• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Juli 22, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Gegara PCR Palsu, Klinik di Balikpapan Tutup Operasi

Suriadi Said by Suriadi Said
8 Agustus 2021 | 00:11
Reading Time: 2 mins read
0
Komplotan Pembuat Surat PCR Palsu Diringkus

Barang bukti pembuatan surat PCR palsu di Balikpapan Kaltim.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

pranala.co – Kasus surat test polymerase chain reaction (PCR) palsu yang diungkap oleh Polresta Balikpapan dan melibatkan tiga orang pelaku berinisal PR (32), AY (48), dan seorang perempuan DI (30), kini menjadi perhatian banyak pihak, yakni pemerintah daerah hingga tim Satgas COVID-19 Balikpapan.

Terkait hal ini, Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty yang juga selaku Juru Bicara tim Satgas COVID-19 menegaskan, memberi ruang kepada pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan penuh terhadap kasus ini. Selama kasus hukum berjalan, klinik yang dijadikan sebagai TKP pembuatan surat palsu tersebut ditutup.

PILIHAN REDAKSI

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

Gerakan Ayah Mengantar Sekolah di Balikpapan Bikin Anak Lebih Semangat Masuk Kelas

13 Juli 2026 | 23:21
Hidup Sebatang Kara Usai Di-PHK, Pria Balikpapan Ditemukan Meninggal

Hidup Sebatang Kara Usai Di-PHK, Pria Balikpapan Ditemukan Meninggal

13 Juli 2026 | 14:39

“Biar dari kepolisian yang melakukan penyelidikan. Klinik juga sudah ditutup. Sementara,” ucapnya kemarin, Jumat (7/8).

Dari hasil penyelidikan kepolisian, juga diperkuat oleh dinas kesehatan, klinik yang diketahui bernama Lentera Healty ini sebenarnya memiliki izin operasional dalam melakukan pelayanan kepada pasien. Dalam statusnya, klinik ini memang mendaftarkan diri sebagai lab pelayanan klinik.

Dio, sapaann Andi Sri Juliarty mengungkapkan, bahwa Klinik Lentera diperbolehkan melakukan pengambilan sampel swab. Hanya saja untuk memastikan pasien positif atau negatif COVID-19, mereka melakukan pengiriman sampel ke speedlab.

“Maka itu kalau lihat suratnya, ada dua cop yaitu speedlab dan Lentera. Jadi mereka tidak memeriksa sampelnya sendiri. Kita harapkan tidak periksa sendiri di klinik,” kata dia.

Sementara itu dikatakan Dio, Klinik Lentera Healty sendiri mengikuti peraturan dari Kementerian Kesehatan dengan menggunakan lab mobile PCR. Itu dikarenakan Lentera tidak memiliki lab klinik statis di Balikpapan.

Sedangkan di Balikpapan ada 10 lab klinik PCR yang dapat mengeluarkan informasi langsung tentang hasil tes usap dan lab-lab itu tidak diperkenankan menggunakan lab mobile.

“Kan di Balikpapan ada 10 lab klinik PCR tidak boleh lagi kita mengoperasionalkan mobile,” ucapnya.

Dalam kesempatannya, Dio menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk mengikuti prosedur yang ada. Karena tujuan dari PCR yaitu memang untuk mendeteksi wabah virus COVID-19 demi mengurangi penularan yang ada.

Dirinya mengatakan, jangan sampai ada lagi masyarakat yang mau ikut bujuk rayu calo. Termasuk dalam pelayanan apa pun.

“Saya harapkan masyarakat memang mengikuti prosedur, sama-samalah. Jangan percaya sama calo,” pungkasnya. (*)

Tags: BalikpapanCovid-19PCR Palsu
Previous Post

Paskibraka Tetap Formasi Lengkap

Next Post

Innalillahi! Ratusan Guru di Kaltim Wafat Terpapar COVID-19

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Menuju Belajar Tatap Muka, Ribuan Guru Balikpapan Divaksin Covid-19, Nasib Bontang?

Innalillahi! Ratusan Guru di Kaltim Wafat Terpapar COVID-19

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16
Sabu 2,34 Gram Gagal Edar, 2 Pria di Bontang Baru Masuk Bui

Sabu 2,34 Gram Gagal Edar, 2 Pria di Bontang Baru Masuk Bui

15 Juli 2026 | 13:45

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved