• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Senin, Juli 20, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Diskes Kaltim Waspadai Penyebaran Campak saat Idulfitri, Orangtua Diminta Batasi Kontak Anak

Suriadi Said by Suriadi Said
24 Maret 2026 | 10:14
Reading Time: 2 mins read
0
Diskes Kaltim Waspadai Penyebaran Campak saat Idulfitri, Orangtua Diminta Batasi Kontak Anak

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Diskes Kaltim, Fit Nawat.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

SAMARINDA, Pranala.co — Suasana Idulfitri identik dengan silaturahmi dan pertemuan keluarga besar. Namun, di balik hangatnya kebersamaan, ada potensi risiko kesehatan yang perlu diwaspadai.

Dinas Kesehatan Kalimantan Timur alias Diskes Kaltim mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran campak, terutama di tengah tingginya mobilitas selama Lebaran.

PILIHAN REDAKSI

Ratusan Ribu Warga Kaltim Kena Hipertensi, Berpotensi Risiko Jantung

Ratusan Ribu Warga Kaltim Kena Hipertensi, Berpotensi Risiko Jantung

21 Juni 2026 | 08:20
Dugaan Malpraktik RSUD AWS Samarinda, Kawat Putus dan Ring Nyangkut di Jantung Pemprov Kaltim: Dewan Pengawas Rumah Sakit Tidak Harus dari Dalam Daerah Tak Lagi Jauh Berobat, RSUD AWS Samarinda Buka Akses Transplantasi Ginjal untuk Warga Kaltim

Dugaan Malpraktik RSUD AWS Samarinda, Kawat Putus dan Ring Nyangkut di Jantung

2 Juni 2026 | 09:52

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Diskes Kaltim, Fit Nawat, menegaskan bahwa persoalan kesehatan tidak bisa hanya dibebankan kepada institusi kesehatan semata.

“Permasalahan kesehatan ini adalah tanggung jawab bersama. Tidak hanya institusi kesehatan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat melalui edukasi dan kesadaran bersama,” ujarnya.

Menurut Fit, meningkatnya aktivitas kunjungan saat Idulfitri berpotensi mempercepat penularan penyakit, termasuk campak yang mudah menyebar.

Ia mengimbau orang tua, khususnya yang memiliki bayi dan balita, untuk lebih selektif dalam membawa anak ke keramaian. Pembatasan kontak dinilai menjadi langkah penting untuk menekan risiko penularan.

Selain itu, masyarakat diminta konsisten menerapkan pola hidup sehat melalui Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Langkah sederhana seperti mencuci tangan, mengonsumsi buah dan sayur, serta menjaga waktu istirahat dinilai efektif dalam meningkatkan daya tahan tubuh.

“Kalau daya tahan tubuh kita baik, maka risiko infeksi virus bisa diminimalisir atau tidak berkembang menjadi lebih parah,” jelas Fit.

Diskes Kaltim juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan gejala awal campak.

Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain demam, batuk, pilek, mata merah, hingga munculnya ruam pada kulit.

Jika gejala tersebut muncul, masyarakat diminta segera menghubungi tenaga kesehatan untuk mendapatkan penanganan cepat.

“Jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat, campak bisa menimbulkan komplikasi seperti sesak napas, diare berat, hingga kondisi yang lebih berbahaya,” katanya.

Fit menambahkan, virus campak dapat menular bahkan dari orang yang tampak sehat. Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi bayi di bawah usia sembilan bulan yang belum mendapatkan imunisasi.

Kelompok usia tersebut memiliki risiko lebih tinggi mengalami gejala berat. Karena itu, pemerintah terus mendorong peningkatan cakupan imunisasi bagi bayi dan balita.

Masyarakat pun diimbau untuk memastikan anak mendapatkan imunisasi sesuai jadwal yang telah ditentukan. (RE)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: CampakDiskes Kaltim
Previous Post

8 Destinasi Wisata Favorit di Kaltim saat Libur Lebaran, Derawan hingga Susur Mahakam jadi Andalan

Next Post

60 Kapal Dikerahkan, Antrean Penyeberangan ke Beras Basah Bontang Mengular

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
60 Kapal Dikerahkan, Antrean Penyeberangan ke Beras Basah Bontang Mengular

60 Kapal Dikerahkan, Antrean Penyeberangan ke Beras Basah Bontang Mengular

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved