• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Juli 22, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Dua Pekan Jelang Lebaran, Harga Cabai di Bontang Tembus Rp90 Ribu per Kilogram

Suriadi Said by Suriadi Said
5 Maret 2026 | 21:15
Reading Time: 4 mins read
0
omoditas Harga Beras premium Rp16.500 – Rp17.000/kg Beras lokal Rp15.000/kg Cabai rawit Rp90.000/kg Cabai keriting Rp55.000/kg Cabai merah besar Rp60.000/kg Bawang merah Rp45.000/kg Bawang putih Rp43.000/kg Daging sapi Rp160.000/kg Daging ayam Rp34.375/kg Telur ayam Rp40.625/kg Gula curah Rp18.000/kg Minyak goreng kemasan Rp21.000/liter Minyak goreng curah Rp19.000/liter Ikan kembung, tongkol, bandeng sekitar Rp35.000/kg

Tim sidak terdiri dari Badan Pangan Nasional (Bapanas), Satgas Pangan Polda Kaltim, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Bontang, serta Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Bontang.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, BONTANG – Dua pekan menjelang Hari Raya Idulfitri, gelombang kenaikan harga bahan pangan mulai mengguncang Kota Bontang. Namun di antara semua komoditas, satu nama merajai puncak ketidakmasyarakatan: cabai merah. Harganya tak lagi masuk akal, melambung jauh di atas kepala masyarakat kecil.

Faktor cuaca yang tidak menentu membuat produksi cabai di tingkat petani anjlok. Dampaknya seperti bola salju: pasokan menipis, distribusi macet, dan harga melambung tinggi—bahkan dijual jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Sidak mendadak tim gabungan, Kamis, 5 Maret 2026, mengungkap realitas pahit ini.

PILIHAN REDAKSI

Harga Sembako di Bontang Mulai Naik

Harga Sembako di Bontang Mulai Naik

17 Maret 2026 | 21:12
Harga Sembako di Bontang Mulai Naik, Berikut Daftar Lengkapnya

Harga Sembako di Bontang Mulai Naik, Berikut Daftar Lengkapnya

6 Maret 2026 | 13:28

Tim sidak yang berjibaku di lapangan terdiri dari Badan Pangan Nasional (Bapanas), Satgas Pangan Polda Kaltim, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Bontang, serta Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Bontang.

Mereka menyasar berbagai titik strategis: Pasar Taman Rawa Indah sebagai pusat perbelanjaan utama, pusat perbelanjaan modern, lahan petani cabai, hingga gudang distributor beras dan telur. Tidak ada tempat untuk bersembunyi bagi spekulan harga.

Yudhi Harsatriadi Sandyatma, Ketua Pokja Stabilisasi Pasokan Pangan Bapanas, membuka fakta mengejutkan. Kenaikan harga cabai sudah dimulai sejak dari tingkat petani, namun lonjakan di pasar retail jauh lebih dahsyat.

“Harga cabai merah di petani sudah sekitar Rp60 ribu per kilogram. Sampai di pasar harganya bisa mencapai Rp90 ribu per kilogram,” ujarnya.

Tingginya curah hujan membuat sebagian petani mengalami gagal panen. Namun Bontang juga bergantung pada pasokan luar. Sebagian besar cabai didatangkan dari Samarinda dan Kabupaten Banjar. Ketika hujan mengguyur, distribusi terhambat, dan pasokan di pasar berkurang drastis.

“Karena hujan, distribusi dari daerah penghasil juga terhambat. Akibatnya pasokan di pasar berkurang dan harga naik,” jelas Yudhi.

Kenaikan harga tidak hanya menyerang cabai. Beras dan telur juga mengalami pemompaan harga, meski tidak sebesar cabai. Menurut Yudhi, kenaikan ini lebih disebabkan oleh biaya distribusi yang membengkak.

Banyak distributor mengambil pasokan beras dari Sulawesi Selatan, seperti Sidrap dan Bone. Jarak yang jauh membuat biaya transportasi melonjak, dan beban itu diteruskan ke konsumen.

“Kami akan telusuri juga apakah harga sudah tinggi dari perusahaan atau penggilingan di sana,” katanya.

Yudhi mengingatkan para pedagang agar tidak memanfaatkan momentum menjelang Lebaran untuk menaikkan harga secara tidak wajar.

“Jangan memanfaatkan momen hari raya untuk menaikkan harga seenaknya. Jika ditemukan pelanggaran, akan ada sanksi tegas,” tegasnya.

Di tengah gejolak harga, Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKP3 Bontang memberikan jaminan menenangkan. Stok bahan pangan di Bontang masih aman, dan masyarakat tidak perlu panik berbelanja.

Sebagai bentuk intervensi, pemerintah akan menggelar Gerakan Pangan Murah pada 11 Maret 2026 di Lapangan Tanjung Laut. Program ini diharapkan membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.

“Stok pangan aman. Kami juga akan melakukan intervensi harga melalui Gerakan Pangan Murah,” ujarnya.

Srianti, pemilik Toko Sulawesi Pinrang di Bontang, memberikan sudut pandang berbeda. Ia mengakui harga beras memang naik, namun bukan keputusan sembarangan.

Menurutnya, kenaikan sudah terjadi sejak dari daerah pemasok di Sulawesi Selatan. Saat ini belum memasuki musim panen, sehingga stok beras terbatas.

“Stok di tempat kami juga sudah berkurang. Saya pesan lagi tapi belum dikirim karena belum musim panen,” katanya.

Saat ini, Srianti menjual beras premium seharga Rp390.000 per karung ukuran 25 kilogram, sementara beras medium Rp365.000 per karung. Ia menegaskan kenaikan bukan semata keputusan pedagang, melainkan menyesuaikan biaya operasional.

“Kami juga harus menutup biaya transportasi, gaji karyawan, dan sewa tempat. Kalau jual di bawah modal, tentu kami yang rugi,” ungkapnya.

Dua pekan jelang Lebaran, Bontang berada di persimpangan. Di satu sisi, cuaca ekstrem dan keterbatasan pasokan menjadi alasan kuat kenaikan harga. Di sisi lain, dugaan permainan spekulan dan rantai distribusi yang tidak efisien menggelayuti. (FR)

Tabel Harga Pangan di Pasar Taman Rawa Indah (5 Maret 2026)

KomoditasHarga
Beras premiumRp16.500 – Rp17.000/kg
Beras lokalRp15.000/kg
Cabai rawitRp90.000/kg
Cabai keritingRp55.000/kg
Cabai merah besarRp60.000/kg
Bawang merahRp45.000/kg
Bawang putihRp43.000/kg
Daging sapiRp160.000/kg
Daging ayamRp34.375/kg
Telur ayamRp40.625/kg
Gula curahRp18.000/kg
Minyak goreng kemasanRp21.000/liter
Minyak goreng curahRp19.000/liter
Ikan kembung, tongkol, bandengsekitar Rp35.000/kg

 

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Harga pasarHarga Sembako
Previous Post

DPRD Pangkep Ingatkan SPPG: Makan Bergizi Gratis Tidak Boleh Diantar Berhari-hari Sekaligus

Next Post

Pasar Inpres Kebun Sayur Balikpapan bakal Direvitalisasi, Pemkot Ajukan Anggaran Rp180 Miliar ke Pusat

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Pasar Inpres Kebun Sayur Balikpapan bakal Direvitalisasi, Pemkot Ajukan Anggaran Rp180 Miliar ke Pusat Rp45 Miliar untuk Revitalisasi Pasar Inpres Balikpapan

Pasar Inpres Kebun Sayur Balikpapan bakal Direvitalisasi, Pemkot Ajukan Anggaran Rp180 Miliar ke Pusat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16
Sabu 2,34 Gram Gagal Edar, 2 Pria di Bontang Baru Masuk Bui

Sabu 2,34 Gram Gagal Edar, 2 Pria di Bontang Baru Masuk Bui

15 Juli 2026 | 13:45

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved