• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Senin, Juli 20, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Guru dan Nakes Non-ASN di Kaltim Terancam Tanpa Skema P3K Paruh Waktu

Suriadi Said by Suriadi Said
5 Oktober 2025 | 22:02
Reading Time: 2 mins read
0
Mobil Operasional Gubernur Rp8,5 Miliar, Sekda Kaltim Sebut Dukung Mobilitas di Medan Berat APBD Kaltim 2026 Dikebut, OPD Wajib Entri Anggaran sebelum 6 Januari Guru dan Nakes Non-ASN di Kaltim Terancam Tanpa Skema P3K Paruh Waktu APBD Kaltim 2026 Terancam Susut Rp5 Triliun Akibat Pemangkasan DBH Sekda Kaltim Dipanggil Kejati Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah DBON Rp100 Miliar

Sekda Kaltim, Sri Wahyuni saat diwawancarai awak media.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, SAMARINDA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) kembali menyuarakan aspirasi penting bagi ribuan tenaga non-ASN di daerah terpencil. Sekretaris Daerah Kaltim, Sri Wahyuni, mengusulkan agar pemerintah pusat membuka peluang pengangkatan guru dan tenaga kesehatan non-ASN melalui skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu.

Usulan ini disampaikan Sri Wahyuni saat menjadi narasumber dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Korpri di Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (4/10).

PILIHAN REDAKSI

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Wisatawan Asing ke Kaltim Naik 20 Persen, Hotel Ikut Bergairah Kunjungan Wisman ke Kaltim Turun selama Oktober, Wisnus Masih Mendominasi Pergerakan Pariwisata Kaltim Bergairah: Wisman Naik 109 Persen, Hotel Bintang 3 Penuh Kunjungan Wisatawan ke Kaltim saat Libur Nataru 2025 Diprediksi Naik 30 Persen FlyJaya Airlines Siap Layani Penerbangan Reguler ke Maratua Berau Mulai Desember 2024

Wisatawan Asing ke Kaltim Naik 20 Persen, Hotel Ikut Bergairah

9 Juli 2026 | 08:07

Menurut Sri Wahyuni, saat ini masih banyak guru dan tenaga medis di wilayah pedalaman Kalimantan Timur yang belum bisa diangkat menjadi P3K karena masa kerja mereka belum mencapai dua tahun. Padahal, mereka sudah memberikan kontribusi nyata di lapangan, terutama di daerah terpencil yang sulit dijangkau.

“Kita berharap ada kebijakan yang memberi ruang bagi daerah untuk mengangkat tenaga non-ASN, khususnya guru dan tenaga kesehatan yang masa kerjanya kurang dari dua tahun,” ujar Sri.
“Pengangkatannya bisa melalui skema P3K Paruh Waktu, dengan menyesuaikan kemampuan fiskal daerah.”

Sri Wahyuni yang juga menjabat Ketua Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) menilai, kebijakan ini sangat penting untuk menjaga kelancaran layanan publik.

Ia mengingatkan, penataan tenaga P3K nasional akan berakhir pada Oktober 2025, dan banyak tenaga non-ASN terancam tidak bisa diperpanjang kontraknya.

“Yang jadi persoalan, bagaimana nasib tenaga-tenaga ini setelah penataan P3K rampung tahun ini? Jika mereka dinonaktifkan, layanan publik di daerah terpencil bisa terganggu,” ujarnya di hadapan peserta Rakernas yang juga dihadiri oleh Kepala BKN sekaligus Ketua Umum Korpri Nasional, Zudan Arif Fakhulloh.

12 Ribu Tenaga P3K di Kaltim, Banyak Belum Terakomodasi

Data Pemprov Kaltim mencatat, saat ini ada sekitar 12 ribu tenaga P3K di provinsi itu. Sekira 40 persen sudah diangkat melalui tahap 1 dan 2, sementara sisanya masih menunggu proses karena belum memenuhi syarat minimal masa kerja dua tahun.

Mereka inilah yang diharapkan bisa diakomodasi lewat skema P3K paruh waktu, terutama di sektor pendidikan dan kesehatan. “Kita perlu solusi fleksibel agar tenaga yang sudah berkontribusi tidak kehilangan pekerjaan, dan masyarakat tetap mendapat layanan,” kata Sri menegaskan.

Sri juga menyoroti perubahan struktur birokrasi di daerah. Saat ini, 77 persen ASN berada di level daerah, dan komposisi P3K terus meningkat — sudah mencapai sekitar 50 persen. Tren ini, katanya, akan terus berlanjut karena banyak PNS memasuki masa pensiun. Di Kaltim sendiri, rata-rata ada 300 PNS pensiun setiap tahun, yang berarti sekitar 600 posisi kosong dalam dua tahun terakhir.

“Pertumbuhan P3K menjadi tumpuan baru birokrasi,” ungkap Sri.

Usulan Kalimantan Timur ini diharapkan bisa menjadi pertimbangan nasional. Pemerintah daerah, kata Sri, tidak hanya memikirkan tenaga kerja, tetapi juga kelangsungan layanan dasar masyarakat di bidang pendidikan dan kesehatan.

Dengan adanya skema P3K paruh waktu, tenaga honorer yang sudah bekerja dengan dedikasi tinggi di daerah-daerah terpencil tidak akan kehilangan penghidupan. Sebaliknya, mereka tetap bisa mengabdi, sambil menjaga roda pelayanan publik tetap berputar. (DIAS)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: KaltimPPPK
Previous Post

Jalan Nasional Rusak Parah, Tambang Batu Bara KPC Kucurkan Rp7,3 Miliar untuk Perbaikan Jalur Sangatta–Bengalon

Next Post

HUT ke-80 TNI di Kukar, Panglima TNI Ingatkan Prajurit Waspadai Isu Pemecah Persatuan

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
HUT ke-80 TNI di Kukar, Panglima TNI Ingatkan Prajurit Waspadai Isu Pemecah Persatuan

HUT ke-80 TNI di Kukar, Panglima TNI Ingatkan Prajurit Waspadai Isu Pemecah Persatuan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved