• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Jumat, Juli 24, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Frozen Food Murah Tekan Pedagang Pasar Tradisional di Bontang, Apa Langkah Pemkot?

Suriadi Said by Suriadi Said
16 Desember 2025 | 12:01
Reading Time: 2 mins read
0
Pedagang Pasar Tamrin Terdesak PKL, Pemkot Bontang Janji Penataan Menyeluruh Frozen Food Murah Tekan Pedagang Pasar Tradisional di Bontang, Apa Langkah Pemkot?

Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris saat meninjau harga di Pasar Taman Rawa Indah Bontang, Selasa (16/12/2025) pagi. FOTO FAHRUL RAZI

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, BONTANG — Harga boleh murah. Praktis pula. Namun kehadiran produk frozen food justru menjadi tekanan baru bagi pedagang pasar tradisional di Bontang. Terutama di Pasar Taman Rawa Indah.

Dalam beberapa bulan terakhir, pedagang daging dan ayam segar merasakan dampaknya. Penjualan menurun. Omzet menyusut. Sebagian dagangan bahkan tak laku hingga terpaksa dibuang.

PILIHAN REDAKSI

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

Luncurkan Petakita, Wali Kota Bontang Ingin Kebijakan Publik Tak Lagi Raba-Raba

13 Juli 2026 | 23:36
Wali Kota Neni: Insentif Guru Mengaji di Bontang Aman Pemotongan

Wali Kota Neni: Insentif Guru Mengaji di Bontang Aman Pemotongan

12 Juli 2026 | 19:14

Konsumen kini lebih banyak beralih ke produk beku. Alasannya sederhana. Harga lebih terjangkau. Daya simpan lebih lama. Mudah disimpan dan diolah.

“Pembeli sekarang lebih memilih yang beku. Murah dan tahan lama. Dagangan kami sering tidak habis,” kata Ardi, pedagang daging di Pasar Taman Rawa Indah, Selasa (16/12/2025).

Ia mengaku kondisi ini membuat pedagang pasar kian terjepit. Di satu sisi, harga beli daging segar relatif stabil. Di sisi lain, daya saing melemah akibat banjir produk frozen food di pasaran.

Situasi tersebut mendapat perhatian Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris. Ia menilai persaingan ini menjadi tantangan serius bagi keberlangsungan pedagang pasar tradisional.

“Kehadiran frozen food memang tidak bisa dihindari. Tapi dampaknya nyata bagi pedagang. Harganya jauh lebih murah, sehingga penjualan mereka ikut tertekan,” ujar Agus Haris.

Pemerintah Kota Bontang, lanjutnya, tidak akan tinggal diam. Rapat lanjutan akan digelar untuk merumuskan kebijakan yang adil dan berimbang. Tujuannya, menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi pedagang pasar agar tetap mampu bertahan.

“Pemerintah harus hadir. Bukan hanya menjaga harga tetap stabil, tetapi juga memastikan pedagang pasar bisa bersaing secara sehat,” tegasnya.

Selain persoalan persaingan produk, Agus Haris juga menyoroti potensi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Menurutnya, lonjakan harga harus diantisipasi sejak dini.

Ia menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor. Mulai dari pemerintah provinsi, distributor, hingga pemasok dari luar daerah. Idealnya, langkah tersebut dilakukan setidaknya satu bulan sebelum hari besar keagamaan.

“Kalau kita bergerak lebih awal, pemasok bisa diajak menjaga harga bersama. Kalau sudah terlanjur naik, pengendaliannya jauh lebih sulit,” ujarnya.

Agus Haris menegaskan, kenaikan harga menjelang hari besar bukan semata kesalahan pedagang atau pemasok. Fenomena tersebut kerap menjadi siklus tahunan. Namun, siklus itu bisa ditekan jika pemerintah hadir lebih awal mengatur distribusi dan pasokan.

Ia berharap stabilitas harga tetap terjaga. Pedagang pasar tidak semakin terpinggirkan. Dan kebutuhan masyarakat menjelang Nataru dapat terpenuhi tanpa beban harga yang berlebihan.

“Pasar harus tetap hidup. Pedagang bertahan. Masyarakat pun tidak terbebani,” pungkas Agus Haris. (*)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Via: Fahrul Razi
Tags: Pasar TradisionalPemkot Bontang
Previous Post

Jalan Poros Sapanang–Tonasa 2 Rusak Parah, Warga Pertanyakan Perhatian Pemerintah

Next Post

Stok Sembako di Bontang Aman Jelang Nataru

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Stok Sembako di Bontang Aman Jelang Nataru

Stok Sembako di Bontang Aman Jelang Nataru

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

Jadwal Kapal PELNI Bontang Juli 2026, Ada 6 Keberangkatan ke Parepare hingga Surabaya

26 Juni 2026 | 21:44
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved