• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 25, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Dugaan Proyek Pemkab di Kawasan TNK, Bupati Kutim: Kita Perlu Duduk Bersama

Suriadi Said by Suriadi Said
26 Januari 2026 | 19:56
Reading Time: 2 mins read
0
Tumpang Tindih Lahan Masih Marak, Apakah RTRW Kutim Benar-Benar 100 Persen? Dugaan Proyek Pemkab di Kawasan TNK, Bupati Kutim: Kita Perlu Duduk Bersama Proyek Irigasi Rp3,8 Miliar Milik Pemkab Kutim Diduga Berada di Kawasan Taman Nasional Kutai

Di dalam kawasan konservasi, diduga berdiri proyek milik Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim).

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, SANGATTA — Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman menyatakan akan segera menjalin komunikasi dengan Balai Taman Nasional Kutai (BTNK) menyusul mencuatnya dugaan adanya proyek pemerintah daerah di dalam kawasan Taman Nasional Kutai (TNK).

Ardiansyah mengaku belum memperoleh informasi utuh terkait aktivitas yang dimaksud. Ia menegaskan, langkah awal yang akan ditempuh adalah memperjelas duduk persoalan melalui koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

PILIHAN REDAKSI

31 Tahun Taman Nasional Kutai, Taruhan Nyawa Jaga Hutan Kalimantan

31 Tahun Taman Nasional Kutai, Taruhan Nyawa Jaga Hutan Kalimantan

29 Juni 2026 | 18:30
324 Spesies Fauna Bertahan di TNK, Macan Dahan Muncul Lagi

324 Spesies Fauna Bertahan di TNK, Macan Dahan Muncul Lagi

12 Juni 2026 | 22:17

“Saya belum mengetahui kalau ada proyek pemerintah di kawasan tersebut. Nanti kita lihat bagaimana komunikasi selanjutnya antara pemerintah daerah, pihak Taman Nasional Kutai, dan pihak-pihak yang bersangkutan,” ujar Ardiansyah di Sangatta, Senin (26/1/2026).

Dugaan tersebut mencuat setelah Balai TNK melakukan operasi gabungan pada Kamis (18/12/2025). Dalam kegiatan itu, petugas menemukan aktivitas revitalisasi tambak di kawasan mangrove Desa Martadinata, Kecamatan Teluk Pandan. Lokasi tersebut diketahui berada di dalam kawasan konservasi yang memiliki status perlindungan.

Menanggapi temuan itu, Ardiansyah menjelaskan bahwa tambak yang berada di wilayah tersebut pada dasarnya merupakan milik masyarakat. Bahkan, menurutnya, keberadaan tambak telah ada jauh sebelum Kabupaten Kutai Timur terbentuk.

“Setahu saya, itu adalah tambak masyarakat yang sudah ada sejak lama, bahkan sebelum Kutai Timur berdiri sebagai daerah otonom,” jelasnya.

Meski demikian, Ardiansyah menegaskan belum mengetahui apakah aktivitas yang terungkap tersebut berkaitan dengan program atau proyek pemerintah daerah. Ia menyebut masih menunggu penjelasan resmi serta hasil koordinasi lebih lanjut.

Ketika ditanya mengenai kemungkinan adanya skema kerja sama pinjam pakai kawasan Taman Nasional Kutai, Ardiansyah juga mengaku belum memperoleh informasi tersebut.

“Itu juga belum saya ketahui. Karena yang saya pahami sejauh ini hanyalah keberadaan tambak warga yang sudah lama ada,” katanya.

Hal serupa disampaikan Ardiansyah terkait dugaan adanya jaringan irigasi tambak yang disebut-sebut berasal dari program pemerintah daerah. Ia menyatakan belum dapat memastikan kebenaran informasi tersebut.

Namun demikian, berdasarkan penelusuran pada laman Rencana Umum Pengadaan (RUP) di situs sirup.inaproc.id, tercatat adanya paket pekerjaan dengan kode RUP 59720139. Paket tersebut tercantum dengan nama Pembangunan Jaringan Irigasi Tambak D.I Martadinata, Kecamatan Teluk Pandan, dengan pagu anggaran sebesar Rp3,8 miliar yang bersumber dari APBD Kutai Timur Tahun Anggaran 2025.

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menyatakan akan bersikap hati-hati dan menunggu kejelasan dari hasil koordinasi lintas instansi. Ardiansyah menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara kepentingan pembangunan, hak masyarakat, dan perlindungan kawasan konservasi.

“Kita harus duduk bersama, memastikan semuanya sesuai aturan, dan tidak menimbulkan persoalan hukum maupun lingkungan ke depan,” tegas Bupati Kutim. (HAF)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Taman Nasional Kutai
Previous Post

PT SAP di Kutim Gelar Edukasi Kesehatan dan Keselamatan bagi Anak sejak Dini

Next Post

Batu Bara Lesu, Ekonomi Kaltim Melambat

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Kaltim Siaga PHK Tambang: Pesangon Wajib Cair, JKP Jadi Juru Selamat Sementara Ekonomi Kaltim Dinilai Masih Rapuh Meski Surplus Perdagangan Capai Triliunan Batu Bara Lesu, Ekonomi Kaltim Melambat Ekonomi Kalimantan Timur Tumbuh Tertinggi dalam Satu Dekade

Batu Bara Lesu, Ekonomi Kaltim Melambat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

26 Juni 2026 | 21:44
Badak LNG Hidupkan Kembali Train F di Kilang Gas Bontang Badak LNG Buka Program Magang COOP bagi Mahasiswa Bontang, Berikut Syarat dan Tahapan Seleksinya Ditemukannya Gas Jumbo di Kaltim, Badak LNG Berpotensi Hidupkan Lagi 3 Kilang

Badak LNG Hidupkan Kembali Train F di Kilang Gas Bontang

14 Agustus 2024 | 07:37
Kasat Intelkam Polresta Balikpapan Berganti, Kini Dijabat Kompol Sumardi

Kasat Intelkam Polresta Balikpapan Berganti, Kini Dijabat Kompol Sumardi

19 Juni 2024 | 19:18

WN Korsel Tewas usai Lompat dari Lantai 23 Apartemen di Balikpapan

2 Juni 2022 | 19:59
Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bontang, Pertamina: Stok dan Distribusi Aman Kok

Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bontang, Pertamina: Stok dan Distribusi Aman Kok

16 Juli 2026 | 17:49

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved