semester terakhir ( kelas 4, kelas 5 dan kelas 6 semester ganjil), nilai semester genap kelas 6 dapat diambil dari nilai try out atau mid semester dan praktik.

Nah, untuk kelulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) ditentukan berdasarkan rata-rata nilai rapor lima semester terakhir ( kelas 7, kelas 8 dan kelas 9 semester ganjil ), nilai semester genap kelas 9 dapat diambil dari nilai try out atau mid semester dan praktik.

“Untuk Pengisian Rapor Ujian Semester genap tetap mengacu pada kalender pendidikan tahun pelajaran 2019/2020,” tambahnya.

Pada bulan suci Ramadhan siswa/peserta didik dalam pembelajaran lebih diarahkan pada pembelajaran Keagamaan khusus yang beragama Islam. Kegiatan murid difokuskan pada pembentukan dan pembiasaan dalam rangka mengisi Bulan Suci Ramadhan.

Misalnya, berpuasa, membaca Alquran, salat fardu dan tarawih berjemaah bersama keluarga di rumah. Salat sunnah dan dan kegiatan lainnya dalam rangka  peningkatan pengetahuan dan amaliah dalam Bulan Suci Ramadhan 1441 Hijriah.

Sementara bagi yang non muslim bisa menyesuaikan menurut agama dan kepercayaan masing-masing, dalam rangka meningkatkan ketaatan terhadap Tuhan yang Maha Esa.

Selain memperpanjang masa belajar di rumah bagi siswa, Neni juga meminta agar guru tetap memantau proses belajar mengajar jarak jauh melalui pemanfaatan teknologi informasi, di rumah masing-masing. Pemantauan dilakukan secara berjenjang oleh guru, wali kelas, Wakil Kepala Sekolah, Kepala Sekolah hingga Pengawas Sekolah, termasuk proses absensi guru dan tenaga kependidikan.

Pembelajaran mandiri di rumah dapat melalui TVRI dengan di damping orang tua masing-masing. Serta sekolah atau guru bisa meminta hasil/tugas belajar mandiri di rumah melalui TVRI. Misalnya, resume/ringkasan/rangkuman sesuai jenjang kelas dan daya nalar anak masing-masing setelah siswa masuk secara normal.

“Guru tetap memantau dan bahkan melakukan proses pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi informasi,” pungkasnya. (*)

PILIHAN REDAKSI

Bandara Ujoh Bilang Mahulu Hampir Rampung, Siap Diresmikan Awal Februari 2026

Bandara Ujoh Bilang Mahulu Hampir Rampung, Siap Diresmikan Awal Februari 2026

8 Januari 2026 | 09:26
SK PPPK Paruh Waktu Bontang Rampung Dicetak, Pelantikan 20 Oktober Link Jadwal dan Syarat Seleksi PPPK di Bontang 214 PPPK Bontang Resmi Bertugas, Mayoritas di Posisi Tenaga Teknis

SK PPPK Paruh Waktu Bontang Rampung Dicetak, Pelantikan 20 Oktober

1 Oktober 2025 | 15:37
Tags: Belajar di RumahCovid-19Headline
Previous Post

Pelajar di Kutim, Belajar di Rumah Lagi sampai 13 Juni ya

Next Post

Begini Gambaran saat Nyawa Dicabut Menurut Imam Ghazali

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post

Begini Gambaran saat Nyawa Dicabut Menurut Imam Ghazali

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

26 Juni 2026 | 21:44
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved