• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Minggu, Juli 19, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Guru Honorer Kutim Turun ke Jalan, Status Tak Jelas Meski Mengabdi Bertahun-tahun

Suriadi Said by Suriadi Said
4 Mei 2026 | 16:56
Reading Time: 2 mins read
0
Guru Honorer Kutim Turun ke Jalan, Status Tak Jelas Meski Mengabdi Bertahun-tahun

Aksi bertajuk “Aksi Solidaritas Tuntutan Gerakan Honorer Murni” mendatangi Kantor BKPSDM Kutim, Senin (4/5/2026). Foto: Hafif/Pranala.co

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

KETIDAKPASTIAN status yang berlarut-larut mendorong puluhan guru dan tenaga kependidikan (tendik) honorer di Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur (Kaltim) turun ke jalan.

Mereka mendatangi Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kutim, Senin (4/5/2026), menuntut kejelasan status sekaligus transparansi pendataan yang dinilai belum berpihak.

PILIHAN REDAKSI

Guru Honorer Kutim Bantah Isu TPP Macet 4 Bulan, Forum: Dibayar Rutin 1.076 Guru Honorer di Kutim, Hanya 795 Bisa Diusulkan jadi PPPK

Guru Honorer Kutim Bantah Isu TPP Macet 4 Bulan, Forum: Dibayar Rutin

11 Juli 2026 | 17:46
Nasib Guru Honorer Sekolah Negeri Terancam SE Baru? Ini Penjelasan Wamen Fajar saat ke Kaltim

Nasib Guru Honorer Sekolah Negeri Terancam SE Baru? Ini Penjelasan Wamen Fajar saat ke Kaltim

4 Juli 2026 | 17:03

Aksi bertajuk “Aksi Solidaritas Tuntutan Gerakan Honorer Murni” itu menjadi ruang tumpahnya keresahan honorer yang selama ini bekerja tanpa kepastian. Sebagian dari mereka mengaku telah mengabdi bertahun-tahun, namun belum juga masuk dalam skema penataan tenaga non-ASN yang jelas.

Koordinator aksi, Rahmat, menyoroti proses pendataan honorer yang dinilai tidak terbuka. Ia menyebut, ketidakjelasan itu berdampak langsung pada peluang mereka mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) maupun aparatur sipil negara (ASN).

“Kami hanya ingin keadilan. Banyak yang sudah lama mengabdi, tapi tidak tahu apakah masuk data atau tidak. Sementara seleksi terus berjalan,” kata Rahmat.

Persoalan pendataan menjadi krusial karena menjadi pintu masuk dalam seleksi ASN dan PPPK. Para honorer menilai, tenaga pendidikan yang belum terakomodasi dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik)—seperti tenaga administrasi dan perpustakaan—berpotensi kembali tersisih jika tidak segera diakui.

Selain itu, mereka juga menuntut kejelasan status hukum sebagai tenaga honorer daerah. Tanpa dasar hukum yang kuat, posisi mereka dinilai rentan, baik dari sisi pekerjaan maupun perlindungan hak.

Di sisi lain, isu kesejahteraan ikut mengemuka. Honorer meminta adanya tunjangan berbasis wilayah kerja dan sistem pembayaran yang rutin setiap bulan. Selama ini, ketidakpastian penghasilan menjadi persoalan yang terus berulang.

Rahmat menegaskan, tuntutan tersebut akan terus dikawal hingga ada respons konkret dari pemerintah daerah. “Kami tidak menuntut lebih, hanya ingin kepastian atas apa yang sudah kami jalani selama ini,” ujarnya. [HAF]

 

Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: Guru HonorerHonorer Kutim
Previous Post

Tes Urine 17 Aparat Tanjung Laut Indah Bontang, Semua Negatif Narkoba

Next Post

Ribuan Pohon Endemik Ditanam di Lahan Bekas Tambang Kutai Timur

BACA JUGA

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

Deretan Momen Damkar jadi Penyelamat Pelajar Menerjang Banjir Rob Bontang Kuala

16 Juli 2026 | 16:14
Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

Balikpapan Bagikan 150 Ribu Stel Seragam Sekolah Gratis, Swasta hingga SPNF Kesetaraan Juga Dapat

16 Juli 2026 | 15:56
Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

Kecelakaan di Jalan Poros Bontang-Sangatta, Warga Samarinda Tewas Masuk Kolong Truk Tangki

16 Juli 2026 | 15:28
Next Post
Ribuan Pohon Endemik Ditanam di Lahan Bekas Tambang Kutai Timur

Ribuan Pohon Endemik Ditanam di Lahan Bekas Tambang Kutai Timur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

Bayi Usia 2 Hari Meninggal usai Dimandiin Perawat dan Diberi Susu, RS Santa Elisabeth Kutim Dipolisikan

15 Juli 2026 | 21:43
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

Bandar Sabu Bersenjata Digerebek di Muara Badak, Anak Buah Kabur Bawa Pistol

15 Juli 2026 | 16:21
Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

Berdiri di Pinggir Jalan Awang Long Bontang, Keciduk Polisi Bawa 10,22 Gram Sabu

15 Juli 2026 | 23:21
Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

Pria di Bontang Buang Kemasan Susu saat Dicegat Polisi, Isinya Sabu Hampir 10 Gram

15 Juli 2026 | 13:16

Terbaru

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Tembus Rp3.477 per Kg Juli 2026

16 Juli 2026 | 23:14
Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

Hampir 50 Gram Sabu di Sangatta Kutim Gagal Edar

16 Juli 2026 | 23:01
Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

Demi Seragam Sekolah Gratis, Balikpapan Gelontorkan Rp30 Miliar

16 Juli 2026 | 22:38
Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

Bayi Meninggal di RS Santa Elisabeth Bengalon, Diskes Kutim Baru Tahu dari Media

16 Juli 2026 | 21:04
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: pranaladotco@gmail.com

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved