• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 18, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Dua Pekerja yang Tewas di Kapal China Express Diduga Faktor Kecelakaan Kerja

Suriadi Said by Suriadi Said
29 April 2022 | 01:27
Reading Time: 2 mins read
1
Diduga Keracunan, Dua Pekerja Tewas di Palka Kapal China Expres

Petugas dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kelas A Balikpapan saat melakukan evakuasi para korban dari palka Kapal China Expres. (Dok.ist)

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

pranala.co – Polresta Balikpapan masih menyelidiki penemuan dua pekerja tewas di palka kapal China Express. Namun sementara ini, polisi menduga kematian dua pekerja ini murni akibat kecelakaan kerja terpapar gas beracun di ruang palka kapal.

Kapolresta Balikpapan Komisaris Besar Polisi Vincentius Thirdy Hadmiarso mengatakan, peristiwa ini bermula ketika para pekerja melakukan sebuah pekerjaan di kapal China Express.

PILIHAN REDAKSI

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Hidup Sebatang Kara Usai Di-PHK, Pria Balikpapan Ditemukan Meninggal

Hidup Sebatang Kara Usai Di-PHK, Pria Balikpapan Ditemukan Meninggal

13 Juli 2026 | 14:39

Para pekerja melakukan penutupan ventilasi pada palka kapal untuk mengantisipasi agar pengasapan tidak keluar dari palka. Kemudian setelah melakukan lakban, dimulai pengasapan di dalam palka dan ditunggu 1×24 jam.

Selanjutnya, para pekerja PT Yeda Jaya Pratama naik ke kapal untuk memeriksa hasil dari proses pengasapan di kapal China Express tersebut. Tepat pukul 23.00 Wita, salah seorang korban bernama Fajar mendengar suara pipa jatuh di dalam palka yang dalam proses pengasapan. Lalu, korban Fajar memutuskan untuk turun ke masuk ke dalam palka yang telah dilakukan pengasapan tersebut.

“Korban lalu turun ke dalam palka guna mengambil pipa dengan menggunakan APD sesuai prosedur. Korban juga sempat keluar dan mengantarkan pipa, dan diterima oleh beberapa saksi, termasuk korban kedua, Andriansyah,” urai Thirdy.

Dan rupanya, usai mengantarkan pipa keluar, korban Fajar tidak kunjung keluar dari dalam palka. Merasa khawatir, rekan-rekan kerjanya lantas memeriksa dari atas dek kepala dengan menggunakan senter.

Dari sini, terlihat korban Fajar dalam keadaan lemas dengan kondisi jongkok di bawah tangga, dan tidak lama setelah korban Fajar terlentang. Melihat korban Fajar terlentang, korban kedua Andriansyah, turun untuk menyelamatkan rekannya ini.

Namun upaya korban kedua Andriansyah, tidak berjalan mulus, korban juga langsung  lemas saat menghirup gas beracun di dalam palka.

“Rekan korban lainnya yang khawatir langung mengecek keadaan kedua rekannya, nah saat itulah saksi melihat korban pertama dan kedua sudah tidak sadarkan diri dalam palka dengan posisi terlentang di atas serbuk kayu,” jelasnya.

Saksi yang merupakan rekan korban, kemudian mencari pertolongan agar bisa menyelamatkan korban yang terjebak di bawah palka. Tim SAR Balikpapan berhasil mengevakuasi kedua korban dan dibawa menuju Rumah Sakit Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan.

Thirdy menambahkan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap para saksi. Khususnya soal kepastian penyebab kematian korban.

“Termasuk kedua saksi yang melihat korban terlentang di palka. Sampai saat ini ada empat orang saksi yang sudah kita minta keterangan,” tutupnya. (dn/id)

Tags: BalikpapanKalimantan TimurKapal Expres CinaPekerja Tewas
Previous Post

Judi hingga Balapan Liar Warnai Bontang selama Ramadan

Next Post

Kaltim Minta Jalan Tol Samarinda-Bontang di Musrenbangnas

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post

Kaltim Minta Jalan Tol Samarinda-Bontang di Musrenbangnas

Comments 1

  1. Ping-balik: Kaltim Ekspor Langsung Kepiting Bakau ke Shenzen China - pranala.co

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved