• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 25, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Niaga

Batu Bara Lesu, Ekonomi Kaltim Melambat

Suriadi Said by Suriadi Said
26 Januari 2026 | 20:03
Reading Time: 2 mins read
0
Kaltim Siaga PHK Tambang: Pesangon Wajib Cair, JKP Jadi Juru Selamat Sementara Ekonomi Kaltim Dinilai Masih Rapuh Meski Surplus Perdagangan Capai Triliunan Batu Bara Lesu, Ekonomi Kaltim Melambat Ekonomi Kalimantan Timur Tumbuh Tertinggi dalam Satu Dekade

Proses pemuatan batu bara ke tongkang di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur./Bloomberg-Dimas Ardian

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, SAMARINDA – Kinerja sektor pertambangan dan penggalian di Kalimantan Timur (Kaltim) kembali menghadapi tekanan. Pada kuartal III 2025, sektor yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi daerah tersebut tercatat mengalami kontraksi sebesar 0,22 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Penurunan ini kian terasa setelah produksi batu bara anjlok cukup dalam.

Data Bank Indonesia menunjukkan, produksi batu bara Kaltim merosot hingga 16,60 persen (yoy). Angka ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya, sekaligus menjadi sinyal melemahnya aktivitas produksi di tengah berbagai tantangan eksternal dan domestik.

PILIHAN REDAKSI

Tambang Tak Lagi jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kaltim Rupiah Tembus Rp17.688, Industri Batu Bara Kaltim Mulai Tercekik Meski Batu Bara Tertekan, Ekonomi Kaltim Diproyeksi Menguat di 2026 Nilai Ekspor Kaltim Tembus Rp273 Triliun, Didominasi Komoditas Non Migas

Tambang Tak Lagi jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kaltim

16 Juli 2026 | 14:49
Batu Bara Sitaan di Kaltim Resmi Dilelang, Nilainya Tembus Rp20,9 Miliar

Batu Bara Sitaan di Kaltim Resmi Dilelang, Nilainya Tembus Rp20,9 Miliar

9 Juli 2026 | 08:22

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Kalimantan Timur, Budi Widihartanto, menjelaskan bahwa faktor cuaca menjadi pemicu utama penurunan tersebut. Intensitas curah hujan yang meningkat signifikan sepanjang periode laporan dinilai mengganggu operasional pertambangan, khususnya aktivitas penambangan terbuka.

“Curah hujan pada kuartal III 2025 jauh lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kondisi ini berdampak langsung pada kelancaran produksi,” ujar Budi dalam keterangan resmi yang diterima, Senin (26/1/2026).

Selain faktor cuaca, tekanan juga datang dari sisi permintaan global. Hingga kuartal III 2025, permintaan batu bara dari negara-negara mitra dagang utama belum sepenuhnya pulih. Hal ini tercermin dari volume ekspor batu bara yang masih terkontraksi sebesar 6,75 persen (yoy).

Budi menyebutkan, Tiongkok sebagai salah satu pasar utama batu bara Kaltim masih mengandalkan produksi domestik dalam jumlah besar. Meski demikian, terdapat sinyal positif dari negeri tersebut. Produksi batu bara domestik Tiongkok tercatat turun 2,40 persen (yoy) pada periode yang sama, yang berpotensi membuka ruang pemulihan permintaan ke depan.

Tekanan di sektor pertambangan tidak berhenti pada sisi produksi dan ekspor. Dampaknya turut merambat ke sektor pembiayaan. Kredit perbankan untuk sektor pertambangan di Kalimantan Timur melanjutkan tren negatif dengan kontraksi sebesar 11,90 persen (yoy) pada kuartal laporan. Kondisi ini mencerminkan sikap kehati-hatian perbankan di tengah ketidakpastian kinerja sektor tersebut.

Di tengah tekanan yang berlangsung, Kalimantan Timur masih mempertahankan perannya sebagai kontributor ekonomi terbesar di Pulau Kalimantan. Pada kuartal III 2025, ekonomi Kaltim tumbuh sebesar 4,26 persen (yoy), meskipun melambat dibandingkan kuartal sebelumnya yang mencapai 4,69 persen (yoy).

Perlambatan tersebut sejalan dengan tren ekonomi nasional yang tumbuh 5,04 persen (yoy), serta pertumbuhan ekonomi regional Kalimantan yang tercatat sebesar 4,70 persen (yoy). Dengan pangsa ekonomi mencapai 46,61 persen, Kaltim tetap menjadi motor utama perekonomian Borneo, tertinggi di antara seluruh provinsi di Kalimantan.

Meski demikian, Bank Indonesia menilai tantangan struktural di sektor pertambangan menjadi pengingat pentingnya upaya diversifikasi ekonomi. Ketergantungan tinggi terhadap komoditas batu bara membuat perekonomian daerah rentan terhadap fluktuasi cuaca dan dinamika permintaan global. Ke depan, penguatan sektor-sektor nonpertambangan dinilai krusial untuk menjaga ketahanan ekonomi Kalimantan Timur secara berkelanjutan. (RE)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Batu BaraTambang Batu Bara
Previous Post

Dugaan Proyek Pemkab di Kawasan TNK, Bupati Kutim: Kita Perlu Duduk Bersama

Next Post

Masuk Kamar saat Tengah Malam, Pria 41 Tahun di Samarinda Dibekuk Dugaan Asusila

BACA JUGA

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bontang, Pertamina: Stok dan Distribusi Aman Kok

Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bontang, Pertamina: Stok dan Distribusi Aman Kok

16 Juli 2026 | 17:49
Tambang Tak Lagi jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kaltim Rupiah Tembus Rp17.688, Industri Batu Bara Kaltim Mulai Tercekik Meski Batu Bara Tertekan, Ekonomi Kaltim Diproyeksi Menguat di 2026 Nilai Ekspor Kaltim Tembus Rp273 Triliun, Didominasi Komoditas Non Migas

Tambang Tak Lagi jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kaltim

16 Juli 2026 | 14:49
Mulai 14 Juli, Harga Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg di Kaltim Turun

Mulai 14 Juli, Harga Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg di Kaltim Turun

15 Juli 2026 | 23:34
Retribusi Parkir Bontang Bocor Parah? Target Rp300 Juta Baru Capai Rp27 Juta

Retribusi Parkir Bontang Bocor Parah? Target Rp300 Juta Baru Capai Rp27 Juta

15 Juli 2026 | 21:26
Dilema BBM Subsidi Kaltim: Warga Lokal Mengantre, Pelat Luar Tak Bisa Diblokir Jangan Panic Buying! Stok BBM di Balikpapan Diklaim Aman

Dilema BBM Subsidi Kaltim: Warga Lokal Mengantre, Pelat Luar Tak Bisa Diblokir

13 Juli 2026 | 08:46
Next Post
Masuk Kamar saat Tengah Malam, Pria 41 Tahun di Samarinda Dibekuk Dugaan Asusila

Masuk Kamar saat Tengah Malam, Pria 41 Tahun di Samarinda Dibekuk Dugaan Asusila

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

26 Juni 2026 | 21:44
Badak LNG Hidupkan Kembali Train F di Kilang Gas Bontang Badak LNG Buka Program Magang COOP bagi Mahasiswa Bontang, Berikut Syarat dan Tahapan Seleksinya Ditemukannya Gas Jumbo di Kaltim, Badak LNG Berpotensi Hidupkan Lagi 3 Kilang

Badak LNG Hidupkan Kembali Train F di Kilang Gas Bontang

14 Agustus 2024 | 07:37
Kasat Intelkam Polresta Balikpapan Berganti, Kini Dijabat Kompol Sumardi

Kasat Intelkam Polresta Balikpapan Berganti, Kini Dijabat Kompol Sumardi

19 Juni 2024 | 19:18

WN Korsel Tewas usai Lompat dari Lantai 23 Apartemen di Balikpapan

2 Juni 2022 | 19:59
Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bontang, Pertamina: Stok dan Distribusi Aman Kok

Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bontang, Pertamina: Stok dan Distribusi Aman Kok

16 Juli 2026 | 17:49

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved