• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Selasa, Juli 21, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Disdikbud Bontang: Tak Ada Tempat untuk Kekerasan di Sekolah

Suriadi Said by Suriadi Said
20 Oktober 2025 | 10:10
Reading Time: 2 mins read
0
Disdikbud Bontang: Tak Ada Tempat untuk Kekerasan di Sekolah Tak Dipanggil Seleksi Kerja di Bontang? Ini Cara Lapor ke Disnaker UMK Bontang Bakal Naik Tahun Depan? Kepala Disnaker Bilang Begini

Kepala Disdikbud Bontang Abduh Safa Muha. (Foto:Sulaiman)

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, BONTANG — Dunia pendidikan di Bontang kini diarahkan menuju sistem yang lebih manusiawi dan beradab. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang menegaskan komitmennya untuk menciptakan lingkungan belajar yang benar-benar bebas dari kekerasan, baik fisik maupun verbal.

Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, mengatakan praktik hukuman fisik di sekolah sudah tidak relevan lagi. Menurutnya, zaman telah berubah, dan pola pengajaran yang menekankan kekerasan tidak lagi sesuai dengan semangat pendidikan modern.

PILIHAN REDAKSI

Cerita SDN 003 Bontang Barat yang Tak Bisa Dapat Bantuan Pemkot

Cerita SDN 003 Bontang Barat yang Tak Bisa Dapat Bantuan Pemkot

13 November 2025 | 07:44
Rp728 Juta Disiapkan, 39 CCTV Dipasang di Sekolah Bontang Tahun Ini

Rp728 Juta Disiapkan, 39 CCTV Dipasang di Sekolah Bontang Tahun Ini

14 Agustus 2025 | 17:19

“Zaman sekarang bukan waktunya lagi mendidik anak dengan kekerasan. Pendidikan harus berangkat dari penghormatan terhadap peserta didik,” ujarnya, Rabu (15/10/2025).

Ia menegaskan, guru saat ini harus bertransformasi. Tidak lagi menjadi satu-satunya sumber pengetahuan, tetapi berperan sebagai pendamping dan fasilitator dalam proses belajar.

Abdu Safa menjelaskan, konsep deep learning atau pembelajaran mendalam serta penerapan Kurikulum Merdeka menempatkan guru dan siswa pada posisi sejajar. Guru menjadi pemantik yang membantu siswa berpikir kritis, kreatif, dan menemukan makna dari setiap proses belajar.

“Dalam deep learning, guru bukan menggurui, tapi menuntun. Anak diajak menemukan makna, bukan sekadar menghafal,” jelasnya.

Ia juga menyoroti masih adanya kasus kekerasan di sekolah yang kerap viral di media sosial. Menurutnya, setiap masalah siswa sebaiknya diselesaikan dengan pendekatan dialog, bukan emosi.

“Kalau ada anak yang berperilaku kurang baik, cukup beri laporan kecil kepada orang tua. Ajak mereka berkolaborasi membina anak di rumah,” katanya.

Pendekatan itu, lanjutnya, jauh lebih efektif dalam menumbuhkan kesadaran dan rasa tanggung jawab anak. Ia menilai, komunikasi dua arah antara sekolah dan keluarga menjadi kunci dalam membangun karakter siswa.

“Pendidikan yang ideal adalah yang menumbuhkan adab, ilmu, dan kasih sayang. Tidak boleh ada ruang bagi kekerasan di sekolah,” tegasnya.

Sebagai langkah konkret, Disdikbud Bontang akan memperkuat koordinasi dengan seluruh satuan pendidikan. Tujuannya agar penerapan Kurikulum Merdeka benar-benar melahirkan pembelajaran yang humanis, inklusif, dan berkarakter.

“Kami ingin sekolah tidak lagi menjadi tempat yang menakutkan, tapi ruang aman untuk tumbuh, berpikir, dan berempati. Itulah semangat Merdeka Belajar yang sesungguhnya,” harap Abdu Safa Muha. (*)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

Via: Fahrul Razi
Tags: Disdik BontangSekolah Ramah Anak
Previous Post

Bontang Tancap Gas Menuju Kota Cerdas, 75 Persen Layanan Pemerintah Sudah Digital

Next Post

PT Energi Unggul Persada Buka Lowongan Kerja di Bontang, Simak Posisi dan Syaratnya

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Proyek Soda Ash di Bontang Buka Lowongan Kerja, Cek Syarat dan Jadwalnya PT Energi Unggul Persada Mie Gacoan Bontang Buka Lowongan, Pendaftaran Online Mulai 29 September PLN Buka Lowongan Kerja Nasional 2025, Simak Link, Syarat, dan Cara Daftarnya Buruan Lamar! Lowongan Kerja PT KMBU Bontang untuk Posisi Waiter, Kuota Terbatas Dibutuhkan Segera! 4 Helper untuk TA Pupuk Kaltim Bontang Bank BTPN Syariah Buka Lowongan Community Officer di Bontang, Ini Syarat dan Cara Lamarnya

PT Energi Unggul Persada Buka Lowongan Kerja di Bontang, Simak Posisi dan Syaratnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved