• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Juli 22, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Festival Lom Plai Kutim Kembali Bersinar di Panggung Nasional

Suriadi Said by Suriadi Said
31 Januari 2026 | 19:24
Reading Time: 2 mins read
0
Festival Lom Plai Kutim Kembali Bersinar di Panggung Nasional

Festival adat dan budaya Lom Plai Dayak Wehea, yang digelar di Kecamatan Muara Wahau, kembali masuk dalam kalender Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, SANGATTA — Kabar baik datang dari pedalaman Kutai Timur (Kutim). Festival adat dan budaya Lom Plai Dayak Wehea, yang digelar di Kecamatan Muara Wahau, kembali masuk dalam kalender Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026. Sebuah pengakuan nasional. Sekaligus penanda bahwa denyut budaya lokal masih bergaung kuat di tengah arus zaman.

Pengumuman itu baru diterima beberapa hari lalu. Tercantum resmi dalam Keputusan Menteri Pariwisata Republik Indonesia Nomor SK/2/HK.01.02/MP/2026. Di Kalimantan Timur, Lom Plai berdiri sejajar dengan Balikpapan Fest dan Erau Kutai sebagai event unggulan nasional.

PILIHAN REDAKSI

Menyelamatkan Surga yang Terluka, Pulau Miang Kutim Ditata Total

Menyelamatkan Surga yang Terluka, Pulau Miang Kutim Ditata Total

14 Juli 2026 | 00:19
Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

Mahyunadi Ingatkan Kades di Kutim Tak Terlalu Dekat dengan Perusahaan

13 Juli 2026 | 21:07

“Setelah tahun lalu sempat terlepas, Lom Plai akhirnya kembali lolos KEN,” ujar Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Kutai Timur, Akhmad Rifanie, Jumat (30/1/2026), di Sangatta.

Bagi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, kembalinya Lom Plai ke agenda nasional bukan sekadar prestasi administratif. Ada harapan besar yang menyertainya.

“Ini sebuah kehormatan. Sekaligus peluang untuk mempromosikan potensi wisata dan budaya Kutai Timur ke tingkat yang lebih luas,” kata Rifanie. Ia menambahkan, dampaknya diharapkan mampu mendorong kunjungan wisatawan dan menggerakkan roda ekonomi daerah.

Masuknya kembali Lom Plai ke KEN 2026 bukan proses instan. Rifanie mengungkapkan, upaya tersebut sudah dimulai sejak akhir tahun lalu. Pemerintah daerah melakukan presentasi dan pemaparan mendalam tentang kekhasan Festival Lom Plai kepada tim penilai nasional.

Di sanalah letak kekuatannya. “Di Lom Plai, kebudayaan tidak dipajang sebagai artefak beku. Ia dihidupi. Menjadi napas keseharian masyarakat Dayak Wehea,” tuturnya.

Nilai itulah yang membuat Lom Plai berbeda. Bukan sekadar tontonan, melainkan pengalaman budaya yang hidup dan otentik.

Di tingkat masyarakat adat, kabar masuknya Lom Plai ke KEN disambut dengan semangat kolektif. Yuliana Wetuq, koordinator panitia Festival Lom Plai dari masyarakat adat Dayak Wehea, mengatakan persiapan sebenarnya sudah dilakukan sejak awal tahun lalu.

Festival adat dan budaya Lom Plai dijadwalkan berlangsung cukup panjang, yakni 23 Maret hingga 24 April 2026. Selama lebih dari sebulan, Muara Wahau akan menjadi ruang perayaan tradisi.

“Seluruh masyarakat Dayak Wehea bergotong royong menyiapkan pesta adat ini,” ujar Yuliana.

Masuknya Lom Plai ke KEN menjadi pemantik semangat baru. Panitia bertekad membuat perhelatan tahun ini lebih semarak dibanding sebelumnya.

“Kalau sudah masuk KEN, tentu kami ingin penyelenggaraan tahun ini lebih meriah,” katanya.

Untuk mewujudkan festival yang lebih besar dan berkualitas, Yuliana menyampaikan harapan akan dukungan berbagai pihak. Tidak hanya pemerintah daerah, tetapi juga perusahaan swasta yang beroperasi di sekitar wilayah Kutai Timur. (HAF)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Destinasi WisataFestival Lom PlaiPemkab Kutim
Previous Post

Awal Ramadan 2026 Kapan? Pemerintah Gelar Sidang Isbat 17 Februari

Next Post

Rekaman e-KTP di Bontang Hampir Tuntas, Penggunaan IKD Masih Tertinggal

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Rekaman e-KTP di Bontang Hampir Tuntas, Penggunaan IKD Masih Tertinggal

Rekaman e-KTP di Bontang Hampir Tuntas, Penggunaan IKD Masih Tertinggal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Fakta-Fakta Dugaan Kelalaian Medis di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim yang Berujung Bayi Meninggal

Fakta-Fakta Dugaan Kelalaian Medis di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim yang Berujung Bayi Meninggal

16 Juli 2026 | 08:28
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved